Dalam menyambut hari raya idhul adha, umat islam di wajibkan untuk berkurban bagi mereka yang mampu. Allah SWT. Berfirman pada al-quran surat al-kautsar ayat 2 “maka shalatlah untuk RABBMU sembelihlah hewan.” (Q.S. AL-Kautsar/108:2). Sesuai dengan firman tersebut umat islam diwajibkan bagi yang mampu untuk berkurban dengan niat dan ikhlas.
Pada hari Senin, 12 Agustus 2019 (10 Dzulhijjah 1440) SMP NEGERI 01 MARGASARI mengadakan acara penyembelihan hewan qurban. Sebelum itu di adakannya MPK (musyawarah perwakilan kelas). MPK bertujuan untuk memberitahukan informasi penting tentang acara yang akan diselenggarakan oleh sekolah. MPK beranggotakan pengurus kelas (ketua kelas, dan bendahara tapi bisa juga sekretaris), dan pengurus OSIS. Acara MPK dipimpin oleh ibu Sri Yuniasih S.Pd selaku guru agama di SMP NEGERI 01 MARGASARI. Hasil dari MPK tersebut nantinya akan di sampaikan oleh pengurus kelas di kelasnya masing-masing.
Dalam hal tersebut, ibu Sri Yuniasih S.Pd menyampaikan maksud diadakannya penyembelihan hewan qurban di sekolah. Beliau menyampaikan bahwa proses penyembelihan hewan qurban tersebut di tujukan kepada seluruh peserta didik SPENSAMA dalam rangka pembelajaran. Penyembelihan tersebut dapat berguna untuk melaksanakan dan mempraktikan bagaimana proses penyembelihan hewan qurban dari awal hingga akhir, pada saat kelak kita dewasa nanti jika kita akan berqurban.
Lalu ibu Sri Yuniasih menyampaikan laporan tentang penyembelihan hewan qurban SMP NEGERI 01 MARGASARI. Pada acara ini hewan qurban yang disembelih adalah seekor sapi. Hewan qurban berupa sapi merupakan sumbangan dari sodakoh peserta didik dan guru-guru.
Setelah ibu Yuni menyampaikan laporan penyembelihan hewan qurban beliau menyampaikan latar belakang diadakannya penyembelihan hewan pada saat Hari Raya Idhul Adha. Berlatar belakang pada saat Allah SWT. memerintahkan Nabi Ibrahim untuk menyembelih anaknya Nabi Ismail, walaupun pada saat itu Allah sedang menguji keimanan Nabi Ibrahim. Nabi Ibrahim yang sangat menuruti perintah Allah SWT. akhirnya menuruti perintah tersebut. Nabi Ismail pun juga menuruti perintah Allah SWT. tersebut, dengan ikhlas Nabi Ismail bersedia untuk disembelih oleh ayahnya. Namun pada saat akan menyembelih anaknya, Allah memerintahkan Nabi Ibrahim untuk menggantikan Nabi Ismail dengan seekor hewan qurban untuk disembelih, pada saat itu hewan qurban yang diturunkan Allah SWT. dari surga akhirnya disembelih oleh Nabi Ibrahim.
Dengan peristiwa ini, allah swt mewajibkan kepada seluruh umat islam yang mampu untuk menyembelih hewan qurban pada tanggal 10 hingga 12 dzulhijjah atau biasa disebut hari raya idul adha. Pada tanggal tersebut bertepatan pada hari tasrik namun pada tanggal 10 dzulhijjah disebut hari akhir, allah mengharamkan kepada seluruh umat islam yang sedang berpuasa, jadi pada hari itu kita tidak boleh berpuasa. Setelah itu ibu Yuni menyampaikan berqurban dengan baik dan benar sesuai syariat islam.
Selanjutnya kepala sekolah bapak Nursalim S.Pd M.Pd memberikan arahan untuk menyaksikan proses penyembelihan. Namun hal buruk terjadi sapi yang akan disembelih lepas dari ikatan nya lalu masuk ke dalam SD NEGERI 3 MARGASARI. Letak SD tersebut berada disamping sekolah kami. Pada akhirnya kami pun tidak menyaksikan proses penyembelihan karena mengantisipasi supaya sapi itu tidak depresi lagi melihat banyak kerumunan orang.
Pada proses penyembelihan hewan kurban, penyembelihan dilakukan oleh orang yang menyembelih di bantu oleh pengurus OSIS, beberapa siswa Spensama serta guru guru dan staf tata usaha. Proses pertama dalam menyembelih hewan kurban adalah menyiapkan peralatan untuk menyembelih dan memotong hewan kurban yang hendak disembelih, tentunya disiapkan hewan kurban. Lalu dibuatkan lubang untuk pada saat leher hewan disembelih darah yang keluar, langsung dialihkan masuk kedalam lubang tersebut. Kemudian hewan kurban disembelih sesuai syariat islam. Setelah disembelih, hewan kurban yang sudah disembelih kemudian dikuliti. Jika sudah dikuliti hewan kurban dipotong potong menjadi bagian bagian kecil. Kemudian dikemas menggunakan plastik.
Hasilnya berupa 350 bungkus daging sapi. Setiap bungkus nya adalah setengah KG dengan jumlah penerima 350 orang. Penerima terdiri dari peserta didik (yang berhak menerima) dengan jumlah 150 bungkus, warga sekitar dengan jumlah 150 bungkus, dan sisanya yang membantu proses penyembelihan.

Karya: 1. Aiska Muti Salsabila (9G)
2. Aena Nur Rahma Muliya (9G)
3. Melinda Eviyanti (9G)
