Diposkan pada BERITA SEKOLAH

SMP Negeri 1 Margasari Gelar Gebyar Seni

SLAWI-Warga SMP Negeri 1 Margasari menggelar gebyar seni yang berlangsung meriah. Persiapan gebyar seni merupakan program OSIS yang diagendakan tiap tahun. Gebyar seni diikuti seluruh siswa kelas IX, wali murid kelas IX, dewan guru beserta staf administrasi, dan para komite SMP Negeri 1 Margasari.

Kepala SMPN 1 Margasari Drs Winarko MPd menyatakan, gebyar seni itu agenda atau kegiatan tahunan yang sudah diprogramkan. “Secara teknis pelaksanaannya itu persiapan para siswa lulus sekolah kurang lebih satu bulan. Mereka itu melakukan seleksi dan latihan. Gebyar seni juga merupakan aktualisasi aksi yata siswa SMP Negeri 1 Mar- asari,” katanya Sabtu (17/6).

Dia menerangkan, untuk para siswa kelas IX ini cukup bagus. “Indikatornya adalah siswa mematuhi apa yang di informasikan bapak/ibu wali kelasnya, sehingga luar biasa apa yang mereka lakukan euphoria kegembiraan kelulus- an tidak dilakukan ke hal-hal negatif,” ungkapnya.

Dia menegaskan, SMP Negeri 1 Margasari itu merupakan wadah untuk mengembangkan potensi siswa-siswanya dalam berprestasi. “Harapannya siswa yang sudah dituntun, dibimbing, dan dididik di SMP Negeri 1 Margasari itu bisa menghasilkan prestasi yang tiada henti, terus ber- kesinambungan, baik yang akademik maupun nonakademik,” ungkapnya.

Salah satu siswa kelas IX, Hanan Musyaffa mengatakan, sangat senang karena selama tiga tahun sudah menimba ilmu di SMP Negeri 1 Margasari. Karena itu, saatnya untuk meninggal- kan dan meneruskan pendidikan dijenjang berikutnya. Hanan Musyaffa juga sangat bangga sekaligus sedih karena harus berpisah dengan teman-teman yang sudah bersama selama tiga tahun. (her/fat)

Diposkan pada BERITA SEKOLAH

Tumbuhkan Semangat Nasionalisme Kepada Para Siswa, SMP Negeri 1 Margasari Gelar Nobar Film G30S PKI

NOBAR – Suasana nobar (nonton bareng) film G30SPKI di SMPN 1 Margasari

G30S PKI adalah sebuah gerakan yang memiliki tujuan menjadikan negara Indonesia sebagai Negara Komunis yang berkiblat ke Negara Uni Soviet serta mengganti Pancasila dengan paham komunis.

Sekitar 288 siswa dari SMP Negeri 1 Margasari menggelar nonton bareng film Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia atau dikenal dengan G30S PKI. Kegiatan ini bertujuan untuk memberi pemahaman bahwa pada masa silam kesaktian ideologi bangsa Indonesia yaitu Pancasila sedang diuji oleh pemberontakan G30S PKI.

Nonton bareng (Nobar) film sejarah garapan 1948 selama empat jam ini digelar melalui proyektor Liquid Crystal Display (LCD) yang ada di masing-masing kelas. Nobar hanya dilakukan oleh kelas 9, karena keterbatasan ruang kelas. Sementara untuk kelas 7 dan 8 belajar di rumah.

Winarko, kepala SMP Negeri 1 Margasari mengatakan, nobar di sini baru kali pertama dilakukan. “Harapannya setelah adanya kegiatan nobar ini, paling tidak para siswa memiliki nasionalisme untuk mempertahankan ideologi Pancasila yg ada di Indonesia, “ tambahnya.

“Kemungkinan setiap tanggal 30 September akan diadakan kegiatan nobar film G30S PKI Untuk mengenang dan untuk menebalkan rasa nasionalisme generasi muda, “ pungkasnya.

“Acara nonton bareng film G30S PKI sangat bagus karena para siswa bisa mengerti tentang peristiwa G30S PKI dan dapat menumbuhkan semangat nasionalisme yang sangat tinggi. Kemudian jangan sekali-kali melupakan sejarah (jasmerah), “ ungkap Laely Mardiana, guru bahasa Indonesia.

Firda salah satu siswi kelas 9 yang mengikuti kegiatan nonton bareng film G30S PKI mengatakan, film ini Sangat menginspirasi. Dengan film ini para siswa bisa mengerti tentang pengorbanan para pahlawan Revolusi akibat kekejaman yang dilakukan oleh PKI demi ingin mengganti Pancasila dengan paham Komunis.

“Dengan film ini, kita dapat belajar untuk tetap waspada terhadap segala upaya yang ingin memecah belah bangsa, “ pungkasnya.
Dengan adanya film ini diharapkan semua siswa memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi.

Diposkan pada BERITA SEKOLAH

Kemeriahan HUT RI Ke-77 di Kecamatan Margasari

Karnaval dalam rangka memperingati Hari Ulang tahun (HUT) Republik Indonesia kembali digelar. Karnaval yang ke-77 ini merupakan karnaval yang dilaksanakan kali pertama setelah dua tahun pandemi covid-19.

“Adapun untuk karnaval ini terdiri atas beberapa kategori, di antaranya TK, PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, dan Desa,” ucap Ketua OSIS SMP Negeri 1 Margasari, Hanan Musyaffa.

Kegiatan karnaval ini digelar selang satu hari setelah upacara tujuh belas Agustus. Tepatnya pada tanggal 18 Agustus 2022. Karnaval ini terbagi menjadi dua sesi. Yaitu sesi pertama pukul 08.00 terdiri dari tiga kontingen , kontingen pertama untuk TK, PAUD, dan SD. Sesi kedua untuk SMP, MTS, SMK, SMA yang dimulai sekitar pukul 13.00 dan dilepas secara langsung oleh bapak camat kecamatan Margasari. Serta kontingen terakhir berasal dari semua warga desa yang ada di kecamatan Margasari.

Dalam kegiatan karnaval ini mengusung tema kreativitas dan keberagaman. Ribuan anak–anak hingga pelajar begitu atraktif menampilkan berbagai potensi pembangunan dan seni budaya daerah dari seluruh wilayah Indonesia termasuk SMP Negeri 1 Margasari. Ada peserta yang menampilkan pakaian adat Batak, Bali, Papua, Jawa, dan lainnya. Termasuk kemeriahan marching band, hingga empat kostum karnival yang diperagakan bak model profesional. Cukup panjang jalan yang dilalui, start dari Lapangan Barat sampai finish di SMK Bakti Praja.

“Untuk siswa yang mengikuti kegiatan ini ada 100 orang, untuk masing-masing sekolah,” kata Laely Mardiana salah satu guru yang mendampingi kegiatan karnaval.

Tampak masyarakat di Kecamatan Margasari begitu antusias menyaksikan kegiatan karnaval di sepanjang rute. Dimungkinkan mereka melepas rindu setelah dua tahun tidak ada tontonan kegiatan karnaval.

Karnaval – Kontingen karnaval dari SMP Negeri 1 Margasari (18/08) (foto: Firda Tri Rakhmawati)

“Alhamdulillah saya sangat senang setelah dua tahun ini ada karnaval lagi,” kata Eva, salah satu peserta karnaval.

“Keren, kreatif ya…. !! Menjadikan anak-anak semakin kreatif dan menanamkan rasa cinta tanah air yang tinggi. Tidak lupa dengan adatnya sendiri,” ungkap Kepala SMP Negeri 1 Margasari, Winarko

Dari semua peserta karnaval banyak sekali keunikan tersendiri dari masing-masing kontingen yang ada. Semua warga menunjukkan kreativitasnya demi memeriahkan kegiatan karnaval ini.

Semarak karnaval ini bertujuan agar warga menyadari pentingnya refleksi kemerdekaan bangsa Indonesia. Selain untuk memeriahkan dan mengisi kemerdekaan, juga bertujuan sebagai alat pemersatu masyarakat dan menjadikan perayaan kemerdekaan ini sebagai momentum kebangkitan Indonesia dari pandemi COVID-19 seperti makna slogan HUT RI ke-77 yaitu “PULIH LEBIH CEPAT, BANGKIT LEBIH KUAT”

Reporter: Eva Morela Shefila, Firmansyah Famungkas, Firda Tri Rakhmawati, Vidy, Muhimatul Aliyah

Editor: Hanan Musyaffa

Diposkan pada BERITA SEKOLAH

Hebat! SMP Negeri 1 Margasari sukses bawa pulang 4 piala Jamran

Piala – Empat piala Jamran diborong SMP Negeri 1 Margasari (14/08/2022). (foto : Lina)

Margasari – Kegiatan Jambore adalah kegiatan pesta Pramuka penggalang yang dilaksanakan setiap 5 tahun sekali.

Dalam Jamran kali ini, SMP negeri 1 Margasari mengirimkan 23 pasukan penggalang, yang terdiri dari 11 penggalang putra dan 12 penggalang putri serta 4 pembina pendamping.

Kegiatan ini dilaksanakan mulai dari tanggal 12 sampai 14 Agustus 2022 yang bertempat di lapangan Desa Jatilawang. “Adapun cabang yang dilombakan adalah pionering dan K3 (kebersihan, keindahan, kerapian),” kata salah satu peserta jamran, Hanan.

Hanan mengatakan, untuk lomba yang dilaksanakan putra dan putri dipisah, salah satunya adalah lomba pionering dan K3 (kebersihan, keindahan, kerapian). Untuk kedua lomba tersebut SMP Negeri 1 Margasari berhasil meraih masing-masing regu putra maupun putri yaitu juara 1 pionering putra, juara 1 pionering putri, juara 1 K3 putra, dan juara 1 K3 putri.

“Menurut saya dalam kegiatan Jamran ini bisa melatih kedisiplinan, kebersamaan, dan rasa tanggung jawab dari setiap siswa-siswi yang ditunjuk untuk mewakili,” tambah Hanan.

“Alhamdulillah, dalam jamran kali ini, banyak suka dan dukanya. Kalau sukanya ya kita dipercaya buat mengikuti jamran karena kan tidak semua siswa bisa ikut, terus kita dapat banyak pengalaman, bisa kumpul dalam satu tempat sama anak-anak pramuka sekolah lain, dan pastinya kita dapat banyak ilmu baru,” kata Cahaya, salah satu peserta Jamran.

“Untuk dukanya, pas lagi hujan terus tendanya pada bocor sampai ada beberapa tas yang basah dan yang pasti lelah, tapi lelah itu terbalas dengan kita membawa pulang 4 piala,” tambah Cahaya. (*)

Reporter: Firda, Muhimatul Aliyah, Nesya, Vidi, Haikal

Editor: Hanan Musyaffa

Diposkan pada BERITA SEKOLAH

SMPN 1 Margasari Adakan MPLS

MARGASARI – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) merupakan kegiatan yang dilaksanakan di sekolah setiap awal tahun pembelajaran untuk menyambut peserta didik baru. Kegiatan MPLS dilakukan dengan kegiatan yang bersifat edukatif dan kreatif untuk mewujudkan sekolah sebagai tempat belajar yang menyenangkan dan aman bagi peserta didik. Dimana dalam kegiatan ini juga peserta didik diarahkan untuk mengenal lingkungan sekolah. Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dimulai pada 11 Juli 2022.

Ketua OSIS SMP Negeri 1 Margasari, Hanan Musyaffa, mengatakan kegiatan MPLS ini dilakukan secara offline atau tatap muka.

“Alhamdulilah, pada tahun ini kegiatan MPLS bisa dilakukan secara offline atau tatap muka setelah tahun sebelumnya kegiatan MPLS dilakukan secara online atau daring dikarenakan pandemi covid-19,” kata Hanan.

Pelaksanaan MPLS dilaksanakan selama tiga hari, Senin sampai Rabu (11-13 Juli 2022).

Untuk hari pertama kegiatan MPLS, seluruh siswa mengikuti upacara pembukaan MPLS. Dalam upacara, Kepala SMP Negeri 1 Margasari memberi sambutan, yang berisi ucapan selamat kepada siswa-siswi kelas 7 yang sudah diterima di SMP Negeri 1 Margasari. “Hal yang perlu kalian syukuri untuk kelas 7,8, dan 9 adalah ini merupakan kesuksesan kalian, karena banyak sekali yang mendaftar di SMP Negeri 1 Margasari, angkanya mendekati 450 dan yang diterima adalah 288. Sehingga kalian harus mensyukuri karena telah menyisihkan peserta lain. Kesempatan ini jangan kamu sia-siakan,” kata Winarko, kepala SMP Negeri 1 Margasari dalam sambutannya. Setelah memberi sambutan, kepala sekolah pun membuka kegiatan MPLS ini.

Setelah mengikuti upacara pembukaan MPLS, para siswa kelas 7 memasuki ruang kelas untuk mendapatkan materi mengenai MPLS dari bapak atau ibu guru dan pengurus OSIS.

Setelah itu dilanjutkan, para siswa MPLS didampingi OSIS baris menuju lingkungan SMP Negeri 1 Margasari untuk melihat gedung-gedung apa saja yang ada di SMP Negeri 1 Margasari.

Kegiatan MPLS ini pun berakhir dengan kegiatan sholat dzuhur berjamaah.
“Untuk kegiatan sholat dzuhur berjamaah ini, kami membuat 2 sift, untuk satu hari yaitu sift 1 hari Senin, 11 Juli 2022, untuk kelas 7A dan 7B dan sift 2 yaitu kelas 7C dan 7D,” kata Hanan.

“Untuk hari Selasa, 12 Juli 2022, dengan sift yaitu untuk sift 1 kelas 7E dan 7F dan sift 2 kelas 7G, 7H, 7I,” tambah Hanan.

Hanan mengatakan, untuk kelas yang bukan sift nya untuk sholat dzuhur berjamaah bisa dipersilakan untuk pulang.

Pada hari kedua kegiatan MPLS, tepatnya hari Selasa, 12 Juli 2022 para calon siswa kelas 7 melanjutkan kegiatan mpls, dengan jadwal kegiatan pengenalan ekstrakurikuler.

“Semua peserta didik baru berkumpul dilapangan spensama untuk melihat tampilan dari berbagai macam ekstrakulikuler, diantaranya yaitu, ekstrakurikuler tari, ekstrakurikuler pramuka, ekstrakurikuler paskibra, ekstrakurikuler gitar dan nyanyi, serta pengenalan ekstrakurikuler rebana Asy-Syifa dari salah satu anggota rebana.

Para siswa terlihat sangat antusias mengamati tampilan dari masing2 ekskul
Pada hari terakhir, para peserta didik baru menerima materi kembali mengenai mpls yg disampaikan oleh bapak ibu guru. Kegiatan ini diakhiri dengan para siswa MPLS berbaris menuju pintu gerbang untuk pulang sambil melihat pameran berbagai macam kerajinan yang dibuat oleh beberapa siswa SMP N 1 Margasari.

Kegiatan MPLS berakhir pada hari ketiga, Rabu, 13 Juli 2022 yang ditutup dengan upacara penutupan MPLS.

“Setelah para peserta kegiatan MPLS mendapat materi yang telah disampaikan bapak atau ibu guru, kami berharap nanti diakhir kegiatan MPLS ini, muncul karya-karya inovatif yang terlahir dari bakat dan kompetensi mereka,” pungkas Hanan.

Diposkan pada BERITA SEKOLAH

Ukur Kemampuan Siswa Kelas IX, SMP Negeri 1 Margasari Selenggarakan Try Out Ujian Sekolah

SMP Negeri 1 Margasari-Menjelang ujian sekolah, SMP Negeri 1 Margasari menyelenggarakan try out ujian sekolah kelas IX (6/4). Tryout ujian sekolah dikerjakan oleh semua siswa kelas IX untuk mengukur kemampuan sebelum pelaksanaan ujian sekolah. Tryout dilaksanakan dengan sangat tertib dan lancar. Durasi tryout ujian sekolah untuk tiap mata pelajarannya dua jam dan kegiatan tryout ini berlangsung selama lima hari yaitu hari Selasa (05/04) sampai Sabtu (09/04).

Ada beberapa sekolah lain yang juga ikut mengadakan tryout, tetapi tidak semua sekolah mengadakan tryout karena bergantung kebijakan dari masing-masing sekolah tersebut. Tryout dilaksanakan mendekati ujian sekolah. Kemudian setelah tryout selesai, akan diadakan pembahasan soal-soal tryout bersama guru mata pelajaran masing-masing.

Tujuan utama dilaksanakannya tryout ini untuk mengukur kemampuan siswa.

“InsyaAllah tidak ada kendala, Alhamdulillah semua orang mendukung ya walaupun ada beberapa yang tidak dapat mengikuti tryout ini karena sedang sakit atau mengikuti tes masuk SMA atau SMK,” ujar ketua pelaksanaan tryout.

Ada delapan belas ruang yang digunakan untuk tryout antara lain dari kelas VII A sampai VII I , VIII F , IX I dan IX A sampai IX G. Setiap kelas itu dibagi menjadi dua yaitu enam belas siswa.

Persiapan siswa-siswi kelas IX sebelum tryout adalah belajar dengan materi materi yang sudah disampaikan bapak ibu guru dan mencoba mengerjakan latihan soalnya. (*)

Diposkan pada BERITA SEKOLAH

Luar Biasa, Iptu Ibnu, petugas Polsek Margasari, Jadi Pembina Apel di SMP Negeri 1 Margasari

Lapangan Timur Margasari-Kegiatan apel rutin SMP Negeri 1 Margasari, Senin (28/3) ada yang spesial. Pasalnya, kegiatan apel tersebut pembinanya yaitu Iptu Ibnu, petugas Polsek Margasari.

Kegiatan apel dimulai pukul 07.00 sampai dengan selesai. Biasanya kegiatan apel Senin rutin, pembina apelnya yaitu Bapak Kepala Sekolah dan Bapak/Ibu guru SMP Negeri 1 Margasari. Namun, kali ini, kegiatan apel Senin rutin tidak seperti biasanya.

Inti pesan yang disampaikan Iptu Ibnu untuk para siswa SMP Negeri 1 Margasari adalah memberikan motivasi kepada seluruh siswa untuk meningkatkan rasa disiplin dengan melalui kerjasama.

Sebenarnya banyak sekali pesan yang disampaikan antara lain semua siswa harus menghormati orang yang lebih tua karena sekarang sangat jarang siswa menghormati orang yang lebih tua, tugas siswa yaitu belajar, siswa SMP dilarang mengendarai sepeda motor karena belum cukup umur dan tidak mempunyai SIM (Surat Izin Mengemudi), yang boleh mengendarai sepeda motor yaitu siswa SMA kelas XI yang sudah mempunyai SIM tentunya, semua siswa dilarang tawuran karena sekarang tawuran pelajar makin marak terjadi.

“Zaman sekarang itu media sosial sangat luar biasa, kalo dari siswa tidak bisa membentengi generasi ke depan akan berdampak kurang baik” ujar Kepala SMP Negeri 1 Margasari.

Menurutnya jika siswa tidak bisa menjaga diri, maka siswa dapat terjun ke narkoba yang diawali dari rasa mencoba rokok karena gerbang gerbang utamanya itu rokok dsb.

Dan ke depannya SMP Negeri 1 Margasari mungkinnya akan berkerjasama tidak hanya dengan polisi. Tetapi juga dengan koramil atau mungkin dengan orang-orang kecamatan. Agar semakin banyak orang yang memberikan motivasi dan dapat saling memotivasi juga satu sama lain.

Jadi, dari kegiatan apel pagi tersebut siswa-siswi mendapatkan banyak pesan yang sangat penting dan harus dilaksanakan karena itu kewajiban siswa sebagai pelajar. (*)

Reporter: Nesya, Aghna, Firman, Alma

Editor: Hanan Musyaffa

Diposkan pada BERITA SEKOLAH

Tingkatkan Keterampilan Menulis PascaWisata Edukasi, Semua Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Margasari Membuat Karya Tulis Ilmiah

MARGASARI Salah satu aspek keterampilan berbahasa yaitu menulis. Menulis merupakan kegiatan yang dilakukan seseorang setelah melihat, mengamati, dan mengobservasi segala sesuatu yang dituangkan dalam bentuk tulisan. Belum lama ini, Selasa (15/3) semua siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Margasari, mulai membuat karya tulis ilmiah setelah berwisata edukasi ke Yogyakarta. Para siswa kelas VIII, khususnya VIII F-I bimbingan karya tulis setelah pelajaran selesai, bertempat di kelas VIII H. Para siswa kelas VIII diwajibkan untuk membuat karya tulis sesuai dengan objek wisata yang telah diamatinya. Penyusunan karya tulis untuk kelas VIII F-I dibimbing oleh guru mapel bahasa Indonesia yang mengajar di kelas tersebut yaitu Ibu Laely Mardiana, M.Pd. Sedangkan untuk kelas VIII A-E dibimbing oleh guru mapel bahasa Indonesia yang mengajar di kelas tersebut juga yaitu Ibu Sri Sukiyanti, S.Pd. Teknik bimbingan karya tulis kelas VIII F-i, sebelum memulai bimbingan, siswa diberi penjelasan terlebih dahulu mengenai sistematika penulisan karya tulis ilmiah, mulai dari cover, halaman judul, dan seterusnya. Setelah itu, tiap kelas diambil 10 siswa terlebih dahulu untuk bimbingan secara langsung. Kelas VIII F bersama VIII i, sedangkan kelas VIIIG bersama VIII H. Semua siswa ketika bimbingan, mencatat terlebih dahulu di kertas folio sebelum diketik. Kalau sudah mendapat persetujuan pembimbing karya tulis, Bu Laely Mardiana, baru mulai diketik, diprint, dan dijilid. “Penyusunan karya tulis ilmiah ini mempunyai manfaat yang sangat penting untuk semua siswa kelas VIII yaitu meningkatkan keterampilan menulis,” ungkap Bu Laely. “Selain itu, penyusunan karya tulis juga bertujuan untuk memenuhi program sekolah dan tugas mata pelajaran bahasa Indonesia,” tambahnya.

Reporter: Nesya, Firda, Sumiyati, Atta, Vidi, Aghna

Editor: Hanan Musyaffa

Diposkan pada BERITA SEKOLAH

Para Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Margasari Berwisata Edukasi Ke Yogyakarta

Belum lama ini pada 9 Maret 2022, SMP Negeri 1 Margasari mengadakan wisata edukasi ke Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti siswa-siswi kelas VIII dengan tujuan menambah pengetahuan secara nyata.

Siswa yang mengikuti kegiatan edukasi berjumlah 276 dan ada 11 anak yang tidak mengikutinya. Alasan dari beberapa siswa tidak bisa mengikuti wisata edukasi karena beberapa faktor, yaitu faktor kesehatan maupun faktor ekonomi. Ada lima bus dari biro agytatour yang digunakan siswa-siswi untuk berangkat, yang dibagi menjadi beberapa kelas karena jumlah kursinya ada lima puluh sembilan. Jadi, dalam satu bus terdapat siswa dari kelas lain.

“Syarat bagi siswa untuk mengikuti kegiatan ini yaitu mendapatkan persetujuan dari orang tua, sudah lunas pembayaran dan sudah divaksin dua kali” Ujar Pak Arif.

Pak Arif mengatakan ada siswa yang tidak bisa masuk Candi Prambanan karena tidak memenuhi syarat yaitu tidak membawa kartu vaksin.

Siswa-siswi SMP Negeri 1 Margasari sampai di Pantai Parangtritis pukul 03.00 pagi hari. Sekitar pukul 04.00 – 06.00 semua siswa dipersilakan untuk mandi, sholat, sarapan, dan lain-lain. Pada jam 06.30 seluruh siswa siswi diarahkan oleh pembina ke Pantai Parangtritis.

Setelah itu, siswa-siswi menuju Museum Dirgantara. Di Museum Dirgantara terdapat turider dari Museum Dirgantara yang menjelaskan tentang sejarah pesawat. Di dalam museum, terdapat banyak biografi para pahlawan, peninggalan bersejarah, peta dunia, dll.

Kemudian, siswa-siswi menuju pusat oleh-oleh Jogja Kembali. Di situ terdapat makanan khas Yogyakarta seperti bakpia, getuk, brem, mochi, dodol, dan lain-lain. Setelah selesai membeli oleh-oleh di pusat oleh-oleh Jogja Kembali, para siswa melanjutkan perjalanan ke Prambanan. Di Prambanan siswa berkeliling dan melaksanakan ibadah sholat zuhur di mushola area Prambanan. Kemudian, setelah berkeliling di Candi Prambanan, siswa-siswi menuju ke objek wisata terakhir yaitu Malioboro.

“Saya merasa senang saat berwisata budaya di Yogyakarta ini. Di sini saya mendapat pengalaman baru,” ucap salah satu kelas siswa kelas 8, Hanan dan sebagai ketua OSIS SMP Negeri 1 Margasari.

Kegiatan wisata edukasi SMP Negeri 1 Margasari selesai pada Hari Jum’at , 11 Maret 2022 pada pukul 02.00 dini hari.
Seperti itu lah perjalanan study tour SMP Negeri 1 Margasari. (*)

Reporter: Farah Ramadhani Gunawan, Nesya Zahra, Kharisma Putri

Editor: Hanan Musyaffa