Judul : Ironi Masa Lalu Lebih Pahit Dari Dendam Yang Tak Terbayar
Penulis : Ema Pertiwi
Penerbit : Senja
Tahun Terbit : 2016
Tebal Buku : 188 halaman
Sampul/Ilustrasi : Gambar tiga siswa SMA yang satu berdiri membelakangi
A. Pendahuluan
Novel “Ironi Masa Lalu Lebih Pahit Dari Dendam Yang Tak Terbayar” yang ditulis oleh Ema Pertiwi menceritakan perjalanan hidup Adam yang penuh lika-liku. Novel dengan 188 halaman ini memiliki konflik-konflik yang sangat menarik, seperti konflik percintaan, persahabatan, keluarga, dan lain-lain.
B. Sinopsis
Cerita dimulai dengan Adam dan teman-temannya yang sedang di kantin dikagetkan dengan telepon dari Bill yang mengatakan bahwa akan ada tawuran antara SMA Galaksi dan SMA Gerhana. Awalnya Adam tidak diijinkan oleh kekasihnya, tetapi Adam justru meyakinkan kekasihnya bahwa dia akan baik-baik saja. Setelah Adam meyakinkan Elsa, dengan terpaksa dia mengijinkan Adam menontkn tawuran itu. Adam dan teman-temannya yang hanya ingin menyaksikan dibuat kaget saat Bill menghajar salah satu anak dari SMA Gerhana. Bill yang terlihat gelisah akhirnya memutuskan untuk kabur dari sana. Adam yang merasa bersalah pun akhirnya memutuskan untuk menjenguk korban dan menanggung biaya rumah sakit.Keesokan harinya, Adam dan teman-temannya dipanggil ke lapangan basket untuk diberi sanksi. Kepala sekolah memberi sanksi tegas kepada mereka. Teman-teman Adam diberi skors 3 hari, sementara Adam diberi skors seminggu dan kepala sekolah juga menyuruh Adam menemuinya di ruang kepala sekolah. Adam yang curiga ada kejanggalan disini hanya bisa memancing kepala sekolah untuk bercerita darimana dia tahu kalau mereka menonton tawuran. Tapi sialnya, usaha Adam sama sekali tidak membuahkan hasil. Setelah mendengar pernyataan Adam, Arya tidak terima kalau misal sahabatnya itu diperlakukan tidak adil karena jelas-jelas mereka melakukan kesalahan yang sama. Tanpa ragu, Arya memutuskan untuk pergi menemui Pak Danu, selaku kepala sekolah. Arya menjelaskan semua kronologi kejadiannya sampai saat dia dan teman-temannya pergi menjenguk korban. Cerita berlanjut dengan Elsa yang sedang sakit perut akibat tidak memakan sarapannya. Elsa yang meminta ijin kepada gurunya akhirnya pergi ke kantin untuk mengisi perutnya yang kosong. Saat dia sedang melihat sekitar untuk memilih tempat duduk, dia dikejutkan dengan seorang lelaki yang sering menatap kekasihnya dengan tatapan sinis. Saat Elsa memandanginya, dia justru berbalik badan dan menatap balik Elsa. Elsa yang kaget sontak mengubah arah pandangnya dan melangkahkan kakinya untuk menuju tempat duduk. Beberapa menit kemudian, sebuah suara berat membuat Elsa kaget. Tanpa pikir panjang lelaki itu langsung duduk di depan Elsa dan memperkenalkan dirinya. Ronald, namanya. Ronald berusaha mencari topik dengan Elsa, tetapi gadis itu justru menjawab semua pertanyaan Ronald dengan ketus. Selepas itu, cerita kembali menceritakan Adam yang sedang mengikuti les privat di rumah Bu Ana, wali kelasnya. Saat Adam memencet bel, dia justru bertemu seorang gadis muda yang tak ia kenali. Melihat wajah Adam yang tampak kebingungan, gadis itu memperkenalkan dirinya.Saat malam Sabtu tiba, Adam bergegas pergi ke rumah Elsa untuk mengajaknya makan malam bersama. Elsa yang bingung karena Adam tidak memberi tahunya pun hanya bisa mengikuti kemana Adam akan mengajaknya. Sebuah kedai nasi goreng sederhana di pinggir jalan dipilih Adam untuk makan malamnya bersama Elsa. Saat pesanan datang, Adam hanya memandangi piring di depannya dan beralih menatap Elsa yang antusias menyantap makanannya. Tanpa basa-basi, Adam mengatakan bahwa dirinya akan pergi ke Malang. Elsa yang kaget spontan memberi Adam banyak pertanyaan. Adam yang tidak bisa memberi tahu alasannya sekarang, hanya bisa membujuk Elsa. Keesokan siangnya, Adam bergegas untuk pergi ke Malang menggunakan pesawat. Setelah menempuh perjalanan kurang lebih satu setengah jam, ia melanjutkan perjalanannya menggunakan taksi. Bertepatan dengan jam menunjukkan pukul 15.00 WIB, ia turun dari taksi dan berjalan kaki mencari alamat yang akan ditujunya. Tetapi, langkah Adam terhenti karena melihat keributan. Saat dia tahu bahwa korbannya adalah Bill, dia langsung bergegas menolongnya. Bill yang sudah selesai urusannya dengan preman itu, mengajak Adam ke kostnya dan menceritakan semua kejadian setelah tawuran itu kepada Adam.Beberapa hari kemudian, Adam kembali ke Jakarta. Ia tidak langsung pulang ke rumah, tetapi ia pergi ke rumah Elsa untuk menceritakan kejadian selama ia di Malang. Elsa dan Adam yang sedang asyik mengobrol dibuat terkejut mendengar suara dari perut Adam yang sepertinya belum terisi oleh makanan. Akhirnya Elsa memutuskan untuk membuat makanan dan dibantu oleh Adam. Saat mereka sedang lahap menyantap makanannya, bel rumah Elsa berbunyi. Saat Elsa membuka pintu, ia menemukan sosok Ronald yang berdiri. Ronald yang peka akan adanya seseorang, mencari topik agar dia bisa tahu siapa seseorang yang sedang bertamu. Setelah selesai menghabiskan makanannya, Adam menuju ke depan untuk melihat siapa yang datang ke rumah kekasihnya itu. Saat Adam tahu bahwa orang yang bertamu ke rumah Elsa adalah cowok yang selalu menatapnya dengan sinis, dia langsung memasang wajah dingin dan kaku. Ronald yang sudah mengetahui siapa yang ada di rumah Elsa, akhirnya memutuskan untuk mengembalikan novel yang dibeli Elsa dan bergegas pulang. Setelah Ronald pulang, Adam masuk ke dalam dan membereskan tasnya lalu segera pergi dari rumah Elsa dengan wajah dingin. Elsa yang gelisah mencoba menjelaskan kejadian sebenarnya kepada Adam. Tetapi, sayangnya usaha Elsa tidak membuahkan hasil. Elsa terus mencoba menghubungi Adam, tetapi tidak ada jawaban. Sesampainya di rumah, Ronald disambut oleh pertanyaan dari seorang pria paruh baya yang ternyata itu adalah papahnya. Ronald tidak menjawab satu pun pertanyaan yang diberikan papahnya, tetapi Ronald mengatakan bahwa dia janji akan membalaskan dendam papahnya kepada mereka. Apakah maksud dari perkataan Ronald pada ayahnya? Apakah masalah yang akan Ronald buat? Kepada siapakah Ronald membalaskan dendam? Kita akan mengetahui jawabannya dalam novel keren ini.
C. Kelebihan
Berikut ini adalah beberapa kelebihan novel Ironi Masa Lalu Lebih Pahit Dari Dendam Yang Tak Terbayar karya Ema Pertiwi.
• Pertama, jalan cerita yang menarik
Jalan cerita yang dihadirkan sangat menarik, karena selain membuat baper pembacanya, novel ini juga membuat pembacanya penasaran dengan endingnya.
• Kedua, memiliki quotes-quotes yang indah
Beberapa quotes yang ada dalam novel ini yaitu, “Kalau kita mencintai seseorang, jangan hanya mencintai raganya. Karena raga cepat berubah, bahkan bisa lenyap dalam hitungan waktu.” (Halaman 144); “Cintailah pekerjaanmu seperti kamu mencintai dirimu sendiri. Jika kamu bisa merawatnya, hasilnya juga akan baik. Namun, jika gagal, segeralah bangkit!” (Halaman 162)
•Ketiga, pesan moral yang kuat
Sebuah karya memang sudah selayaknya menyisipkan sebuah pesan moral, baik tersirat ataupun tersurat. Ema Pertiwi amat piawai membungkus amanat-amanat yang terkandung dalam novel dengan bahasa yang indah, sehingga pembaca sama sekali tidak merasa sedang diceramahi atau digurui.
D. Kekurangan
Selain memiliki kelebihan, suatu karya juga pasti memiliki kekurangan. Beberapa kekurangan dalam novel yang ditulis oleh Ema Pertiwi ini sebagai berikut.
• Pertama, beberapa kalimat yang salah rangkai
Sering kali pembaca dibuat bingung akan maksud yang disampaikan oleh penulis akibat kalimat yang salah rangkai atau typo. Contohnya kalimat ‘Merasa kepergok, Adam salah jadi tingkah.’ dalam novel yang ditulis oleh Ema Pertiwi ini.
Terlepas dari semua itu, novel ini direkomendasikan bagi siapa pun yang suka dengan genre action dan romance. Romance karena beberapa adegan antara Adam dan Elsa yang membuat pembaca merasa baper akan tingkah mereka. Sementara action karena adanya beberapa adegan tonjok menonjok.
SMP Negeri 1 Margasari-Menjelang ujian sekolah, SMP Negeri 1 Margasari menyelenggarakan try out ujian sekolah kelas IX (6/4). Tryout ujian sekolah dikerjakan oleh semua siswa kelas IX untuk mengukur kemampuan sebelum pelaksanaan ujian sekolah. Tryout dilaksanakan dengan sangat tertib dan lancar. Durasi tryout ujian sekolah untuk tiap mata pelajarannya dua jam dan kegiatan tryout ini berlangsung selama lima hari yaitu hari Selasa (05/04) sampai Sabtu (09/04).
Ada beberapa sekolah lain yang juga ikut mengadakan tryout, tetapi tidak semua sekolah mengadakan tryout karena bergantung kebijakan dari masing-masing sekolah tersebut. Tryout dilaksanakan mendekati ujian sekolah. Kemudian setelah tryout selesai, akan diadakan pembahasan soal-soal tryout bersama guru mata pelajaran masing-masing.
Tujuan utama dilaksanakannya tryout ini untuk mengukur kemampuan siswa.
“InsyaAllah tidak ada kendala, Alhamdulillah semua orang mendukung ya walaupun ada beberapa yang tidak dapat mengikuti tryout ini karena sedang sakit atau mengikuti tes masuk SMA atau SMK,” ujar ketua pelaksanaan tryout.
Ada delapan belas ruang yang digunakan untuk tryout antara lain dari kelas VII A sampai VII I , VIII F , IX I dan IX A sampai IX G. Setiap kelas itu dibagi menjadi dua yaitu enam belas siswa.
Persiapan siswa-siswi kelas IX sebelum tryout adalah belajar dengan materi materi yang sudah disampaikan bapak ibu guru dan mencoba mengerjakan latihan soalnya. (*)
Lapangan Timur Margasari-Kegiatan apel rutin SMP Negeri 1 Margasari, Senin (28/3) ada yang spesial. Pasalnya, kegiatan apel tersebut pembinanya yaitu Iptu Ibnu, petugas Polsek Margasari.
Kegiatan apel dimulai pukul 07.00 sampai dengan selesai. Biasanya kegiatan apel Senin rutin, pembina apelnya yaitu Bapak Kepala Sekolah dan Bapak/Ibu guru SMP Negeri 1 Margasari. Namun, kali ini, kegiatan apel Senin rutin tidak seperti biasanya.
Inti pesan yang disampaikan Iptu Ibnu untuk para siswa SMP Negeri 1 Margasari adalah memberikan motivasi kepada seluruh siswa untuk meningkatkan rasa disiplin dengan melalui kerjasama.
Sebenarnya banyak sekali pesan yang disampaikan antara lain semua siswa harus menghormati orang yang lebih tua karena sekarang sangat jarang siswa menghormati orang yang lebih tua, tugas siswa yaitu belajar, siswa SMP dilarang mengendarai sepeda motor karena belum cukup umur dan tidak mempunyai SIM (Surat Izin Mengemudi), yang boleh mengendarai sepeda motor yaitu siswa SMA kelas XI yang sudah mempunyai SIM tentunya, semua siswa dilarang tawuran karena sekarang tawuran pelajar makin marak terjadi.
“Zaman sekarang itu media sosial sangat luar biasa, kalo dari siswa tidak bisa membentengi generasi ke depan akan berdampak kurang baik” ujar Kepala SMP Negeri 1 Margasari.
Menurutnya jika siswa tidak bisa menjaga diri, maka siswa dapat terjun ke narkoba yang diawali dari rasa mencoba rokok karena gerbang gerbang utamanya itu rokok dsb.
Dan ke depannya SMP Negeri 1 Margasari mungkinnya akan berkerjasama tidak hanya dengan polisi. Tetapi juga dengan koramil atau mungkin dengan orang-orang kecamatan. Agar semakin banyak orang yang memberikan motivasi dan dapat saling memotivasi juga satu sama lain.
Jadi, dari kegiatan apel pagi tersebut siswa-siswi mendapatkan banyak pesan yang sangat penting dan harus dilaksanakan karena itu kewajiban siswa sebagai pelajar. (*)
Judul : Dear J Pengarang : L. Lullaby Penerbit : L. Lullaby Tahun terbit : 2018 Tebal halaman : 483 halaman
b. Orientasi
Dear J adalah buku pertama dari Series J’s Universe, Dear J awalnya adalah buku online yang sudah dibaca sebanyak 41.1 juta kali di Wattpad. Dear J baru dijadikan novel pada tahun 2018, novel ini hanya dijual di online shop dan cepat habis, karena Dear J hanya restock sekali sebulan, membuat novel Dear J sulit didapatkan. Tetapi kita tetap bisa membacanya secara online di Wattpad.
Tokoh utama dari buku Dear J adalah Na Jaemin, penyanyi asal Korea dari grup yang bernama NCT. Namun Dear J adalah cerita fiksi dan apa yang diceritakan di buku sama sekali tidak ada hubungannya dengan kehidupan asli Na Jaemin.
Dear J menceritakan tentang seorang pemuda bernama Na Jaemin. Laki-laki “tak sempurna” yang dipandang sebelah mata karena kekurangannya, ia seorang tunawicara, ia bisu. Jaemin sebagai murid transfer masuk ke kelas Jung Jeha, kekasih Lee Jeno.
Menurut saya novel ini sangat bagus, karena banyak pelajaran yang bisa dipetik dari cerita ini, Jaemin yang tunawicara tetapi ia pantang menyerah, ia percaya hidup mempunyai makna dan tuhan memberikan takdir yang terbaik untuknya. Sifat Jaemin yang pekerja keras, sabar, ramah, dan selalu tersenyum patut dicontoh.
Jaemin tidak membalas orang-orang yang membullynya, karena Jaemin yakin Tuhan yang akan membalasnya suatu hari. Jalan ceritanya juga sangat menarik, banyak scene yang lucu, tegang, sampai ke sedih. Namun ada juga kekurangan dari novel ini, seperti pembullyan, kekerasan yang kejam, semua itu tidak boleh diikuti.
c. Sinopsis
Kisah pun dimulai, saat Jaemin masuk ke kelasnya, Jeha diherankan oleh seisi kelas yang tiba-tiba saling berbisik, namun kata-kata mereka tidak terdengar baik. Jeha menghampiri Jaemin dan ia menjadi orang pertama yang berbicara dengannya. Namun Jaemin tidak menjawab pertanyaannya, melainkan hanya menganggukan kepala saja.
Jeha bertanya kepada Jeno, kenapa Jaemin dijauhi? Namun raut muka Jeno berubah menjadi tidak suka. Jeno, ketua tim basket dari sekolahnya itu bilang ke Jeha untuk tidak mendekati Jaemin, karena Jaemin sakit mentalnya, cacat dan bisu. Jeha berpikir, kenapa ia dijauhi? salah apa Jaemin sampai dibully seperti itu.
Jeha ingin mengenal Jaemin lebih dalam lagi, bahkan Jeha sampai belajar bahasa isyarat untuk berbicara dengannya. Mereka berakhir dekat, walaupun Jeha juga ikut dibully karena berteman dengan Jaemin. Setiap hari Jaemin dibully tetapi ia tidak melawan balik, Ia juga kerap membantu orang lain tetapi mereka tidak peduli dengannya.
Jaemin harus bekerja paruh waktu untuk hidup, uang penghasilannya ia gunakan untuk menabung dan membeli makanan. Jaemin juga dibenci keluarganya, tidak dianggap, dipanggil “anak haram” dan menjadi korban kekerasan ayahnya.
Ibu kandung Jaemin meninggal setelah melahirkannya, walaupun tidak pernah bertemu, Jaemin sayang sekali dengan ibunya. Ternyata dibalik Jaemin yang ramah tersenyum, Ia menderita, tapi sekarang ada Jeha yang selalu disisinya, membuat ibunya dan Jeha menjadi harapannya.
Jaemin tidak pernah menganggap semua itu suatu halangan, di kehidupan yang kejam ini ia memilih untuk tidak menyerah. Jaemin juga pintar, dan selalu memberikan energi positif ke orang-orang disekitarnya. Salah satu keunikan Jaemin adalah ia mengunakan bahasa yang baku. Jaemin suka hujan, sajak, puisi dan Jeha, ia menulis itu di buku hariannya.
Hidup Jaemin pelan-pelan berubah setelah bertemu dengan Jeha, kedekatan Jaemin dan Jeha akhirnya membuat mereka bersama. Jeha belajar banyak hal dari Jaemin, dan Jeha tersadar bahwa ia harus lebih bersyukur lagi.
Namun perubahan sikap Jeno ke Jeha yang drastis setelah dekat dengan Jaemin membuat hubungan mereka terputus. Ia membully Jeha, sikapnya berubah dan ia berpacaran dengan banyak perempuan lain. Bahkan Mark Lee, teman masa kecilnya menjauh dari Jeno.
Satu hal yang orang lain tidak tahu adalah, Jaemin tinggal serumah dengan Jeno, mereka saudara tiri. Jeno benar-benar membenci Jaemin, bahkan sampai hampir membunuhnya. Ia tidak ingin orang lain tahu bahwa Jaemin adalah saudaranya.
Sedangkan Jaemin berbalik banding dengannya, Ia sangat menyayangi Jeno. Jaemin mengerjakan PRnya, membersihkan kamarnya, membuatkannya cemilan, sampai merawatnya saat ia sakit.
Lai guanlin, pembully yang ditakuti satu sekolah menyebarkan info ini, bahwa Jaemin adalah saudaranya Jeno. Ia menyukai Jeha, sehingga ia akan melakukan apapun agar Jeha menjauh dari kedua Jaemin dan Jeno. Tapi nihil, Jeha semakin membencinya.
Setelah info ini tersebar ayah Jaemin murka, ia sudah melakukan semuanya untuk menutupi bahwa Jaemin adalah bagian dari keluarganya. Jeno merasa takut dan cemas, ia tidak pernah menyangka bahwa ayahnya sekejam ini, Jeno ingin menolongnya tapi sudah telat. Jaemin masuk ke IGD setelah dipaksa minum cairan pembersih lantai oleh ayahnya itu, kondisinya semakin parah. Setelah Jaemin siuman, Jeno meminta maaf sambil menangis, ia benar-benar menyesal dan merasa malu.
Tidak hanya Jeno yang menyesal, ayahnya juga. Ia pergi menjenguk dan meminta maaf ke Jaemin dan Jeha, sebelum pergi dijemput polisi. Hal itu mengejutkan Jaemin, ternyata ayahnya sudah diancam masuk penjara. Jaemin memaafkan keduanya, ia menangis terharu. Tetapi, Jaemin perlu ke Singapura untuk berobat beberapa hari lagi karena ia belum benar-benar pulih.
Kenyataan lain baru terungkap, selama ini Jeno kira bekas jahitan di perutnya itu karena usus buntu. Ternyata waktu kecil Jeno pernah sakit parah, dan Jaemin dipaksa mendonorkan satu ginjal, dan setengah hatinya di umur 13 tahun. Jeno tidak pernah tahu sebagian tubuh Jaemin ada di dalam tubuhnya, mendengar itu Jaemin kaget, ia pikir Jeno sudah tahu.
Keadaan Jaemin sudah membaik, tetapi ia tetap harus ke singapura. Jaemin menahan rasa nyerinya dan mengajak Jeha jalan-jalan diluar, walaupun sudah pukul 11 malam. Jeha mendorong kursi roda Jaemin, dan berbincang-bincang kecil di taman. Tak lama kemudian Jaemin menyandarkan kepalanya ke bahu Jeha, Jeha mengajak Jaemin untuk masuk ke dalam karena ia kira Jaemin sudah mengantuk, tapi Jaemin tidak menjawab. Genggaman tangan Jaemin tiba-tiba terlepas dan Jeha tak kunjung mendapat jawaban dan mulai panik.
Jeha tidak percaya ini, ia menangis hebat
Jaemin sudah beristirahat, mengistirahatkan rasa lelahnya.
“Selamat tidur… pelangiku” bisik Jeha.
d. Analisis Namun berbeda dengan novel “Dear J” karya L Lullaby yang sudah saya analisis ini. Dalam novel kedua tokoh utamanya memiliki karakter yang berbeda-beda. Seperti Lee Jeno yang keras kepala, Jaemin yang pekerja keras, sabar, ramah, dan selalu tersenyum.
e. Evaluasi (kelebihan dan kekurangan) Keunggulan dari novel ini adalah penempatan latar dan tokohnya. Latar yang disajikan penulis sangat menyesuaikan dengan selera remaja zaman sekarang. Tokohnya pun berbeda, Penulis menghadirkan tokoh-tokoh yang sifatnya berbeda-beda. Sehingga novel ini memiliki daya tarik tersendiri. Lepas dari keunggulan, novel ini juga memiliki kekurangan dari novel ini,, seperti pembullyan, kekerasan yang kejam, semua itu tidak boleh diikuti.
f. Penutup Tak heran mengapa novel ini banyak sekali digemari oleh kalangan remaja, khususnya remaja SMA karena novel ini. Karena novel ini tidak sepenuhnya menjelaskan tentang percintaan saja. Namun juga banyak juga pelajaran yang dapat di ambil dari cerita ini
Isra miraj merupakan salah satu peristiwa penting bagi umat islam. Kejadian yang berlangsung pada 27 Rajab, di tahun ke delapan kenabian ini merupakan peristiwa perjalanan rasulullah dalam menerima perintah shalat dari Allah SWT. Perjalanan rasulullah dimulai dari masjidil haram ke masjidil aqsa, hingga naik ke sidratul muntaha di langit ke tujuh.
Dalam memperingati peristiwa penting ini, SMP Negeri 1 Margasari mengadakan kegiatan untuk memperingati isra miraj Nabi Muhammad SAW, pada hari Sabtu, (19/02/22). Acara ini diikuti oleh semua siswa kelas 7, 8, dan 9 didampingi Bapak Kepala sekolah, Bapak Ibu guru, beserta karyawan staf tata usaha SMP Negeri 1 Margasari. Demi keselamatan bersama, berhubung pandemi covid-19 masih melanda, untuk semua siswa kelas 9, 8g, 8h, dan 8i yang berangkat berkumpul di depan halaman perpustakaan SMP Negeri 1 Margasari menyaksikan acara Isro mi’raj secara langsung, kemudian untuk kelas 7 dan 8 berada di kelas masing-masing didampingi wali kelas menonton acara Isro Mi’raj melalui YouTube live streaming.
Kegiatan ini diawali dengan penampilan dari anggota hadroh SMP Negeri 1 Margasari, dilanjutkan dengan tilawah yang dibacakan oleh salah satu siswa. Kemudian acara dibuka dengan sambutan dari Drs. Winarko, M.Pd, selaku kepala sekolah SMP Negeri 1 Margasari. “Saya harap kegiatan ini tidak hanya dijadikan sebagai peringatan semata, tetapi kita harus mengambil sisi positif dari perjalanan nabi besar Muhammad SAW,” ucap Winarko. Setelah sambutan dari kepala sekolah, acara dilanjutkan dengan tausiyah dari Agus Ali Humaedi. Tausiyah ini berisi kisah Nabi Muhammad dalam melakukan perjalanan menuju sidratul muntaha, serta hikmah yang dapat diambil dari peristiwa besar tersebut. Setelah tausiyah selesai, hadroh ditampilkan lagi sebagai penutup acara, kemudian siswa dipersilakan kembali ke kelas masing-masing secara tertib.
Perkenalkan namaku Pina. Aku mempunyai hobi yaitu membaca dan mengoleksi buku.
Suatu hari aku ingin sekali membeli buku, karena koleksi buku-buku dirumahku sudah dibaca semua. Biasanya aku membeli buku di toko buku terkenal yang berada di kotaku, tidak jauh dari rumah. Jadi aku pergi kesana dengan berjalan kaki agar sehat hehehe.
Saat dijalan, aku melihat ada kakek-kakek yang meringis kesakitan dan memegangi perutnya. Aku mendekati kakek itu dan bertanya, “Kakek kenapa ya?”
“Kakek lapar nak. Kakek sudah tidak makan dari kemarin karena kakek tidak punya uang untuk membeli makanan,” Kata kakek itu.
Aku merasa kasihan dengan kakek itu, lalu aku memberinya uang. Uang yang aku beri adalah uang yang aku pakai untuk membeli buku. Ya, aku hanya membawa uang pas-pasan saja untuk membeli buku.
“Kek, ini uang untuk kakek,” kataku sambil memberinya uang.
“Terima kasih banyak ya nak. Kamu sangat baik. Sebagai ucapan terima kasih terimalah ketiga buku ini,” katanya sambil memberiku 3 buah buku.
Aku menerima buku itu tanpa rasa curiga, karena kakek itu memberikanku buku ini. Mungkin untuk membalas budi. Lalu aku mengucapkan terima kasih kepadanya. Setelahnya, aku memutuskan untuk kembali ke rumah, karena uangku tidak cukup untuk membeli buku.
Sampai di rumah, aku langsung masuk ke kamarku. Entah kenapa aku ingin sekali untuk membuka buku-buku itu, jadi aku memutuskan untuk membukanya. Saat dibuka, buku pertama yang aku temukan adalah buku berwarna kuning, lalu merah dan yang terakhir biru.
“Hmm….. coba aku buka buku yang kuning deh”
Aku membuka buku yang kuning dan pada halaman pertamanya tertulis, ‘Buku ini bukan buku biasa. Jika kalian menuliskan suatu kalimat, maka itu akan menjadi kenyataan dalam waktu 10 menit setelah kalian menulisnya dan itu bisa tidak terjadi jika kalian merobeknya’.
“Wah buku apa ini?? Kayanya aku harus hati-hati nih,” batinku dan menutup buku itu dan aku membuka buku yang berwarna merah. Saat dibuka ternyata buku itu berisi gambar-gambar suatu tempat yang indah dan ada yang menyeramkan.
“Buku apa lagi ini? Aku harus berhati-hati dan menjaganya dengan baik”
Setelah itu aku membuka buku yang berwarna biru dan saat dibuka, ternyata buku itu berisi gambar-gambar aneh, seperti alat-alat yang biasanya dikeluarkan oleh Doraemon.
“Sekarang apa lagi ini? Kenapa alat-alat ini mirip seperti alat-alatnya Doraemon ya?” heranku. Dan saat aku melihat pojok kotak berwarna merah, aku menemukan sebuah gambar. Tanpa pikir panjang, aku langsung membukanya dan..
BOOM!!
Munculah alat seperti monyet yang membuka mulutnya itu dengan nyata di depanku. “Alat apa ini? Kenapa bentuknya aneh sekali. Ini seperti boneka, tapi ini bukan boneka”
Aku bingung. Doraemon saja rasanya tidak pernah mengeluarkan alat seperti ini dan di buku itu tidak ada nama alatnya.
Aku iseng saja memasukan selembar uang Rp 10.000,00 ke dalam mulut monyet itu dan dalam waktu 5 menit, mulut monyet itu mengeluarkan uang tadi sebanyak 10 lembar.
“Alat ini ajaib! Tapi kok bisa mengeluarkan uang 10 lembar ya?”
Aku bingung dan aku mengecek seluruh bagian alat itu dan ya ketemu! Ternyata di bagian kanan alat itu ada seperti tombol-tombol angka dan saat itu angkanya tertulis 10, oleh karena itu mengeluarkan uang sejumlah 10 lembar.
Aku mengangguk mengerti. Karena bosan, aku menutup buku biru itu dan membuka buku yang merah karena penasaran apakah ada keajaiban lagi disana. Sambil membuka buku yamg merah, aku juga menaruh buku yang kuning di kantong bajuku.
Aku terus membolak-balik halaman buku yang merah, karena gambar-gambar tempat disana tidak ada yang menarik, tapi aku berhenti pada suatu halaman yang berisi gambaran suatu tempat yang penuh dengan orang-orang yang kesusahan.
“Mereka terlihat kesusahan, aku ingin sekali menolong mereka. Tapi bagaimana caranya?”
Beberapa saat kemudian, munculah suatu cahaya yang sangat terang. Cahaya itu berputar seperti di film-film dan cahaya itu terasa seperti menarik tubuhku.
Aku merasa sangat takut. Aku terus melawan, aku memegangi benda-benda di sekitarku, tapi tidak bisa. Kekuatan cahaya itu lebih besar dan cahaya itu berhasil menarik tubuhku dan aku masuk ke dalam cahaya itu.
BOOM!!
Aku terlempar kesebuah tempat yang aku lihat digambar tadi. Aku juga melihat orang-orang yang aku lihat digambar tadi, mereka kesusahan dan aku berniat menolongnya. Dan aku ingat, Aku membawa buku yang berwarna kuning dan buku itu bisa membuat peristiwa yang tertulis dalam buku itu terjadi. Lantas, aku mengambil buku itu dan menulis harapan disana.
“Aku mohon kabulkan permintaanku ini. Bantulah orang-orang yang berada ditempat ini, aku tidak ingin melihat mereka sangat kesusahan dan sengsara seperti sekarang ini,” pintaku.
Aku menunggu, sampai beberapa saat kemudian permintaanku terkabulkan. Aku melihat orang-orang itu hidup seperti orang-orang pada umumnya. Mereka terlihat bahagia, tidak kesusahan lagi. Setelahnya aku sadar akan munculnya cahaya yang sangat terang seperti saat aku datang kesini. Aku masuk kesana, dan..
BOOM!!!
Tubuhku terasa terlempar, ternyata aku telah kembali kerumahku. Aku merasa lega, dan aku memeriksa buku yang merah untuk melihat tempat itu. Setelah diperiksa, terdapat perubahan dalam gambar dibuku itu. Gambar orang-orang yang kesusahan tadi berubah menjadi gambar orang-orang yang terlihat bahagia.
“Buku ini sungguh ajaib, aku senang bisa menyelesaikan misi ini,” aku berkata dengan senyuman sumringah. Kemudian, beberapa saat setelahnya ketiga buku itu hilang entah kemana. Aku berpikir mungkin misi buku-buku itu sudah selesai.
IPA (ilmu pengetahuan alam) adalah suatu ilmu yg mempelajari tentang alam sekitar beserta isinya. IPA mempelajari semua benda yg ada di alam, ilmu dapat diartikan sebagai suatu pengetahuan yg bersifat objektif.
IPA adalah salah satu mupel yg terdapat di beberapa jenjang pendidikan contohnya adalah SD, SMP, dan SMA, bahkan kuliah. Mupel IPA memiliki banyak peminatnya baik di kalangan sekolah dasar maupun menengah, karena IPA adalah salah satu mupel yg mengasikan dan mengasah otak.Kajian spesifik tentang pengembangan asesmen dalam pendidikan IPA, pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi peserta didik (HOTS) merupakan kajian penting seiring dengan tuntutan keterampilan abad ke-21.
IPA juga adalah salah satu mupel yg di lombakan sampai ke tingkat internasional maka dari itu banyak yg berminat di mupel IPA karena IPA adalah salah satu tempat untuk mengumpulkan piagam, piala, sertifikat , dan lain sebagainya. Piagam, piala, atau sertifikat dapat membantu untuk menambah nilai ke jenjang berikutnya. Program Studi Pendidikan IPA telah mendapatkan pengakuan internasional dalam bentuk sertifikasi ASEAN University Network Quality Assurance (AUN-QA).
Manfaat yg kita dapatkan jika menyukai mupel IPA adalah: -Memahami berbagai hal di sekitar kita. Contoh, mengapa matahari bersinar, apa itu bulan, mengapa bintang bersinar di malam hari, dan lain-lain; -Berpikir logis dan sistematis… -Menyelesaikan masalah… -Meningkatkan kualitas hidup. -Dapat mengenali berbagai hal yg berhubungan dengan alam. Dan masih banyak lagi.
Program Studi Pendidikan Ilmu Pendidikan Alam (IPA) didirikan tanggal 21 Oktober 1993 berdasarkan Surat Keputusan Nomor 588/DIKTI/Kep/1993. Berdirinya program studi pendidikan IPA tidak terlepas dari dedikasi para pakar pendidikan yang merintis program studi untuk mengembangkan pendidikan dan pengajaran dalam bidang Ilmu Pengetahuan Alam di IKIP Bandung kala itu. Di antara para perintis tersebut adalah Prof. Dr. Garnadi Prawirosudirdjo, M.Sc., Prof. Dr. Anna Peodjiadi, Prof. Dr. Ratna Wilis Dahar, M.Sc. dan Prof. Dr. Achmad A. Hinduan, M.Sc. Sejak beridinya pada tahun 1993 sampai sekarang nama Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam tidak pernah berubah. Asesmen pembelajaran IPA dan inovasi pembelajaran IPA dengan menerapkan prinsip-prinsip perkembangan IPTEKS terkini juga menjadi bagian dari isi kurikulum 2018. Untuk penguatan kemampuan penyusunan tesis, disediakan mata kuliah metode penelitian, statistika terapan, dan kajian hasil-hasil penelitian pendidikan IPA internasional.
Paskibra ialah suatu ekstrakurikuler yang dapat menjadi media bagi anggotanya untuk membentuk nilai-nilai penting dalam diri. Di dalamnya terdapat nilai nilai seperti kedisiplinan, cinta tanah air, patriotisme, dan lain-lain. Oleh karena itu upaya dan partisipasi semua pihak sangat diperlukan terutama sekolah.
Mengikuti ekskul Paskibra membuat si kecil mendapatkan banyak manfaat, antara lain: Melatih kedisiplinan. Yap, dia harus berlatih tepat waktu, mengikuti gerakan dengan benar dan kompak, mengikuti instruksi dan banyak lagi.
Keberadaan Ekskul PASKIBRA mempunyai manfaat sangat banyak diantaranya bisa meningkatkan kedisiplinan siswa,, membangkitkan jiwa nasionalisme pada anggotanya, sebagai wahana penyaluran bakat, memupuk rasa tanggung jawab dan membekali anggotanya dengan berbagai keterampilan untuk menyongsong masa depan.
Ekstrakurikuler jurnalistik adalah ekstrakurikuler yang menjadikan jurnalistik sebagai pusat materi pembelajaran. Ia merupakan komunitas bagi peserta didik dalam mengembangkan potensi diri melalui karya-karya berbentuk tulisan maupun dalam bentuk relevan lainnya.
Mempelajari jurnalistik juga akan meningkatkan kemampuan dalam menulis, sehingga bisa mengirimkan artikel ke surat kabar/media massa, bisa mengasah kemapuan kita dalam wawancara, teknik menyampaikan berita dan lain-lain. … juga menyampaikan panjang lebar manfaat dan peluang dalam mempelajari jurnalistik
Jurnalistik merupakan sebuah proses kegiatan dalam mengolah, menulis, dan menyebarluaskan berita dan atau opini melalui media massa (Asep Syamsul M Romli, Jurnalistik Dakwah, 2003).
BAZAR – Dapur perekonoian rakyat di lapangan barat margasari, Minggu (06/02). (foto: hasbi aulia faras)
Covid-19 yang melanda seluruh dunia dari tahun 2019 sampai saat ini, tentunya membawa dampak yang besar bagi sektor kehidupan manusia. Salah satu sektor yang paling terdampak adalah para pedagang khususnya pedagang menengah ke bawah. Dari hasil observasi tim jurnalistik spensama ke pasar-pasar terdekat menemukan fakta bahwa perekonomian pedagang, khususnya pedagang menengah ke bawah sangat terguncang karena wabah covid-19 ini. Sehingga pedagang merasa sangat terpuruk karena penghasilannya sehari-hari terkadang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Saat PPKM darurat di Kabupaten Tegal dilonggarkan, karang taruna dari Desa Margasari mengadakan bazar dengan tajuk Dapur Perekonomian Rakyat (DPR), tepatnya di Lapangan Barat setiap minggunya. DPR dimulai pukul 06.00 WIB sampai selesai. Dari hasil wawancara tim jurnalistik spensama pada Minggu (06/02/22) dengan Jopang, selaku ketua panitia didapat sebuah keterangan bahwa motivasi utama mengadakan DPR adalah untuk membangun kembali perekonomian rakyat yang terguncang karena pandemi melanda. Meskipun masih dalam kondisi pandemi, Jopang yakin dengan adanya DPR ini dikarenakan adanya komitmen yang kuat antara panitia, pedagang, dan pengunjung untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.
Pedagang yang berpartisipasi di DPR ini tidak tanggung-tanggung jumlahnya. Awal DPR ini berjalan, setidaknya ada 20 sampai 30 pedagang dan sekarang pada penyelenggaraan kali kesembilan pedagang yang berpartisipasi dalam DPR ini mencapai 100 orang pedagang baik dari Desa Margasari dan luar. Dari hasil wawancara dengan beberapa pedagang yang berpartisipasi dalam DPR, tim jurnalistik spensama mendapatkan kenyataan bahwa dengan berjualan disini, perekonomian para pedagang mulai bangkit kembali setelah terpuruk karena wabah covid 19. Beberapa pedagang yang berpartisipasi juga mengaku bahwa dagangan yang dijajakan laris manis dan menghasilkan keuntungan yang bisa digunakan untuk membeli kebutuhan sehari-hari.
“Penghasilan yang didapatkan dari berdagang disini sangat menguntungkan sehingga sangat mencukupi kebutuhan kami, dan setiap minggunya kita membayar uang sejumlah Rp 10.000,00 untuk orang asli Margasari, sedangkan orang luar Margasari membayar Rp 20.000,00 untuk membayar tempat dan kebersihan,” ungkap salah satu pedagang.
Saat pertama kali datang di LB pengunjung disuguhkan dengan hiburan berupa band yang disiapkan oleh panitia. Tidak hanya orang tua yang datang, tetapi dari semua kalangan seperti remaja datang ke DPR. Pengunjung kebanyakan datang untuk merefreshkan pikiran yang lelah setelah bekerja selama satu minggu dan juga dapat bertemu teman-teman dan sanak saudara. Para pengunjung mengaku pelayanan para pedagang di DPR sangat baik dan ramah. Salah satu pengunjung juga mengatakan bahwa alasannya memilih DPR sebagai tempat untuk berlibur di akhir pekan adalah karena jaraknya yang dekat dari rumah serta dagangan yang dijual murah di kantong. (*)
Seorang gadis bernama Razella Aina Putri. Dia tinggal bersama kedua orang tuanya di sebuah rumah yang sederhana. Ayahnya bekerja sebagai penjual nasi goreng dipanggil jalan dan ibunya hanya seorang ibu rumah tangga. Razella anak yang pintar, dari kecil dia selalu ingin menjadi seorang guru. Kedua orang tuanya pun mendukung cita-cita puteinya, walaupun sanga ayah hanya penjual nasi goreng dipinggir jalan. Razella hanya punya 1 sahabat yaitu bernama Clarissa Diana. Mereka bersahabat sejak duduk di bangku sekolah dasar yang pada saat itu tidak ada yang ingin bersahabat dengan Razella.
Saat ini Razella dan Clarissa menduduki bangku SMA kelas 3 mereka bersekolah dj sekolah yang sama yaitu bernama SMA Perwira. Razella selalu belajar setiap hari agar bisa masuk ke Universitas yang diinginkannya yaitu universitas pelita sakti. Pada suatu hari Razella berkata ” Sa aku ingin ke dalam universitas pelita sakti tetapi aku tidak mau menambah beban pikiran kedua orang tuaku karna biayanya lumayan mahal ” Kata Razella. “Kamu jangan khawatir zell sekarang ada beasiswa kamu kan anak yang pintar, kamu bisa masuk dengan beasiswa dan membanggakan kedua orang tuamu” Jawab Clarissa. “Kamu benar aku harus lebih semangat lagi untuk belajar” Jawab lagi Razella.
Hari-hari pun berlanjut, dan ini adalah hari ujian kelulusan untuk kelas 12. Razella mengerjakan semua soal sebisa mungkin sampai hari bukan terakhir. Dan hari ini adalah hari kelulusan semuanya berkumpul di aula untuk menunggu pengumuman dari kepala sekolah apakah semua dinyatakan lulus atau ada yang tinggal kelas. Setelah semua Siwa dan siswi terkumpul akhirnya kepala sekolah langsung membuka suara dari mulai pembukaan sampai amanat dan yang terakhir kepada sekolah menyampaikan bahwa semua siswa dan siswi SMA Perwira dinyatakan 100% lulus beliau juga menyampaikan bahwa ada seseorang yang mendapatkan beasiswa. ” Dan bapak umumkan bahwa salah satu dari kalian ada yang mendapatkan beasiswa dan langsung bisa masuk kedalam universitas pelita sakti yaitu bernama ananda Razella Aina Putri, selamat untuk Razella”. Kata bapak kelapa sekolah. Razella yang sedang berdiri dan mendengarkan pengumuman itu pun langsung terkejut dan juga beras sangat senang. “Wah apa aku bilang zell kamu pasti bisa masuk kan kesana, selamat ya zell aku ikut bahagia”. Kata Clarissa. “Iya Terima kasih riss” Jawab Razella.
Sesampainya dirumah Razella langsung memberi tahukan kepada kedua orang tuanya dan kedua orang tuannya pun sangat bahagia dan bangga memiliki anak seperti Razella. Esok harinya Razella langsung datang ke Universitas pelita sakti untuk melakukan daftar ulang dan memberikan surat beasiswa tersebut. Saat sedang berjalan untuk keluar dari kampus Razella tidak sengaja menabrak seoranv pria. “Maaf-maaf aku tidak sengaja” Kata Razella. ” Ah iya tidak papa” Jawab pria itu. “Baik kalau begitu saya permisi dulu” Jawab lagi Razella. Setelah Razella pergi cowok tersebut masih diam ditempat dan masih memikirkan wajah gadis yang menabraknya tadi dia merasa terpana melihat wajah cantik Razella tapi tidak lama kemudian dia pergi dari sana dan menuju ke kantin. Sesampai nya dikantin dia berbicara kepada kedua sahabatnya tentang pertemuan dia dengan gadis itu. ” Sebelum saya datang kesini ana orang yang menabrak saya”. Kata pria itu. ” Siapa”? Tanya sahabat nya. ” Saya tidak tau tapi sepertinya dia anak baru disini karena saya belum pernah melihat wajahnya” Jawab pria itu. ” Apakah kau jatuh cinta pada pandangan pertama” Jawab sahabat yang satunya. ” Saya tidak tau, ah sudahlah jangan difikirkan” Kata pria itu.
Harii ini adalah hari pertama Razella memasuki kampus. Dia merasa sangat gugup. Tapi semuanya terlewati dengan begitu cepat. Tidak terasa Razella sudah mau memasuki semester 3. Razella sedang menghubungi sahabatnya yaitu Clarissa. Saat ini Clarissa tidak bersama karena mereka tidak masuk ke dalam universitas yang sama. ” Halo riss apa kabar” Kata Razella. ” Aku baik kamu disana apa kabar” Jawab Clarissa di seberang. ” Aku juga baik, lama ya kita tidak bertemu” Jawab Razella. ” Iya kapan-kapan ayolah kamu datang kesini atau jika aku tidak sibuk aku yang akan datang kesana” Jawab Clarissa. ” Iya aku akan usahakan, yasudah dulu ya aku akan ke perpus untuk meminjam buku karna ana tugas yang harus aku kerjakan sampai jumpa ” Jawab Razella. ” Iya baiklah sampai jumpa” Jawab lagi Clarissa. Saat Razella berbalik dia tidak sengaja menabrak seorang pira lagi. “Maaf maaf aku benar benar tidak sengaja” Kata Razella. ” Iya tidak apa-apa” Jawab pira itu. Saat pandangan mereka pertemuan mereka terkejut. “Kamu” !! Jawab mereka berdua. ” Kenapa kamu sering sekali menabrak saya”? Tanya pria itu. “Aku tidak tau dan aku juga tidak sengaja maaf” Jawab Razella. “Hmm baiklah tidak apa ngomong- ngomong kamu mau kemana”? Tanya pria itu. ” Aku ingin ke perpus kalau kamu mau kemana”? Tanya juga Razella. “Saya juga mau ke perpus ayo bareng saja” Jawab pria itu. Sesampainya di perpus mereka memilih buku yang akan dibaca dan dipinjam lalu mereka duduk di sebuah kursi yang sudah disediakan.pria itu berusaha memecahkan keheningan dan berkata “Emm kita belum berkenalan”. ” Oh iya perkenalkan namaku Razella Aina Putri panggil saja Razella atau lalu siapa namamu”?. “Namaku Satria Devano Perwira panggil saja Devan”. Jawab Devan. Setelah itu mereka berdua menghabiskan waktu di perpustakaan dan setelah hari sudah cukup sore mereka berdua memutuskan untuk pulang kerumah masing-masing.
Hari, bulan, tahun pun berlanjut Razella tidak pernah lagi melihat Devan setelah pertemuan terakhir mereka yang makan dikantin bersama kedua sahabat Devan.Razella selalu merasa senang dan menikmati perjalanan nya di kampus ini, sampai hari kelulusan tiba. Razella bersama kedua orang tuanya sudah sampai di Universitas dan saat ini sedang menerima medali dengan anak mereka. Akhirnya Razella lulus dengan nilai yang memuaskan.
Hari berganti esok Razella sedang sarapan dengan orang tuanya. Hari ini rencananya Razella akan mencari pekerjaan. Dia berniat melamar di sekolah Sma nya dulu yaitu sma perwira. Sesampai nya di sana Razella langsung masuk ke ruang kepala sekolah yang sudah berganti orang. Semuanya selesai Razella tinggal menunggu konfirmasi dari pihak sekolah setelah itu Razella memutuskan untuk pulang. Di sisi lain Devan juga sedang berada di sekolah yang sama yaitu sekolah perwira itu adalah sekolah miki ayahnya. Devan sperti melihat seseorang ya g dia kenali, ya dia tidak salah lihat itu adlah Razella. ” ZELL”!! Panggil Devan. Razella celingukan mencari siapa yang memanggil namanya dan akhirnya dia menemukan seseorang dia adalah Devan. ” Iya kenapa Devan? ” Tanya Razella. ” Emm tidak saya hanya ingin ngobrol sedikit denganmu sudah lama tidak bertemu” Jawab Devan. ” Baiklah kita ngobrol saja dikantin ” Jawab Razella. Setelah berbincang cukup lama akhirnya Razella mengetahui kenapa Devan pindah kampus yaitu karena permintaan dari ayahnya agar Devan ikut dengan kakeknya yanga ada di Singapore. Akhirnya mereka berdua pulang. 2 Tahun berlalu Razella bekerja di Sma perwira dan juga menjalin hubungan dengan Devan. Razella sudah mempunyai rumah dan itu ia berikan untuk kedua orang tuanya. Hari ini Razella sedang berada dirumah karena hari libur. Tiba-tiba ada suara ketukan Razella pun membukanya. Razella sangat terkejut melihat kedatangan kekasih dan kedua orang tuanya Razella pun mempersilahkan mereka masuk. Dan Razella memanggil kedua orang tuanya juga. ” Kedatangan sya kesini untuk melamar putri bapak yang bernama Razella Aina Putri untuk menikah dengan dan menjadi pendamping hidup saya” Kata Devan lantang. Kedua orang tua Razella pun terkejut tetapi mereka senang bahwa ada seseorang yang melamar putrinya. Mereka serahkan keputusannya kepada Razella. “Bagaimana Razella “? Tanya ayah Razella. ” Iya ayah aku mau” Jawab Razella. Devan pun merasa senang saat Razella menerima lamarannya. Setelah 6 bulan kemudian hari pernikahan pun tiba Devan mengucapkan ijab dengan sangat lantang dan juga banyak tamu tamu yang datang setelah semuanya selesai kehidupan Razella yang baru pun telah dimulai. Dan mereka berdua hidup bahagia sampai maut memisahkan.
KARYA SENI – Siswa SMPN 1 Margasari mendaur ulang barang bekas menjadi bunga dari koran, Kamis (27/1). (Foto: rizkyna alinka putri )
Margasari – sekarang banyak barang bekas yang menumpuk dimana-mana yang dapat mencemari lingkungan termasuk di dalamnya adalah kertas, karena kebanyakan masyarakat sekarang selalu menggunakan kertas untuk melakukan hal-hal yang berbau kertas dan tanpa di sadari sampah kertas sudah mencemari lingkungan, oleh sebab itu kita dapat mendaur ulang kertas atau pun membatasi penggunaan kertas.
Kamis (27/1) beberapa anak SMP Negeri 1 Margasari membuat ragam hias dengan memanfaatkan limbah kertas dan mendaur ulang nya menjadi sebuah karya, karya ini lah yang bermanfaat dan berguna, manfaatnya antara lain, mengurangi penumpukan sampah kertas dan bisa bermanfaat bagi anak-anak SMP Negeri 1 Margasari maupun sekolah nya, karya seni ini bisa di buat beraneka ragam hias dan bisa di jual dan uang hasil jualan karya seni tersebut bisa bermanfaat. Lingkungan pun jadi lebih bersih dan sehat.
Bahan yang digunakan yaitu, kertas/koran, lem fox, gunting, piring, dan tusuk sate
Ada pun langkah langkah pembuatannya yaitu, gunting koran berbentuk melingkar lalu tempelkan koran yang sudah di olesi lem ke tusuk sate dan ulangi langkah – langkah ini ; kemudian, cetak koran dengan piring berbentuk bulat; bentuk koran yang sudah di gunting melingkar berbentuk bunga untuk di pasang di tengah; lalu, koran yang sudah di bentuk bunga di tempel ke tusuk sate yang sudah di lapisi koran menggunakan lem fox; setelah itu, gabungkan koran bentuk bunga yang sudah di beri tusuk sate ke koran berbentuk lingkaran yang sudah di tempel koran berbentuk bunga (tanpa tusuk sate). Karya seni bunga dari koran pun sudah jadi.
PRAKTEK – Siswa SMPN 1 Margasari sedang membuat bunga dari koran, Kamis (27/1). (Foto: rizkyna alinka putri )
“Saya bangga kalian bisa melakukan satu praktek yang mudah-mudahan ini bisa bermanfaat untuk khalayak.” Ungkap kepala SMP Negeri 1 Margasari.
Sekarang, masyarakat atau sekolah lainnya juga bisa mengikuti cara dan kreativitas anak anak SMP N 1 Margasari dengan mendaur ulang sampah kertas untuk di jadikan sebuah karya ragam hias. (*)
Reporter: Intan Fajar Gemilang, Sigit Ilmiawan, Ardina Rizkia Ramadhani, Rizkyna Alinka Putri, Vellyta Iken, Wibyan Ikram Wibisono, Ridho Fauzan Prasetio, Julius Dwikurniyanto , Nilna Fauziyah , Sumiyati, Afwan Ari Respati
Banjir – warga desa dukuhtengah bergotong royong membersihkan lumpur di jalan utama pascabanjir surut, Rabu (2/2). (Foto : dok. warga dukuhtengah).
MARGASARI – Selasa, (1/2/2022) warga masyarakat Desa Dukuhtengah, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal dilanda bencana banjir. Puluhan rumah warga di Desa Dukuhtengah terendam banjir hingga setinggi satu setengah meter.
“Banjir mulai masuk ke rumah-rumah warga pada pukul 18.00 WIB,” Ungkap salah satu Relawan yang ikut membantu proses evakuasi korban banjir, Sidiq.
Sidiq mengatakan bahwa, saat terjadi banjir, warga segera mengevakuasi barang-barang yang bisa mereka selamatkan dan menaikannya ke tempat yang lebih tinggi.
Banjir mengakibatkan rusaknya infrastruktur dan beberapa ruas jalan, serta tanaman petani yang ada di sekitar lokasi banjir.
Karena lumpur yang terbawa arus banjir, keadaan jalan sangat licin. Para pengendara motor maupun mobil tampak berhati-hati dalam melintas. Ketua RW 03 Desa Dukuhtengah, Tori, mengatakan bahwa, warga masyarakat desa Dukuhtengah diharapkan bisa bergotong royong untuk membersihkan sisa lumpur tersebut, agar tidak menimbulkan kecelakaan.
Adapun relawan yang ikut membantu membersihkan lumpur di jalan pascabanjir surut di antaranya Ukhuwah Al Fatah Rescue (UAR) Cabang Margasari, Banser, PMI, Petugas Pemadam Kebakaran (DamKar), RT, RW, dan warga masyarakat desa Dukuhtengah.
“Untuk meminimalisir terjadinya banjir, mayarakat pun dihimbau agar tidak membuang sampah di sekitar sungai karena dapat menghambat jalannya air,” ungkap Tori.
“Seharusnya di sebelah kanan kiri jalan utama itu dibuat saluran air, agar aliran air di sungai dapat mengalir lancar dan tidak tersumbat dan akan menyebabkan air masuk ke rumah warga,” tambah Tori.
“Karena di jalan utama, Desa Pakulaut sebelah Utara, dan Dukuh Krajan sudah terdampak oleh banjir, warga berencana membuat pembentengan yang tebal untuk mengurangi dampak banjir. Namun, warga Desa Dukuhtengah takut jika dibuat pembentengan justru akan merusak desa yang ada disekitarnya,” tambah Tori. (*)
Reporter: Firda Tri Rakhmawati, Azulfa Tuzzahro, Dyah Nur Maulida, Aisya Ayurizka Kurnia Putri, Ratu Fatimah,
HANDSANITIZER – Siswa Siswi SMP Negeri 1 Margasari sedang melakukan praktikum handsanitizer alami, Kamis (27/1). (foto: ratu fatimah)
Sejak pandemi virus covid 19 menyerang dunia, kita diwajibkan untuk mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 3M, seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
Selain menerapkan 3M, kita harus memperhatikan bagian tubuh yang rawan terkena virus atau bakteri, misalnya saja tangan. Oleh karena itu, handsanitizer menjadi produk kesehatan yang paling dicari oleh masyarakat. Bahkan, saat awal pandemi berlangsung, masyarakat langsung memborong handsanitizer karena dinilai cukup praktis dan dipercaya dapat menangkal penyebaran virus. Sehingga produk handsanitizer cukup sulit untuk dicari dipasaran.
Sekarang masyarakat sudah bisa membuat handsanitizer yang tentunya dengan bahan yang alami dan lebih higienis. Kamis (27/1), beberapa siswa SMP N 1 Margasari di antaranya Farah, Hasbi, Nesya, Firda, Dewi, Fatimah mempraktikkan cara pembuatan handsanitizer dari bahan alami. Cara pembuatan ini didasarkan pada hasil penelitian Universitas Airlangga yang telah terbukti uji klinisnya. Adapun bahan utama yang dibutuhkan adalah daun sirih dan jeruk nipis. Daun sirih dan jeruk nipis dipilih karena mengandung minyak atsiri dan beberapa flavonoid, sehingga mampu digunakan sebagai antiseptik alami. Penggunaan daun sirih dan jeruk nipis sebagai handsanitizer alami dan higienis terbukti efektif untuk menghambat penyebaran patogen serta membunuh patogen.
“Saya bangga kalian bisa melakukan satu praktik yang mudah-mudahan ini bisa bermanfaat untuk khalayak,” ungkap kepala SMP Negeri 1 Margasari, Winarko.
Winarko menambahkan praktik membuat handsanitizer ini dapat dilakukan dalam skala yang lebih besar. “Kalau memungkinkan, praktik membuat handsanitizer ini bisa dilanjutkan ke skala yang lebih besar. sekolah selalu mendukung apa yang dilakukan siswa sejauh itu adalah kepentingan dan kebermanfaatan umum,” ungkapnya.
“Harapan saya kalian harus lebih berinovasi lagi, masih banyak hal-hal yg belum kalian praktikan tentunya di lingkungan kita masih banyak dan tidak lupa kalian harus berkomunikasi dengan bapak ibu guru untuk praktik berikutnya,” tambah Winarko
Handsanitizer ini tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya yaitu terbuat dari bahan alami sehingga sudah terjamin manfaatnya dan tidak lengket di tangan. Adapun kekurangan dari handsanitizer ini adalah bau daun sirihnya lebih menyengat karena tidak menggunakan campuran bahan lain selain jeruk nipis. Selain itu, penggunaan bahan alami untuk antiseptik tidak memiliki waktu simpan yang panjang, sehingga lebih baik untuk membuatnya dalam jumlah sedikit dan jika habis bisa membuatnya lagi.
Bahan yang digunakan untuk membuat handsanitizer alami dan higienis ini yaitu, 50 gram daun sirih, 500 ml air bersih, dan 8 gram jeruk nipis. Sedangkan untuk alatnya yaitu, saringan, tisu, botol semprotan (spray bottle).
Adapun langkah-langkah membuatnya yaitu, cuci 50 gram daun sirih hingga bersih dengan air mengalir; kemudian, keringkan daun sirih yang sudah dicuci; potong daun sirih hingga berukuran kecil; siapkan panci berisi 500 ml air bersih, lalu panaskan hingga mendidih; rendam 50 gram daun sirih yang sudah disiapkan sebelumnya; steam dengan api kecil selama 30 menit; saring hasil steam hingga tidak ada daun yang tersisa; siapkan botol semprotan (spray bottle) yang sudah dibersihkan terlebih dahulu sambil menunggu hasil saringan yang merupakan ekstrak daun sirih ini mencapai suhu ruangan; tambahkan perasan jeruk nipis ke dalam air hasil ekstrak daun sirih, aduk hingga tercampur rata; masukkan ekstrak daun sirih bercampur perasan jeruk nipis ke dalam botol; handsanitizer pun siap digunakan.
TESTIMONI – Salah satu siswi SMP Negeri 1 Margasari mencoba handsanitizer alami, Kamis (27/1) (foto: ratu fatimah)
“Handsanitizer ini tidak lengket, tetapi bau daun sirihnya menyengat. Dan saya menyarankan ditambah bau bunga atau cokelat,” ungkap salah satu siswi SMP Negeri 1 Margasari.
Reporter: Hasbi Aulia Faras, Nesya Zahra Asidha, saskia Nisa izati, Kharisma putri, Zafira novita putri, Dewi Padmi Listiani, Wiwit ayu lestari, Namira Tsuraya Fatin, Mezzaluna Kayla Abdeellah, Aurelia stefani dea larasati, Syalsa sabiila Aulia, Ratu Fatimah, Farah Ramadhani Gunawan, Firda Tri Rakhmawati
BERPARTISIPASI – SMP Negeri 1 Margasari yang ikut berpartisipasi memeriahkan HUT ke-53 SMKN 2 Slawi, Sabtu(8/11). (foto:agusumarhakim)
Dalam Rangka memperingati HUT ke-53, SMK Negeri 2 Slawi menggelar berbagai macam lomba yang digelar di kampus 2, Pagerbarang. Salah satunya adalah lomba baca puisi, ( Sabtu, 8 Januari 2022).
SMP Negeri 1 Margasari ikut berpartisipasi dalam memeriahkan HUT ke-53 SMK Negeri 2 Slawi dengan menunjuk siswi yang mempunyai bakat dalam bidang baca puisi. Siswi tersebut bernama Vera Safitri kelas 9H. Walaupun punya bakat dalam bidang puisi, Vera Safitri tetap dibimbing oleh semua guru bahasa Indonesia SMP Negeri 1 Margasari supaya hasilnya sangat maksimal pada saat lomba.
Pelatih puisi SMP Negeri 1 Margasari, Agus Umar mengatakan bahwa dia sangat bersyukur dengan keberhasilan yang diraih peserta didiknya. “Alhamdulillah, siswi kami yang bernama Vera Safitri berhasil meraih juara 1, hal ini merupakan sebuah kesuksesan yang diraih SMP Negeri 1 Margasari dalam lomba baca puisi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Agus Umar mengatakan bahwa keberhasilan siswi SMP Negeri 1 Margasari tidak terlepas dari kegigihan siswi tersebut dalam berlatih. “Semoga dengan kemenangan ini, dapat memacu semangatnya untuk lebih giat berlatih,” ujarnya.
Kepala SMP Negeri 1 Margasari, Winarko, mengapresiasi keberhasilan yang diraih Vera Safitri. “Alhamdulillah siswi kami, SMP Negeri 1 Margasari telah berhasil meraih juara 1 lomba baca puisi tingkat kabupaten tingkat SMP/Mts se-Kabupaten Tegal 2021 yang diikuti berbagai sekolah se-Kabupaten Tegal,” ujarnya.
Winarko membahkan, keberhasilan ini hendaknya menjadi motivasi bagi siswa-siswi lain di SMP Negeri 1 Margasari untuk terus berprestasi.
“Saya ucapkan selamat atas prestasi yang diraih Vera Safitri. Saya bangga karena apa yang dilakukan ini tidak hanya untuk dirinya sendiri namun juga dapat mengharumkan nama SMP Negeri 1 Margasari,” ungkap Winarko. “Saya juga berterima kasih kepada para pembimbing yang telah bersedia meluangkan waktu dan tenaganya untuk melatih Vera Safitri hingga bisa meraih juara,” tambah Winarko.
Vera Safitri merasa bersyukur atas keberhasilannya itu. “Alhamdulillah saya bisa meraih juara 1,” ungkap Vera Safitri. “Mudah-mudahan saya bisa meraih juara dalam lomba-lomba berikutnya,” tambahnya.
Reporter : Firda Tri Rakhmawati, Farah Ramadhani Gunawan
PILKETOS – pemilihan ketos dan waketos masa jabatan 2022/2023 SMP negeri 1 Margasari, Rabu (12/1). (foto:ardina)
Margasari, Rabu 12 Januari 2022 nampak kesibukan luar biasa di halaman SMPN 1 Margasari. Pagi itu SMPN 1 Margasari melaksanakan kegiatan pemilihan ketua OSIS untuk masa bakti 2022/ 2023 yang tak lupa menerapkan protokol kesehatan. Acara pilketos ini merupakan ajang pengenalan dan pembelajaran demokrasi. Setting tempat pemilihan dibuat seperti layaknya pemilihan umum. Acara pilketos dimulai tepat pukul 07.30. Dibuka kepala SMPN 1 Margasari Pd, Winarko, S. Pd., M. . Disusul dengan orasi dari masing-masing calon ketos dan waketos.
Ada 3 pasangan calon ketua dan wakil ketua OSIS dari kelas 8, yang terdiri dari 3 putra dan 3 putri, diantaranya paslon pertama Hanan Musyaffa dan Intan Fajar, paslon kedua M. Al Havidz dan Firda Tri, serta paslon ketiga Chehan Faras dan Cahaya Berlian. Sehari sebelum pemilihan dilakukan, semua calon diberi waktu untuk menyampaikan visi dan misinya melalui video dan dishare melalui media sosial. Menurut ketua panitia, Fasikhatul Azizah, ada beberapa kegiatan yang dilakukan sebelum melaksanakan pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS, diantaranya seleksi anggota OSIS periode 2022/2023 mulai tanggal 8 sampai 9 Januari 2022, pengumuman seleksi anggota pengurus OSIS tanggal 10 Januari 2022, dan orasi para paslon ketos dan waketos tanggal 11 Januari 2022.
“Alhamdulillah hari ini spensama melaksanakan kegiatan tahunan atau agenda tahunan, yaitu pemilihan ketua OSIS dan wakil ketua OSIS untuk masa bakti 2022/2023. Dan tanggapan saya insyaallah semuanya berjalan dengan lancar sesuai dengan regulasi nya dan di harapkan anak-anak SMP negeri 1 Margasari bisa belajar demokrasi secara luber (langsung, umum, bebas, rahasia),” ungkap Fasikhatul Azizah.
VOTING – proses penghitungan suara yang disaksikan sebagian guru dan siswa, Rabu (12/1). (foto:ardina)
Setelah selesai pemilihan, dilakukan penghitungan suara yang disaksikan oleh sebagian guru dan siswa sebagai saksi. Dan diakhiri dengan pasangan pertama yang akhirnya terpilih menjadi ketua dan wakil ketua OSIS dengan perolehan 420 suara.
Reporter: Farah Ramadhani, Hasbi Aulia, Firda Tri, Dyah Nur Maulida
MAULID NABI – Siswa SMPN 1 Margasari sedang melakukan pengajian maulid nabi di masjid Al-Amiin SMP Negeri 1 Margasari, Jumat (5/11). (foto: chehan faras)
MAULID Nabi Muhammad SAW adalah peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW yang di Indonesia sendiri perayaannya jatuh setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriah. Maulid Nabi menjadi momentum bagi umat Islam untuk mensyukuri kelahiran Nabi Muhammad SAW. Kita juga dapat memetik pelajaran dengan memahami akhlak terpuji dalam kisah teladan Nabi Muhammad SAW.
Untuk memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW, SMP Negeri 1 Margasari mengadakan pengajian Maulid Nabi, Jumat (5/11/2021). Dengan mengambil tema “Maulid Nabi Momentum Refleksi dan Evaluasi dalam Rangka Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW”. Acara pengajian Maulid Nabi Muhammad ini dilaksanakan di masjid Al-Amiin SMP Negeri 1 Margasari dan dimulai pukul 08.00 WIB.
Tujuan pengajian Maulid Nabi ini yang pertama adalah untuk menumbuhkan kecintaan dan meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam diri setiap siswa di SMP Negeri 1 Margasari. Tujuan yang kedua yaitu kita dapat mencontoh akhlak nabi Muhammad SAW paling tidak dengan menerapkan empat sifat nabi Muhammad SAW, yakni Shidik, Amanah, Fathanah, dan Tabligh. Tujuan ketiga adalah supaya kita bersemangat dalam menjalankan dan menyiarkan ajaran agama Nabi Muhammad SAW. terutama dalam menjalankan syariat agama Islam, seperti shalat 5 waktu, puasa dan segala kebaikan yang dianjurkan dalam ajaran Islam.
Acara pengajian Maulid Nabi Muhammad 1443 Hijriah ini berjalan lancar dan tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. Seluruh peserta dan pengisi acara diwajibkan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan atau memakai hand sanitizer sebelum memasuki lokasi.
Susunan acara pengajian Maulid Nabi Muhammad ini diawali dengan pembukaan, tilawah disertai sari tilawahnya, sholawat nabi, sambutan ketua OSIS SMP Negeri 1 Margasari, dilanjutkan dengan sambutan wakil kepala sekolah, dan acara inti yaitu tausiyah yang diisi oleh ustadz Khotibul Umam.
Dalam sambutannya, wakil kepala sekolah SMP Negeri 1 Margasari yatu Masturoh menyampaikan tema yang diangkat melalui peringatan Maulid ini sejalan dengan harapan Bapak Ibu Guru SMP Negeri 1 Margasari terhadap akhlak baik yang dimiliki siswa-siswi SMP Negeri 1 Margasari. “Bapak Ibu Guru SMP Negeri 1 Margasari berharap, anak-anak hasil didikan dari SMP Negeri 1 Margasari bisa memiliki akhlak yang lebih baik,” ujarnya.
Dalam tausiyahnya Ustadz Khotibul Umam mengatakan bagaimana cara meneladani budi pekerti Nabi Muhammad, dengan membaca biografi Nabi Muhammad SAW, membaca perjalanan hidup Nabi Muhammad, dan mengikuti akhlak Nabi Muhammad SAW.
Salah satu hikmah yang dapat diambil setelah memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. adalah melanjutkan perjuangan dan misi Nabi Muhammad SAW dengan mengamalkan Alquran dan sunah. Mengamalkan Alquran dan sunah dapat menjadi panduan dan juga menyempurnakan keislaman.
Jadikan peringatan maulid nabi ini sebagai momentum untuk memperbaiki akhlak dengan meniru perilaku Nabi Muhammad dan juga menambah keimanan kepada Allah SWT.(*)
PRAMUKA – Siswa siswi SMP Negeri 1 Margasari sedang mengikuti seleksi regu inti Pramuka, Sabtu (16/10). (Foto : arrayan)
Margasari, Sabtu (16/10/2021), Ekskul Pramuka SMPN 1 Margasari melaksanakan kegiatan seleksi regu inti. Hal ini dilakukan untuk mengawali kebangkitkan kegiatan Pramuka di SMP Negeri 1 Margasari, setelah lebih dari satu tahun mati suri. Kegiatan seleksi ini, dilaksanakan selama tiga minggu setiap hari Sabtu setelah pembelajaran tatap muka. Alumni regu inti yang terlibat dalam kegiatan seleksi regu inti Pramuka SMP Negeri 1 ada 20 orang. “Adapun materi yang diseleksikan yaitu, morse, sandi, pionering, semapore, dan sejarah kepramukaan,” ujar Alya, salah satu pembimbing seleksi regu inti Pramuka. Menurut Alya, seleksi regu inti ini dilakukan di lapangan atau di kelas tergantung dengan materi yang akan diseleksikan.
Pembina Pramuka SMP Negeri 1 Margasari yaitu, Toridah, Arief, Rina, Agus Umar, dan Irwan Bagus. “Aspek yang dibutuhkan agar terpilih menjadi regu inti Pramuka yaitu, mau belajar, tidak mudah putus asa, berani berbicara dihadapan orang lain, dan berani mencoba hal yang baru,” ungkap Alya.
“Kegiatan seleksi regu inti Pramuka pada hari ini berjalan lancar,”kata Alya. Menurut Alya, alasan alumni regu inti yang menyeleksi calon regu inti Pramuka SMP Negeri 1 Margasari karena, kelas delapan dan kelas sembilan belum mendapatkan materi kepramukaan dan belum mempunyai pengalaman belajar menjadi regu inti Pramuka. Oleh karena itu, pembina meminta bantuan alumni untuk menyeleksi dan memberi materi Pramuka.
Memulai kembali kegiatan kepramukaan disaat pandemi, bukanlah suatu hal yang mudah. Namun, dengan persiapan yang matang Pramuka SMP Negeri 1 Margasari yakin akan meraih kesuksesan di masa depan. Harapan Irwan, Ka Gudep SMP N 1 Margasari bahwa Ekskul Pramuka akan mampu mencetak calon-calon pemimpin yang inovatif dan kreatif sejalan dengan jiwa kepanduan. (*)
Siapa sih yang tidak mengenal Pak Nur Salim seluruh siswa SMP Negeri 1 Margasari, pasti sudah tidak asing lagi bukan?
Iya betul sekali Bapak H. Nur Salim S.Pd., M.Pd adalah kepala SMP Negeri 1 Margasari yang beralamatkan di Jalan Lapangan Timur Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal. Pria kelahiran 18 Maret 1968 di Tegal ini adalah anak ke 6 dari 9 bersaudara. Beliau tinggal bersama istri juga anak-anaknya, di Balapulang Wetan, Jalan Mangga Rt 01 Rw 02.
Istri Pak Nur Salim adalah seorang wanita lembut bernama Ibu Endang Sadiningsih S.Pd. Beliau adalah seorang guru seni tari yang mengajar di SMP Negeri 1 Balapulang. Mereka mempunyai 3 orang anak. Anak pertama Pak Nur Salim mengikuti jejak orang tuanya yaitu menjadi seorang guru. Anak kedua masih menggeluti meja kuliahnya di Jurusan Desain Grafis, Institut Teknologi Bandung (ITB) dan sekarang sedang menapaki semester 2 kuliahnya. Anak bungsu Pak Nur Salim saat ini masih duduk di bangku SMP kelas VIII tepatnya di SMP Negeri 1 Balapulang.
Perjalanan karir Pak Nursalim sangat menarik. Pak Nur Salim memulai karirnya saat beliau menjadi seorang guru di SMP Negeri 1 Balapulang, pada tahun 1991. Banyak prestasi yang diraih beliau selama menjadi guru sehingga tak heran terhitung mulai tahun 2014 beliau diangkat menjadi kepala sekolah di SMP Negeri 2 Margasari. Tiga tahun beliau menjadi nahkoda di SMPN 2 Margasari, hingga pada tahun 2017 Pak Nur Salim mutasi atau pindah tugas menjadi Kepala SMP Negeri 1 Margasari sampai sekarang. Sesuai disiplin ilmu beliau yakni pendidikan olahraga, Pak Nur Salim memimpin SMP Negeri 1 Margasari dengan mengedepankan sportivitas dan kerbersamaan dalam sebuah teamwork.
Harapan Pak Nur Salim adalah memajukan SMP Negeri 1 Margasari, baik dibidang akademik maupun non akademik, membangun sarana prasana baik tempat beribadah dan sebagainnya. Kita dapat melihat contohnya seperti pembangunan Masjid, pelaksanaan UNBK, pembentukan paguyuban alumni SPENSAMA dan pelaksanaan HUT SPENSAMA yang ke 45 tahun 2019.
Pak Nur Salim sangat mendukung adanya estrakulikuler jurnalistik SMP Negeri 1 Margasari, beliau berharap eskul jurnalistik ini dapat lebih berkembang, dan beliau juga berharap dengan adanya tim jurnalistik, siswa dapat meliput segala peristiwa yang terjadi di SMP Negeri 1 Margasari, dan lebih baik lagi jika dapat diekpresikan melalui media sosial, koran, majalah, serta media lainnya. Beliau sangat mendukung adanya estrakulikuler jurnalistik di SMP Negeri 1 Margasari. Harapan terbesar Beliau terhadap ekskul jurnalistik adalah agar menjadi pelopor gerakan literasi di Spensama, selaras dengan gerakan pemerintah yang sedang menggalakkan Gerakan Literasi Nasional.
Gimana guys liputan singkat mengenai Pak Nur Salim? Sudah kenalkah kalian? jika belum, segeralah berkenalan karena tak kenal maka tak sayang dan semoga perjalanan hidup Pak Nur Salim dapat menginspirasi teman-teman meraih kesuksesan hidup. See you… Disusun oleh Aiska Muti Salsabila 9G dan Ayu Syfa Khoirun Nisa 9C
Apa kabar? Semoga baik baik aja ya… Kami selaku tim penyusun dari blog ANGKASA mengucapkan syukur Allhamdulillah kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan nikmat-Nya, kami dapat menyelesaikan penyusunan Blog ANGKASA dengan lancar tanpa adanya hambatan apapun. Kali ini kami meluncurkan Blog bernuansa hijau dan semoga dapat memberikan kesan ketenangan bagi pembaca Blog ANGKASA ini bukan hanya tempat penghibur saja melainkan tempat siswa berekspresi, sarana berkomunikasi, media informasi dan tempat pengembangan bakat siswa. Kami berharap, dengan adanya Blog ANGKASA ini dapat menambah wawasan serta pengetahuan seputar SMP Negeri 1 Margasari. Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang membantu dalam peluncuran blog ANGKASA ini. Harapan kami blog ANGKASA ini terbit bukan untuk tenggelam kembali namun terbit untuk memancarkan sinar yang dapat menginspirasi seluruh siswa untuk menuangkan kreativitas dan menumbuhkan jiwa-jiwa inovatif pada diri generasi penerus bangsa. Kami harapkan kritik serta saran dari pembaca demi penyempurnaan blog kami ke generasi berikutnya
SLAWI-Warga SMP Negeri 1 Margasari menggelar gebyar seni yang berlangsung meriah. Persiapan gebyar seni merupakan program OSIS yang diagendakan tiap tahun. Gebyar seni diikuti seluruh siswa kelas IX, wali murid kelas IX, dewan guru beserta staf administrasi, dan para komite SMP Negeri 1 Margasari.
Kepala SMPN 1 Margasari Drs Winarko MPd menyatakan, gebyar seni itu agenda atau kegiatan tahunan yang sudah diprogramkan. “Secara teknis pelaksanaannya itu persiapan para siswa lulus sekolah kurang lebih satu bulan. Mereka itu melakukan seleksi dan latihan. Gebyar seni juga merupakan aktualisasi aksi yata siswa SMP Negeri 1 Mar- asari,” katanya Sabtu (17/6).
Dia menerangkan, untuk para siswa kelas IX ini cukup bagus. “Indikatornya adalah siswa mematuhi apa yang di informasikan bapak/ibu wali kelasnya, sehingga luar biasa apa yang mereka lakukan euphoria kegembiraan kelulus- an tidak dilakukan ke hal-hal negatif,” ungkapnya.
Dia menegaskan, SMP Negeri 1 Margasari itu merupakan wadah untuk mengembangkan potensi siswa-siswanya dalam berprestasi. “Harapannya siswa yang sudah dituntun, dibimbing, dan dididik di SMP Negeri 1 Margasari itu bisa menghasilkan prestasi yang tiada henti, terus ber- kesinambungan, baik yang akademik maupun nonakademik,” ungkapnya.
Salah satu siswa kelas IX, Hanan Musyaffa mengatakan, sangat senang karena selama tiga tahun sudah menimba ilmu di SMP Negeri 1 Margasari. Karena itu, saatnya untuk meninggal- kan dan meneruskan pendidikan dijenjang berikutnya. Hanan Musyaffa juga sangat bangga sekaligus sedih karena harus berpisah dengan teman-teman yang sudah bersama selama tiga tahun. (her/fat)
SMP Negeri 1 Margasari – Paguyuban Alumni Spensama (Paspensama) menyerahkan gapura yang telah dibangun beberapa bulan yang lalu kepada SMP Negeri 1 Margasari (10/6). Acara penyerahan gapura disaksikan oleh beberapa perwakilan dari paguyuban alumni spensama (Paspensama) dan para bapak/ibu guru beserta karyawan staf tata usaha SMP Negeri 1 Margasari. Serah terima gapura ditanda tangani perwakilan dari paguyuban alumni Spensama (Paspensama) beserta Drs.Winarko, M.Pd., Kepala SMP Negeri 1 Margasari dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama di depan gapura yang terletak di samping masjid SMP Negeri 1 Margasari. “Kami keluarga besar SMP Negeri 1 Margasari sangat berterima kasih atas peran serta alumni dalam memajukan SMP Negeri 1 Margasari dalam bentuk bangunan gapura, semoga yang telah Bapak/Ibu sumbangkan dapat menjadi motivasi kami untuk mengukir prestasi tanpa henti di SMP Negeri 1 Margasari,” ungkap Drs.Winarko, M.Pd., Kepala SMP Negeri 1 Margasari. “Semoga kepedulian para alumni tetap terjalin dengan baik,” tambahnya.
SMP Negeri 1 Margasari – Tim ekskul jurnalistik kembali menyemarakkan acara gebyar seni dengan menampilkan drama musikal (13/6). Acara ini berlangsung sangat meriah. Sebelum tampil, tim ekskul jurnalistik dilatih terlebih dahulu oleh para guru pendamping yaitu Laely Mardiana, S.Pd. dan Cucu Windyaningarum, S.Pd. Tidak hanya dilatih, tim ekskul jurnalistik juga diberi arahan untuk membuat berbagai properti yang diperlukan. “Penampilan tim ekskul jurnalistik sangat luar biasa. Para penonton semuanya terhibur. Semuanya dapat bekerja sama dengan baik saat pentas di atas panggung,” ungkap Drs.Winarko, M.Pd., Kepala SMP Negeri 1 Margasari. “Semoga dapat menginspirasi teman-teman yang lainnya agar berpartisipasi juga dengan menampilkan berbagai seni yang kreatif,” tambahnya. Laely Mardiana selaku pembina ekskul jurnalistik mengatakan bahwa semua pemeran tampil dengan sangat maksimal, menjiwai karakter masing-masing, luar biasa, keren, dan membuat para penonton terhibur. “Untuk tahun ini drama musikal agak berbeda dengan tahun yang lalu. Kalau tahun yang lalu tidak ada tulisan ucapan selamat dan sukses untuk siswa-siswi kelas IX, sedangkan tahun ini ada yaitu pas akhir drama musikal,” tambahnya.
NOBAR – Suasana nobar (nonton bareng) film G30SPKI di SMPN 1 Margasari
G30S PKI adalah sebuah gerakan yang memiliki tujuan menjadikan negara Indonesia sebagai Negara Komunis yang berkiblat ke Negara Uni Soviet serta mengganti Pancasila dengan paham komunis.
Sekitar 288 siswa dari SMP Negeri 1 Margasari menggelar nonton bareng film Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia atau dikenal dengan G30S PKI. Kegiatan ini bertujuan untuk memberi pemahaman bahwa pada masa silam kesaktian ideologi bangsa Indonesia yaitu Pancasila sedang diuji oleh pemberontakan G30S PKI.
Nonton bareng (Nobar) film sejarah garapan 1948 selama empat jam ini digelar melalui proyektor Liquid Crystal Display (LCD) yang ada di masing-masing kelas. Nobar hanya dilakukan oleh kelas 9, karena keterbatasan ruang kelas. Sementara untuk kelas 7 dan 8 belajar di rumah.
Winarko, kepala SMP Negeri 1 Margasari mengatakan, nobar di sini baru kali pertama dilakukan. “Harapannya setelah adanya kegiatan nobar ini, paling tidak para siswa memiliki nasionalisme untuk mempertahankan ideologi Pancasila yg ada di Indonesia, “ tambahnya.
“Kemungkinan setiap tanggal 30 September akan diadakan kegiatan nobar film G30S PKI Untuk mengenang dan untuk menebalkan rasa nasionalisme generasi muda, “ pungkasnya.
“Acara nonton bareng film G30S PKI sangat bagus karena para siswa bisa mengerti tentang peristiwa G30S PKI dan dapat menumbuhkan semangat nasionalisme yang sangat tinggi. Kemudian jangan sekali-kali melupakan sejarah (jasmerah), “ ungkap Laely Mardiana, guru bahasa Indonesia.
Firda salah satu siswi kelas 9 yang mengikuti kegiatan nonton bareng film G30S PKI mengatakan, film ini Sangat menginspirasi. Dengan film ini para siswa bisa mengerti tentang pengorbanan para pahlawan Revolusi akibat kekejaman yang dilakukan oleh PKI demi ingin mengganti Pancasila dengan paham Komunis.
“Dengan film ini, kita dapat belajar untuk tetap waspada terhadap segala upaya yang ingin memecah belah bangsa, “ pungkasnya. Dengan adanya film ini diharapkan semua siswa memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi.
Sampul/ilustrasi: Berwarna biru dengan latar belakang langit berawan putih dan pemandangan gunung serta pepohonan juga dengan sebuah apel dan Tenda berwarna Merah. Selain itu, ada gambar lain yaitu beberapa layang-layang yang berterbangan.
A. pendahuluan Novel “ayahku [Bukan] pembohong yang di karang oleh Tere liye memiliki makna yang sangat mendalam. Novel ini memiliki makna tentang Persahabatan,Kejujuran,Kepercayaan,Keluarga dan sedikit Percintaan.
B. sinopsis
Tokoh utama dalam cerita ini bernama Dam, seorang anak tunggal dari ayah dan ibu yang hidup berkecukupan. Tidak miskin tidak juga kaya. Ia tumbuh dengan rambut keriting eksotik. Membuatnya diberi nama panggilan baru di sekolah, “ si keriting ”. Selain itu ia juga dipanggil “pengecut”. Adalah Jarjit, anak orang paling kaya seantero kota yang punya gara-gara.
Suatu ketika ketika Jarjit berkelahi dengan anak-anak kampung dekat sekolah mereka. Ia babak belur. Memar di sekujur tubuh. Tapi ia tidak kapok sama sekali. Malah berniat menuntut balas pada anak-anak dimulaidal itu. Ia pun mengajak seluruh teman lelakinya untuk bergabung memberi anak-anak kampung kumal itu pelajaran dan agar mereka tahu mereka tengah berhadapan dengan siapa. Ya, Jarjit memang agak sombong, maklumlah masih anak-anak. Semua teman-temannya termasuk kecuali Dam. Ia keukeuh tidak mau bertengkar hanya untuk membalaskan dendam seorang anak bernama Jarjit yang kenakalannya sudah terkenal dari kecil.
Apakah Dam seorang anak yang penakut ? tidak ! sama sekali tidak. Hanya saja ia selalu ingat kisah demi kisah yang sering diberitahukan kepada ayahnya, tentang lembah bukhara, pengendali suku angin, juga cerita sejarah hidup idolanya, Sang Kapten. Ia ingin meniru teladan-teladan yang baik dari mereka. Sejak itulah saya dipanggil pengecut. Pengecut yang tidak mau berkelahi.
Dam selalu senang dan antusias mendengar cerita dari Ayahnya. Begitupun ayah, tak pernah bosan bercerita. Ya namanya juga anak-anak. Selalu tertarik dengan cerita. Yang penting seru, mereka tidak berfikir apakah cerita itu nyata atau karangan si pencerita saja. Lambat laun Dam akan tahu ayahnya membual dengan cerita-cerita itu atau tidak. Dari cerita ayah lah ia tahu bahwa Sang Kapten, pesepak bola idolanya itu ternyata dulu hanya memperkenalkan sup jamur. Ia hidup miskin dan tak memiliki siapa-siapa yang menyemangati. Suatu saat ketika kapten kecil mengantar pesanan sup untuk ayah Dam. ( menurut cerita dari ayah , kala itu ayah sedang kuliah di luar negeri ).
Sejak itulah mereka mulai bersahabat. Ayah mengatakan bahwa Sang Kapten adalah sosok yang tak pernah menyerah dengan segala keterbatasan yang dimilikinya. Itu salah satu yang menginspirasi Dam untuk terus berprestasi. Tidak peduli, kebohongan atau tidak. Dam tidak kepikiran ke sana. Selain cerita tentang Sang Kapten, ayah Dam juga bercerita tentang suku pengendali angin yang pernah ia temui. Bahkan sang ayah mengatakan ia pernah terbang dengan layang-layang raksasa bersama kepala suku, Dam percaya. Takjub dengan cerita ayahnya. Juga tentang apel emas dan lembah bukhara. Sejak kecil Dam puas dengan cerita demi cerita dari sang ayah.
Beranjak dewasa ia dikirim ke Akademi Gajah. Sekolah lanjutan yang 8 jam naik kereta dari kampung halaman. Di sana lah Dam tumbuh dewasa dan mulai menemukan bakat serta jati dirinya. Ia mengagumi arsitektur bangunan Akademi Gajah. Saat waktu senggang ia akan menghabiskan berjam-jam hanya untuk menggambar sketsa tempat menarik di Akademi Gajah.
Suatu saat ketika mendapat hukuman bersama Retro sahabatnya, membersihkan perpustakaan selama sebulan penuh. Sebenarnya itu bukan hukuman bagi Dam tapi keinginan yang tercapai. Ia ingin menggambar sketsa ruang perpustakaan. Dengan berjam-jam di perpustakaan otomatis memiliki waktu lebih banyak untuk menyelesaikan sketsanya. Retro yang awalnya menggerutu mendapat hukuman seperti itupun lambat laun menikmati juga. Ia menemukan satu sudut tumpukan buku-buku cerita yang berdebu tebal. Jika sudah membaca ia akan lupa waktu.
Beberapa hari sebelum hukuman mereka genap sebulan Dam menggangu Retro yang tengah khusuk membaca. Iseng, Dam pun membaca beberapa cerita yang Retro baca. matanya terbelalak. Mulutnya menganga. Cerita yang ia baca mirip sekali dengan apa yang ayahnya dulu sering ceritakan. Sejak saat itu ia mulai meragukan kebenaran cerita tersebut. Menurut Retro sangat tidak mungkin ayah dam berpetualang ke lembah bukhara mendekati menemui suku pengendali angin. Bersahabat dengan Sang Kapten, bintang sepak bola dunia itu baru ? tidak mungkin.
Dam sempat menanyakan kebenaran cerita tersebut. Bukan jawaban yang ia dapatkan melainkan kemarahan dari sang ayah. Ia merasa bersalah. Mulai saat itu ia tidak ingin membayangkan apakah cerita itu bohong atau tidak. Mungkin begitulah cara ayah mendidiknya menjadi anak yang baik. Dengan cerita-cerita yang kemungkinan besar bohong . Di tahun akhir, 3 minggu sebelum kelulusan Akademi Gajah Dam mendapat telegram. Ia harus pulang. Ibunya yang sejak dulu rapuh jatuh sakit kini dirawat di rumah sakit. Di saat itulah ia tahu ayahnya adalah pembohong. Bukan pembohong karena cerita-cerita tak masuk akal itu berbohong tentang kondisi fisik ibunya.
Saat ibunya jatuh sakit ayah selalu bilang ibu hanya kecapekan. Padahal dokter yang merawat ibu dengan jelas mengatakan beliau mengenal kangker sejak 20 tahun lalu. Kenapa aku tak pernah dikabari ? ia juga berhak tahu kondisi ibu. Pertengkaran hebat terjadi di depan ruang operasi malam itu. Ayah berkata mereka menyembunyikannya karena tidak ingin menganggu konsentrasi dan kebahagiaan Dam. Dam tak terima, ia terlanjur benci pada ayah. Tanpa rasa bersalah ia mengatakan ayahnya adalah pembohong. Termasuk cerita-cerita masa kecilnya.
Ibunya tak bisa terselamatkan. ribuan orang datang melayat. Tak pernah ia melihat pemakaman seramai ini. Hingga pejabat dan orang penting pun datang. Saat pemakaman mulai beranjak sepi menyisakan ayah dan Dam. Sang ayah bahu Dam, besarkan hati, semoga Dam bahwa takdir terbaik. Hati Dam memaki benci. Andai harta benda yang mengobati ibu dari dulu, ini semua pasti tak terjadi.
Saat itu ayah tahu bahwa Dam sudah benci pada cerita-ceritanya. Namun ia ingin menceritakan satu kisah yang ia janjikan sebagai kisah terakhir. Tak kan ada lagi cerita-cerita lain. Namun malahan meninggalkan sang ayah.
Dam meninggalkan rumah. Ia merantau berkuliah di jurusan arsitektur. Jurusan yang dirancang untuk arsitektur kesohor seluruh negeri. Sangat jarang ia mengunjungi sang ayah yang hidup sendiri pasca ditinggal ibu. Hingga akhirnya ia bertemu dengan Taani, sahabat masa kecil yang kemudian menjadi istrinya. Mereka menikah dan dikarunia dua anak Zas dan Qon, putra putri yang teramat menggemaskan. Taani meminta Dam menyetujui ayah tinggal bersama mereka. Agar ayah tak kesepian. Agar ia dekat dengan cucunya. Dam dengan ragu mengizinkan.
Zas dan Qon sangat senang dengan kehadiran sang kakek. Mereka suka dengan cerita-cerita kakek. Masih cerita yang sama dengan yang dulu Dam dengar. Setiap kali ayah bercerita tentang anak-anak, Dam selalu menggeram tak suka. Taani yang selalu memberitahu Dam mengatakan bahwa hal itu hal yang tidak salah . Ia adalah menantu yang baik. Taani malah lebih dekat dengan ayahnya Dam sendiri.
Sampai akhirnya Zas dan Qon ketahuan membolos. Dam marah. Apalagi setelah mengetahui penyebab mereka bolos. Mereka menelusuri perpustakaan kota 8 tingkat hanya untuk mencari tahu apakah cerita mereka nyata atau tidak. Bertambah kebenciannya terhadap ayahnya. Bukan pada ayah sebenarnya tapi pada masalah yang ayah lakukan. Ia tak ingin Zas dan Qon tumbuh besar dengan cerita-cerita bohong.
Pertengkaran hebat terjadi. Dam membentak dan mengatakan ayahnya pembohong. Hancur hati sang ayah. Tanpa ragu Dam mengusir ayahnya . Taani dan cucu-cucunya setiap saat bisa mengunjungi jika mereka mau. Tapi tidak di rumah ini,di rumah ini dia yang memiliki hak dan ayahnya wajib mengikuti aturan Dam.
Taani berlinang air mata mengingatkan Dam bahwa yang ia usir itu adalah ayahnya sendiri, yang besarkan, yang merawatnya sejak kecil. Namun Dam sudah lupa diri. Ayah melangkah pergi ditemani derasnya hujan dan dinginnya malam meninggalkan rumah anak semata wayangnya. Taani, Zas, dan Qon ikut menangis layaknya langit malam. Bahkan Zas dan Qon memeluk kakeknya tak ingin ditinggal. Dam tak peduli, Ia ingin ayah segera pergi.
Esoknya sang ayah ditemukan terbujur kaki di samping pusara ibunya. Oleh penjaga makam ayah segera dilarikan ke rumah sakit. Kondisi beliau labil. Saat itulah Dam merasakan kesedihan. Muncul rasa bersalah telah mengusir sang ayah. Andai tak mengusirnya hal ini tak mungkin terjadi.
Sang ayah siuman dan ingin bertemu dengan Dam. Dengan berlinang air mata ayah meminta maaf pada Dam. Suaranya parau. Membuat sesak hati. Harusnya ia yang minta maaf, bukan ayah. Saat tubuh sang ayah terkulai lemah di ranjang rumah sakit, sang ayah meminta Dam mendengar satu cerita, ia tahu Dam sudah membenci cerita-ceritanya sejak meninggal berpuluh tahun lalu. Namun ia janji ini akan menjadi cerita terakhir. Kisah yang dulu ingin ia ceritakan di pusara sang ibu. Saat bendungan berjalan sesuainya. Kisah tentang Danau Para Sufi. Ayah mulai bercerita dengan suara paraunya.
Takdir tak bisa ditolak. Ayahnya telah kembali kepada Tuhan tepat kala cerita itu sempurna disampaikan. ribuan orang melayat. Lebih ramai dari pemakaman ibunya. Padahal sang ayah hanyalah PNS bergaji rendah biasa. Di kelopak langit entah darimana asalnya puluhan layang-layang seolah ikut menghadiri pemakaman. Di tengah acara tiba-tiba terjadi. Ada satu rombongan yang datang. Menarik perhatian seluruh pelayat. Orang-orang memberi jalan. Mereka tampak antusias. lalu gemuruh tepuk tangan penuh apresiasi di udara. Dan ternyata, rombongan tersebut adalah rombongan Sang Kapten. Dam kaget tak terkira. Bagaimana bisa? bagaimana bisa Sang Kapten datang ke pemakaman ayahnya ? disaat itulah.
“Ayah kau adalah sahabatku, Dam. Kalau bukan karena dia yang datang dan memarahi petinggi klub dulu untuk menerimaku sebagai pemain meski aku pendek, mungkin aku akan tetap menjadi pengantar sup jamur ” Dam termangu. Membisu. Rasa bersalah membuncah. Ia keliru. Ia salah. “Ayahku ( bukan ) pembohong ” lirih Dam.
C. kelebihan
1.Alur cerita yang maju mundur membuat pembaca akan dibawa berfikir membayangkan sebelumnya 2.Cerita yang tidak membosankan dan selalu seru untuk dilanjutkan 3.Setiap bab mengandung amanat dan pesan moral yang menyentuh dan membuat semangat Membuat emosional bermain, anda bisa menangis saat membacanya.
Banyak kalimat-kalimat motivasi dan kalimat yang masuk akal di setiap paragraf. Kalimat-kalimat tersebut tersebut dapat meningkatkan rasa sayang terhadap keluarga, terutama ayah.
Karnaval dalam rangka memperingati Hari Ulang tahun (HUT) Republik Indonesia kembali digelar. Karnaval yang ke-77 ini merupakan karnaval yang dilaksanakan kali pertama setelah dua tahun pandemi covid-19.
“Adapun untuk karnaval ini terdiri atas beberapa kategori, di antaranya TK, PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, dan Desa,” ucap Ketua OSIS SMP Negeri 1 Margasari, Hanan Musyaffa.
Kegiatan karnaval ini digelar selang satu hari setelah upacara tujuh belas Agustus. Tepatnya pada tanggal 18 Agustus 2022. Karnaval ini terbagi menjadi dua sesi. Yaitu sesi pertama pukul 08.00 terdiri dari tiga kontingen , kontingen pertama untuk TK, PAUD, dan SD. Sesi kedua untuk SMP, MTS, SMK, SMA yang dimulai sekitar pukul 13.00 dan dilepas secara langsung oleh bapak camat kecamatan Margasari. Serta kontingen terakhir berasal dari semua warga desa yang ada di kecamatan Margasari.
Dalam kegiatan karnaval ini mengusung tema kreativitas dan keberagaman. Ribuan anak–anak hingga pelajar begitu atraktif menampilkan berbagai potensi pembangunan dan seni budaya daerah dari seluruh wilayah Indonesia termasuk SMP Negeri 1 Margasari. Ada peserta yang menampilkan pakaian adat Batak, Bali, Papua, Jawa, dan lainnya. Termasuk kemeriahan marching band, hingga empat kostum karnival yang diperagakan bak model profesional. Cukup panjang jalan yang dilalui, start dari Lapangan Barat sampai finish di SMK Bakti Praja.
“Untuk siswa yang mengikuti kegiatan ini ada 100 orang, untuk masing-masing sekolah,” kata Laely Mardiana salah satu guru yang mendampingi kegiatan karnaval.
Tampak masyarakat di Kecamatan Margasari begitu antusias menyaksikan kegiatan karnaval di sepanjang rute. Dimungkinkan mereka melepas rindu setelah dua tahun tidak ada tontonan kegiatan karnaval.
Karnaval – Kontingen karnaval dari SMP Negeri 1 Margasari (18/08) (foto: Firda Tri Rakhmawati)
“Alhamdulillah saya sangat senang setelah dua tahun ini ada karnaval lagi,” kata Eva, salah satu peserta karnaval.
“Keren, kreatif ya…. !! Menjadikan anak-anak semakin kreatif dan menanamkan rasa cinta tanah air yang tinggi. Tidak lupa dengan adatnya sendiri,” ungkap Kepala SMP Negeri 1 Margasari, Winarko
Dari semua peserta karnaval banyak sekali keunikan tersendiri dari masing-masing kontingen yang ada. Semua warga menunjukkan kreativitasnya demi memeriahkan kegiatan karnaval ini.
Semarak karnaval ini bertujuan agar warga menyadari pentingnya refleksi kemerdekaan bangsa Indonesia. Selain untuk memeriahkan dan mengisi kemerdekaan, juga bertujuan sebagai alat pemersatu masyarakat dan menjadikan perayaan kemerdekaan ini sebagai momentum kebangkitan Indonesia dari pandemi COVID-19 seperti makna slogan HUT RI ke-77 yaitu “PULIH LEBIH CEPAT, BANGKIT LEBIH KUAT”
Reporter: Eva Morela Shefila, Firmansyah Famungkas, Firda Tri Rakhmawati, Vidy, Muhimatul Aliyah
Piala – Empat piala Jamran diborong SMP Negeri 1 Margasari (14/08/2022). (foto : Lina)
Margasari – Kegiatan Jambore adalah kegiatan pesta Pramuka penggalang yang dilaksanakan setiap 5 tahun sekali.
Dalam Jamran kali ini, SMP negeri 1 Margasari mengirimkan 23 pasukan penggalang, yang terdiri dari 11 penggalang putra dan 12 penggalang putri serta 4 pembina pendamping.
Kegiatan ini dilaksanakan mulai dari tanggal 12 sampai 14 Agustus 2022 yang bertempat di lapangan Desa Jatilawang. “Adapun cabang yang dilombakan adalah pionering dan K3 (kebersihan, keindahan, kerapian),” kata salah satu peserta jamran, Hanan.
Hanan mengatakan, untuk lomba yang dilaksanakan putra dan putri dipisah, salah satunya adalah lomba pionering dan K3 (kebersihan, keindahan, kerapian). Untuk kedua lomba tersebut SMP Negeri 1 Margasari berhasil meraih masing-masing regu putra maupun putri yaitu juara 1 pionering putra, juara 1 pionering putri, juara 1 K3 putra, dan juara 1 K3 putri.
“Menurut saya dalam kegiatan Jamran ini bisa melatih kedisiplinan, kebersamaan, dan rasa tanggung jawab dari setiap siswa-siswi yang ditunjuk untuk mewakili,” tambah Hanan.
“Alhamdulillah, dalam jamran kali ini, banyak suka dan dukanya. Kalau sukanya ya kita dipercaya buat mengikuti jamran karena kan tidak semua siswa bisa ikut, terus kita dapat banyak pengalaman, bisa kumpul dalam satu tempat sama anak-anak pramuka sekolah lain, dan pastinya kita dapat banyak ilmu baru,” kata Cahaya, salah satu peserta Jamran.
“Untuk dukanya, pas lagi hujan terus tendanya pada bocor sampai ada beberapa tas yang basah dan yang pasti lelah, tapi lelah itu terbalas dengan kita membawa pulang 4 piala,” tambah Cahaya. (*)
Muhimmatul Aliyah dari kelas 9A, siswi SMP Negeri 1 Margasari berhasil memperoleh 2 medali perak dan 4 Medali perunggu di olimpiade tingkat nasional secara online
photo was taken by : Arif sofira tinur
(30/07/2022). Prestasi dan semangat Muhimmatul Aliyah yang sering dipanggil Aliyah itu memang patut diacungi jempol. Aliyah termotivasi mengikuti olimpiade tingkat nasional karena ingin memasuki SMA yang diimpikan. “Prestasi Aliyah memperoleh 4 medali perak dan 2 medali perunggu sangat luar biasa,” ucap Novi, pembina OSIS SMP Negeri 1 Margasari. Muhimmatul Aliyah b erkata bahwa harapan dia semoga siswi SMP Negeri 1 Margasari bisa lebih memanfaatkan media sosial dengan baik. “Setelah mengikuti berbagai olimpiade ini, saya jadi lebih paham tentang soal-soal yang belum pernah dijelaskan di sekolah dan saya jadi bisa mengukur seberapa kemampuan saya di bidang ini dan juga menambah pengalaman, ” tambah Alya. Perjuangan yang begitu gigih dari Alya ini patut ditiru oleh semua siswa SMP Negeri 1 Margasari.