
Margasari – sekarang banyak barang bekas yang menumpuk dimana-mana yang dapat mencemari lingkungan termasuk di dalamnya adalah kertas, karena kebanyakan masyarakat sekarang selalu menggunakan kertas untuk melakukan hal-hal yang berbau kertas dan tanpa di sadari sampah kertas sudah mencemari lingkungan, oleh sebab itu kita dapat mendaur ulang kertas atau pun membatasi penggunaan kertas.
Kamis (27/1) beberapa anak SMP Negeri 1 Margasari membuat ragam hias dengan memanfaatkan limbah kertas dan mendaur ulang nya menjadi sebuah karya, karya ini lah yang bermanfaat dan berguna, manfaatnya antara lain, mengurangi penumpukan sampah kertas dan bisa bermanfaat bagi anak-anak SMP Negeri 1 Margasari maupun sekolah nya, karya seni ini bisa di buat beraneka ragam hias dan bisa di jual dan uang hasil jualan karya seni tersebut bisa bermanfaat. Lingkungan pun jadi lebih bersih dan sehat.
Bahan yang digunakan yaitu, kertas/koran, lem fox, gunting, piring, dan tusuk sate
Ada pun langkah langkah pembuatannya yaitu, gunting koran berbentuk melingkar lalu tempelkan koran yang sudah di olesi lem ke tusuk sate dan ulangi langkah – langkah ini ; kemudian, cetak koran dengan piring berbentuk bulat; bentuk koran yang sudah di gunting melingkar berbentuk bunga untuk di pasang di tengah; lalu, koran yang sudah di bentuk bunga di tempel ke tusuk sate yang sudah di lapisi koran menggunakan lem fox; setelah itu, gabungkan koran bentuk bunga yang sudah di beri tusuk sate ke koran berbentuk lingkaran yang sudah di tempel koran berbentuk bunga (tanpa tusuk sate). Karya seni bunga dari koran pun sudah jadi.

“Saya bangga kalian bisa melakukan satu praktek yang mudah-mudahan ini bisa bermanfaat untuk khalayak.” Ungkap kepala SMP Negeri 1
Margasari.
Sekarang, masyarakat atau sekolah lainnya juga bisa mengikuti cara dan kreativitas anak anak SMP N 1 Margasari dengan mendaur ulang sampah kertas untuk di jadikan sebuah karya ragam hias. (*)
Reporter: Intan Fajar Gemilang, Sigit Ilmiawan, Ardina Rizkia Ramadhani, Rizkyna Alinka Putri, Vellyta Iken, Wibyan Ikram Wibisono, Ridho Fauzan Prasetio, Julius Dwikurniyanto , Nilna Fauziyah , Sumiyati, Afwan Ari Respati
Editor: Alma Natasya Franceska
