BLOG FEED

Diposkan pada BERITA SEKOLAH

Jambore Ranting Kecamatan Margasari

Gerakan Pramuka dalam melaksanakan tugas pokoknya untuk mencapai tujuan, dengan menyelenggarakan pendidikan kepramukaan dalam bentuk kegiatan yang selat, menarik,terarah, dan terencana di alam terbuka menggunakan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan. Sasaran kepramukaan di Indonesia adalah mempersiapkan kader bangsa yang memiliki kepribadian dan kepemimpinan yang berjiwa Pancasila, disiplin, sehat mental, moral dan fisiknya berjiwa patriot, berkemampuan untuk berkarya dengan semangat kemandirian, bertanggungjawab, peduli dan komitmen terhadap Kode Kehormatan Pramuka. Kegiatan Jambore dilaksanakan secara struktural. Untuk tingkat kecamatan biasa sebut sebagai Jambore Ranting dan seterusnya hingga sampai dengan Jambore Nasional. Kali ini, kita akan melihat kegiatan Jambore Ranting Paskamarga di Desa Kalisalak pada tanggal 13 s.d 15 Agustus 2019, dan pelaksanaannya dilaksanakan setiap Satu tahun sekali. Maksud dan tujuan kegiatan ini adalah mengasah pengetahuan dan keterampilan anggota Pramuka Penggalang ,menerapkan methode Kepramukaan, gemar ber-Pramuka, dan mengembangkan potensi sosial serta kretifitas di kalangan pelajar,merealisasikan dan mengembangkan pola pembinaan Kepramukaan, khususnya tingkat satuan penggalang serta Mempererat tali persaudaraan. Perasiapan yang dilakukan oleh kaka kakak Regu inti Paskamarga ini di laksanakan secara matang sampai dengan 11 Agustus 2019.mulai dari persiapan peserta,tenda,pionering, dan pelatihan pelatihan lain nya.pelatihan ini di laksanakan setelah pulang sekolah,dan di bimbing oleh pengurus Paskamarga. Nah,Yang menarik dari Jambore Paskamarga kali  ini ialah Pionering yang unik,pionering ini berbentuk Bintang,Di atas nya ada topi petani yang di cat berwarna biru dan ada juga bintang yang terbuat dari kertas karton ,dan disisi kanan kiri terdapat tampah yang di lapisi kain batik.Pionering ini di buat selama masa pelatiha. Kegiatan yang ada dalam acara tersebut antara nya Pameran Pionering, Api Unggun,Out Bond,pentas seni, Upacara DLL.Syarat – syarat yang harus dipenuhi oleh para peserta atau kontingen yang mengikuti kegiatan Jambore  tersebut adalah Umum Berlaku bagi para Pramuka Penggalang dan Pembina dari masing – masing kontingen 1. Sehat jasmani dan rohani 2. Mendapat izin dari : a. Sekolah / Pangkalan Gugus Depan b. Orang Tua c. Pembina Gugus Depan 3. Sanggup melaksanakan prinsip dan tata tertib dalam kegiatan Jambore Ranting Paskamarga ini. 4. mengenakan seragam Pramuka lengkap 5. Memiliki KTA ( Kartu Tanda Anggota ) Gerakan Pramuka Indonesia yang masih berlaku. Kegiatan jambore ranting makin meriah dan sukses, tentunya kesemuanya berkat kerja semua Regin dan pengurus yang cukup kompak ini semua dikomandoi oleh tangan dingin Kak Irwan,Kak khamid Dll. Alhamdulillah,seperti biasa Paskamarga selalu mendapat kemenangan

Karya:
Edhis dwina salim
Alya nur vadila
Diposkan pada OPINI

Pentingnya Menjaga Kebersihan

Halo teman-teman mari kita baca pentingnya menjaga kebersihan.

Kebersihan merupakan keadaan bebas dari kotoran, debu, sampah, dan bau (Aristoteles). Di zaman modern, setelah Louis Pasteur menemukan proses penularan penyakit atau infeksi yang disebabkan oleh mikroba, kebersihan juga berarti bebas dari virus, bakteri pathogen, dan bahan kimia berbahaya.

Manusia perlu menjaga kebersihan lingkungan dan kebersihan diri agar sehat, tidak berbau, dan tidak menularkan kuman penyakit bagi diri sendiri maupun orang lain. Mencuci adalah salah satu cara menjaga kebersihan dengan menggunakan air dan sejenis sabun. Mencuci dengan sabun merupakan cara terbaik dalam mencegah penularan penyakit berbahaya.

Kelas adalah suatu ruangan yang ditempati oleh beberapa siswa dan tenaga pengajar yang digunakan dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Ruang kelas memiliki peran yang sangat penting dalam kegiatan belajar mengajar. Kelas merupakan tempat untuk belajar dan berteduh dari terik matahari sehingga dapat meningkatkan konsentrasi siswa dalam belajar.

Kelas yang nyaman dapat meningkatkan konsentrasi dan kenyamanan siswa dalam belajar. Kelas dapat dikatakan nyaman jika kelas itu bersih, asri, tenang, dan penuh warna serta dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas yang memadai. Tetapi, faktor yang paling penting dalam kenyamanan kelas adalah kebersihan. Kebersihan dapat meningkatkan konsentrasi dan fokus siswa dalam belajar, sehingga apa yang menjadi tujuan dalam kegiatan belajar mengajar dapat tercapai.

Jadi, kelas yang bersih adalah suatu ruangan yang ditempati oleh siswa dan tenaga pengajar yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar yang bebas dari kotoran, debu, sampah dan bau serta bebas dari virus, bakteri patogen, dan bahan kimia berbahaya.

-Upaya Menciptakan Kelas yang Bersih

Tentu kita tidak mau kelas kita kotor dan penuh dengan sampah. Di samping itu, sampah yang berserakan dan dibuang sembarangan dapat mencemari lingkungan dan menimbulkan suasana yang tidak nyaman saat belajar. Agar ruang kelas bersih,ada beberapa upaya untuk mengatasi masalah tersebut. Upaya-upaya tersebut adalah :

1. Guru memberikan contoh bila membuang sampah pada tempatnya.

2. Memberi sanksi bagi siswa yang membuang sampah sembarangan.

3. Membuat jadwal piket bergilir. Petugas piket harus membersihkan kelas dan lingkungan sekitar.

4. Siswa-siswi diharapkan mempunyai kesadaran untuk menjaga kebersihan kelas.

5. Melarang siswa mencorat-coret meja atau kursi di dalam kelas atau lingkungan sekitar kelas.

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kebersihan kelas adalah :

1. Menyediakan tempat pembuangan sampah di luar dan di dalam kelas.

2. Mengoptimalkan kinerja petugas piket.

3. Tidak membuang sampah di kolong meja atau laci meja.

4. Mengadakan perlombaan kebersihan antar kelas.

5. Melarang siswa-siswi makan dan minum di kelas.

Jika kelas bersih, indah, dan tertata rapi maka kenyamanan dalam proses belajar mengajar akan tercapai. Selain itu, konsentrasi juga dapat meningkat, dengan begitu sistem kerja otak akan meningkat.

Karya:
Aiska Muti Salsabila (9g)
Aena Nur Rahma Muliya (9g)
Melinda Eviyanti (9g)

Diposkan pada OPINI

Serpihan Kebahagiaan yang Telah Usai

Terisak tangis yang begitu pilu

Selalu menghiasai bibir miliku

Menangis akan kenangan masalalu

Tentang rumah yang begitu ku Rindu

Beribu manusia berkata

Kebahagiaan tercipta dari keluarga

Namun itu seperti Fana

Hanya akan menjadi mimpi belaka

Karena rumahku tak seperti yang ku Damba

Isak tangis menggema

Tak ada lagi tawa

Tak ada lagi canda

Hanya kekerasaan yang ku terima

Kasih sayang yang dahulu kalian beri

Membuat diriku iri dan berimajinasi

Tentang masa lalu yang penuh warna warni

Namun berbeda dengan kini

Bahagia pun tak akan hadir kembali

AYAH IBU keegoisan kalian

Membawa ku kedalaam kehancuran

Menenggelamkanku di masa depan

Dan perpisahan kalian membawasejuta keedihan

AYAH IBU kalian tak memikirkan kami

Kami menangisi kehancuran ini

Bukan kalian saja yang tersakiti

Melainkan kami juga tersakiti

Kami rindu dengan masa lalu

Aku rindu dengan keluargaku

Kelurga yang menyayangiku

Dan membuatku akan tersenyum selalu

Dan menikmati hari hari indahku

Bersama Keluarga bahagiaku

Aku RINDU semua itu AYAH IBU

Kembalilah bersama hanya untuk diriku ANAKMU

Diposkan pada BERITA SEKOLAH

Narkoba & Remaja

Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Selain “narkoba”, istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
adalah Napza yang merupakan singkatan dari narkotika, psikotropika, dan zat adiktif. Semua
istilah ini, baik “narkoba” ataupun “napza”.

adalah Napza yang merupakan singkatan dari narkotika, psikotropika, dan zat adiktif. Semua
istilah ini, baik “narkoba” ataupun “napza”, mengacu pada kelompok senyawa yang umumnya memiliki risiko kecanduan bagi penggunanya. Menurut pakar kesehatan, narkoba sebenarnya
adalah senyawa-senyawa psikotropika yang biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioperasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu.[butuh rujukan] Namun kini persepsi itu disalahartikan akibat pemakaian di luar peruntukan dan dosis yang semestinya.
A. Pengertian Narkoba
Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan (UndangUndang No. 35 tahun 2009). Narkotika digolongkan menjadi tiga golongan sebagaimana tertuang dalam lampiran 1 undang-undang tersebut. Yang termasuk jenis narkotika adalah:
Tanaman papaver, opium mentah, opium masak (candu, jicing, jicingko), opium obat, morfina, kokaina, ekgonina, tanaman ganja, dan damar ganja.Garam-garam dan turunan-turunan dari morfina dan kokaina, serta campuran-campuran dan
sediaansediaan yang mengandung bahan tersebut di atas. Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku (Undang-Undang No. 5/1997). Terdapat empat golongan psikotropika menurut undang-undang tersebut, namun setelah diundangkannya UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika, maka psikotropika golongan I dan II dimasukkan ke dalam golongan narkotika. Dengan demikian saat ini apabila bicara masalah
psikotropika hanya menyangkut psikotropika golongan III dan IV sesuai Undang-Undang
No. 5/1997. Zat yang termasuk psikotropika antara lain: Sedatin (Pil BK), Rohypnol,
Magadon, Valium, Mandrax, Amfetamine, Fensiklidin, Metakualon, Metifenidat,
Fenobarbital, Flunitrazepam, Ekstasi, Shabu-shabu, LSD (Lycergic Syntetic
Diethylamide) dan sebagainya. Bahan Adiktif berbahaya lainnya adalah bahan-bahan alamiah, semi sintetis maupun sintetis yang dapat dipakai sebagai pengganti morfina atau kokaina yang dapat mengganggu sistem saraf pusat, seperti: organik (karbon) yang menghasilkan efek yang sama dengan yang dihasilkan oleh minuman yangberalkohol atau obat anaestetik jika aromanya dihisap. Contoh: lem/perekat, aceton, ether dan sebagainya.

B. Jenis- jenis Narkobanarkoba
Sebenarnya banyak jenis-jenis narkoba di dunia. Namun yang paling terkenal yaitu Ganja, Pil ekstasi, Tembakau gorila dll. Namun pada kesempatan kali ini kita bahas bersama-sama narkotika jenis ganja
1.Ganja

  1. Ganja
    Tumbuhan ganja telah dikenal manusia sejak lama dan digunakan sebagai bahan pembuat kantung karena serat yang dihasilkannya kuat. Biji ganja juga digunakan sebagai sumber minyak.
    Namun, karena ganja juga dikenal sebagai sumber narkotika dan kegunaan ini lebih bernilai ekonomi, orang lebih banyak menanam untuk hal ini dan di banyak tempat disalahgunakan.
    Di sejumlah negara penanaman ganja sepenuhnya dilarang. Di beberapa negara lain, penanaman ganja diperbolehkan untuk kepentingan pemanfaatan seratnya. Syaratnya adalah varietas yang ditanam harus mengandung bahan narkotika yang sangat rendah atau tidak ada sama sekali.
    Sebelum ada larangan ketat terhadap penanaman ganja, di Aceh daun ganja menjadi komponen sayur dan umum disajikan.
    Bagi penggunanya, daun ganja kering dibakar dan dihisap seperti rokok, dan bisa juga dihisap dengan alat khusus bertabung yang disebut bong.
    Tanaman ini ditemukan hampir disetiap negara tropis. Bahkan beberapa negara beriklim dingin pun sudah mulai membudidayakannya dalam rumah kaca.
    2.Morfin
    Morfin adalah alkaloid analgesik yang sangat kuat dan merupakan agen aktif utama yang ditemukan pada opium. Morfin bekerja langsung pada sistem saraf pusat untuk menghilangkan sakit. Efek samping morfin antara lain adalah penurunan kesadaran, euforia, rasa kantuk, lesu, dan penglihatan kabur. Morfin juga mengurangi rasa lapar, merangsang batuk, dan meyebabkan konstipasi. Morfin menimbulkan ketergantungan tinggi dibandingkan zat-zat lainnya. Pasien morfin juga dilaporkan menderita insomnia dan mimpi buruk.
    Kata “morfin” berasal dari Morpheus, dewa mimpi dalam mitologi Yunani.
    Kokain
    Kokain adalah senyawa sintetis yg memicu metabolisme sel menjadi sangat cepat.
    Kokain merupakan alkaloid yang didapatkan dari tanaman Erythroxylon coca, yang berasal dari Amerika Selatan, di mana daun dari tanaman ini biasanya dikunyah oleh penduduk setempat untuk mendapatkan “efek stimulan”.
    Saat ini Kokain masih digunakan sebagai anestetik lokal, khususnya untuk pembedahan mata, hidung dan tenggorokan, karena efek vasokonstriksif-nya juga membantu. Kokain diklasifikasikan sebagai suatu narkotika, bersama dengan morfin dan heroin karena efek adiktif.

C. Efek NarkobaEfek dari Narkoba
Berdasarkan efek yang ditimbulkan terhadap pemakainya, narkoba dikelompokkan sebagai berikut:
•Halusinogen, yaitu efek dari narkoba bisa mengakibatkan seseorang menjadi ber-halusinasi dengan melihat suatu hal/benda yang sebenarnya tidak ada / tidak
nyata bila dikonsumsi dalam sekian dosis tertentu. Contohnya kokain & LSD.
•Stimulan, yaitu efek dari narkoba yang bisa mengakibatkan kerja organ tubuh seperti jantung dan otak lebih cepat dari biasanya sehingga mengakibatkan penggunanya lebih bertenaga serta cenderung membuatnya lebih senang dan gembira untuk sementara waktu.
•Depresan, yaitu efek dari narkoba yang bisa menekan sistem saraf pusat dan mengurangi aktivitas fungsional tubuh, sehingga pemakai merasa tenang bahkan tertidur dan tidak sadarkan diri. Contohnya putaw.
•Adiktif, yaitu efek dari narkoba yang menimbulkan kecanduan. Seseorang yang sudah mengonsumsi narkoba biasanya akan ingin dan ingin lagi karena zat tertentu dalam narkoba mengakibatkan seseorang cenderung bersifat pasif, karena secara tidak langsung narkoba memutuskan saraf-saraf dalam otak. Contohnya: ganja, heroin, dan putaw.
•Jika terlalu lama dan sudah ketergantungan narkoba maka lambat laun organ dalam tubuh akan rusak dan jika sudah melebihi takaran maka pengguna itu akan overdosis dan akhirnya mengakibatkan kematian.
D. Senyawa aktif dalam Narkoba
Heroin atau diamorfin (INN) adalah sejenis opioid alkaloid.
Heroin adalah derivatif 3.6-diasetil dari morfin(karena itulah namanya adalah diasetilmorfin) dan disintesiskan darinya melalui asetilasi. Bentuk kristal putihnya umumnya adalah garam hidroklorida, diamorfin hidroklorida. Heroin dapat menyebabkan kecanduan.
Ganja (Cannabis sativa syn. Cannabis indica) adalah tumbuhan budidaya penghasil serat, namun lebih dikenal karena kandungan zat narkotika pada bijinya, tetrahidrokanabinol(THC, tetra-hydro-cannabinol) yang dapat membuat pemakainya mengalami euforia(rasa senang yang berkepanjangan tanpa sebab).

Ganja menjadi simbol budaya hippies yang pernah populer di Amerika Serikat. Hal ini biasanya dilambangkan dengan daun ganja yang berbentuk khas. Selain itu ganja dan opium juga didengungkan sebagai simbol perlawanan terhadap arus globalisme yang dipaksakan negara kapitalis terhadap negara berkembang. Di India, sebagian Sadhu yang menyembah dewa Shiva menggunakan produk derivatif ganja untuk melakukan ritual penyembahan dengan cara menghisap Hashish melalui pipa Chilam/Chillum, dan dengan meminum Bhang.
Adapun Zat adiktif adalah zat-zat yang bisa membuat ketagihan jika dikonsumsi secara rutin. Contohnya antara lain:
•Alkohol
•Nikotin
•Kafeina
•Zat Dasainer

REMAJA ANTI NARKOBA
Remaja merupakan penerus bangsa, oleh karena itu remaja harus punya pendirian teguh untuk menjauhi Narkoba. Cara-cara yang baik dan benar untuk menjauhi narkoba adalah

  1. Berperan aktif dalam kegiatan sekolah misalnya ekstra
  2. Tidak terbawa pergaulan bebas
  3. Mengikuti kegiatan KBM dengan hikmat
Karya: Aniq muflihah (8H)
Diposkan pada BERITA SEKOLAH

Budaya membaca

Kalian tentu tidak asing dengan kata membaca bukan? Membaca adalah kegiatan mencermati dan memahami suatu bacaan yang mengandung makna atau pesan tertentu. Membaca perlu ditekankan kepada individu sejak dini. Karena, dengan membaca kita dapat memperoleh informasi dengan mudah. Informasi tersebut diperoleh secara tersurat ataupun tersirat (secara tidak langsung). Biasanya orang-orang membaca buku, koran, novel, majalah, cerpen, dan lainnya.

Budaya adalah sesuatu yang menjadi kebiasaan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya membaca adalah suatu kebiasaan yang di dalamnya terdapat kegiatan berfikir, seperti memahami suatu kalimat atau kata yang terdapat pada suatu bacaan.

Tahukah kamu bahwa Indonesia termasuk negara dengan minat baca yang rendah? Rendahnya minat baca masyarakat Indonesia disebabkan karena masyarakat Indonesia lebih suka menonton tv dan bermain media sosial dari pada membaca buku. Hal ini menyebabkan kualitas pendidikan di Indonesia tidak berkembang dan bahkan cenderung mundur.

Budaya membaca di Indonesia perlu ditingkatkan. Sebuah studi yang dilakukan Central Connecticut State University pada tahun 2016 mengenai”Most Literate Nations in The World” menyebutkan bahwa Indonesia menempati urutan ke-60 dari total 61 negara atau dengan kata lain minat baca masyarakat Indonesia disebut-sebut hanya sebesar 0,01 persen atau satu berbanding sepuluh ribu.

Bagaimana cara menumbuhkan minat baca masyarakat agar membaca menjadi budaya di Indonesia? Yaitu dengan:

1)Memanfaatkan waktu senggang untuk membaca

2)Menumbuhkan motivasi

3)Meningkatkan rasa ingin tahu

4)Mengintegrasi perpustakaan di setiap tingkatan daerah

5)Membuat program membaca bagi siswa sekolah

6)Memanfaatkan teknologi untuk mengakses bahan bacaan elektronik

Saat ini, banyak orang-orang inspiratif yang mencetuskan perpustakaan keliling. Mereka berkeliling dari tempat satu ke tempat lainnya untuk menyebarkan buku bacaan dan mengajak masyarakat untuk membaca buku. Mereka adalah orang-orang yang peduli pada pendidikan anak Indonesia. Beberapa perpustakaan keliling yang ada di Indonesia, yaitu kuda pustaka, angkot pustaka, bemo penebar ilmu, dan motor pustaka.

Ingat, betapa pentingnya membaca bagi kehidupan. Dalam surat al-alaq ayat pertama “Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan”. Jadi, jangan bermalas-malasan untuk membaca buku. Membaca buku dapat membuka mata untuk melihat dunia lebih luas.

Karya : 1. Neng gita 9H

2. Lutfiani Nur Rizki 9H

Diposkan pada OPINI

Dari Redaksi

Jurnalistik merupakan ekstrakurikuler di SMP Negeri 01 Margasari yang sudah berlangsung selama 7 tahun. Selama perjalanannya ekskul Jurnalistik di SMP Negeri 01 Margasari sudah berhasil mengembangkan diri dengan membuat sebuah majalah sekolah bernama “ANGKASA”. Sudah sekitar 8 edisi dari majalah sekolah “ANGKASA” yang diterbitkan sejak diadakannya ekskul Jurnalistik di tahun 2013. Tidak hanya itu, ekskul Jurnalistik juga melengkapi dirinya dengan membuat “Blog Majalah Sekolah” menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman era digital seperti sekarang ini. Semuanya tidak lain merupakan kerja keras dari siswa-siswi SMP NEGERI 01 Margasari yang antusias dalam gerakan tulis menulis serta pembina organisasi Ekskul Jurnalistik dalam mengembangkan minat siswa di bidang Jurnalistik.
Ekskul Jurnalistik SMP NEGERI 01 Margasari diharapkan dapat memberi warna dalam dunia tulis menulis dan dapat menjadi sarana siswa dalam mengembangkan bakat dan minat di bidang tulis menulis. Tentunya dukungan dari sekolah, guru, dan seluruh siswa sangat kami harapkan. Dengan dukungan itulah, ekskul Jurnalistik bisa melaksanakan tugasnya dengan baik dan sistematis, sesuai dengan Program Kerja yang telah disusun.