HAI GAES!!! Ketemu lagi, nih yah ada yang kenal dengan NUR AZIZAH ? iyah kaka alumni SPENSAMA`19 yang kerap disapa Kak Zizah. Beliau meraih paralel 9 dari 288 siswa-siswi Spensama loh …! hebat bukan. Kak Zizah ini pernah mengikuti ekstra JURNALISTIK selama 2 tahun loh bukan hanya itu Kak Zizah ini juga aktif dalam kegiatan Organisasi Siswa Intra Sekolah atau yang sering disebut OSIS selama dua periode begitu banyak pengalamannya dong. Kak Zizah sekarang meneruskan di SMA NEGERI 1 SLAWI, hebat bukan? Dia membuktikan bahwa zonasi bukan penghalang untuk meraih sebuah impian. SMANSAWI ini salah satu sekolah favorit di Kabupaten TEGAL, bukan hanya Kak Zizah saja yang memimpikan untuk masuk sekolah tersebut bukan? impian ini dapat Kak Zizah raih namun dengan penuh perjuangan, usaha, dan doa untuk masuk sekolah SMA ini. Congratulations untuk Ka Zizah. NIH untuk adik kelas Kak Zizah, Kak Zizah mau bagi tips sukses UNBK loh!!!
Yang paling utama adalah mendekatkan diri kepada yang menentukan lulus tidak nya kamu. Siapa? jawabannya ALLAH. Belajar optimal, ibadahnya yang maksimal.
Yang kedua minta restu orang tua kamu. OPTIMIS JANGAN PESIMIS !!!
Itu tips dari Kak Zizah yah,,,
Terus Kak Zizah punya motivasi dalam belajar loh, semacam penyemangat buat diri sendiri gitu. Baginya kata-kata ini bisa membuat dirinya membara dalam hal belajar loh.
“HASIL TIDAK AKAN MENGHIANATI USAHA DAN DOA”
Benar juga yah.
Semangat belajar selalu Kak Zizah.
Nih kesan dari Kak Zizah beliau bangga dan bersyukur karena bisa bersekolah di SMP terbaik di daerahnya. Banyak kenangan yang tak bisa di lupakan, baik dari kegitan intra dan ekstranya.
Ada pesan nya juga loh, ini pesannya “TETAP SARAT AKAN PRESTASI DAN BERKARAKTER LUHUR SPENSAMA. TETAP MENJADI ALMAMATER KEBANGGAN KAMI YANG TERBAIK.”
Bapak Ibu guru Spensama juga dapat ucapan ni dari Kak Zizah, gurunya ramah dan berkualitas. Tidak Cuma mengajar tetapi guru Spensama mendidik siswa-siswinya agar peduli lingkungan dan menjadikan generasi muda Indonesia yang berbudi luhur, bertaqwa, serta berdaya saing tinggi. Yang paling tidak bisa dilupakan Kak Zizah itu Bu SRI SUKIYANTI yang menjadi inspirasi untk Kak Zizah banget, orang yang religius, tegas dan penuh kasih sayang.
Hallo semua !!!!!!! Apa kabar? semoga sehat-sehat saja, oh iya kalian kenal Kak Bayu tidak? siapa sih yang tidak kenal sama Kak Bayu, siswa yang memiliki nama lengkap Putra Bayu Pratama ini lahir pada 27 April 2005, putra pertama dari pasangan Bapak Amirudin Basori dan Ibu Zulhijjah. Kal Bayu tinggal di Desa Karangdawa atau lebih tepatnya Dukuh Kedawung Rt 02 Rw 07. Saat ini Kak Bayu duduk di kelas IX D SMP Negeri 01 Margasari. Eh, teman-teman tahu tidak? siswa berpenampilan cool ini adalah ketua OSIS lho! selain itu Kak Bayu juga anggota pratama Pramuka, dan Paskibra di Spensama hebat bukan? Oh iya Kak Bayu juga mempunyai hobi bersepeda dan berorganisasi. Namun meski untuk menyalurkan hobi itu cukup menyita tenaga dan pikiran loh, bukan berarti Kak Bayu mengabaikan kewajibannya sebagai seorang pelajar. Hal ini terbukti dari berbagai prestasi yang Kak Bayu miliki, yaitu pernah meraih Juara Umum Jambore Ranting ke-XIII dan Juara harapan 2 Lomba Karya Ilmiah Remaja. Sebagai remaja, dia juga tak pernah meninggalkan sholat lima waktu, benar-benar seorang calon imam yang ideal, penampilan menarik, berprestasi, dan taat beribadah. Dalam manjalani hidup dia memiliki beberapa prinsip yaitu: 1. Teruslah berusaha menebarkan kebaikan walaupun kau tak sebaik kebaikan yang kau tebarkan, setidaknya kau penyebab orang lain berubah, 2. Jangan katakan “Tidak Bisa” sebelum mencoban dan 3. Jangan salahkan waktu yang cepat berlalu, tapi salahkan lah dirimu yang terlambat melakukan sesuatu. Dari prinsip hidupnya ini, semakin menunjukkan bahwa Kak Bayu sebagai pribadi yang menonjol.
Bullying adalah suatu tindakan atau perilaku yang dilakukan dengan cara menyakiti dalam bentuk fisik, verbal, emosional atau psikologis oleh seseorang atau kelompok yang merasa lebih kuat kepada korban yang lebih lemah baik fisik ataupun mental secara berulang-ulang tanpa ada perlawanan dari korban dengan tujuan membuat korban menderita. Istilah bullying berasal dari bahasa Inggris ,yaitu “bull” yang berarti banteng. Secara etimologi kata “bully” berarti penggertak, orang yang mengganggu yang lemah. Bullying dalam bahasa Indonesia disebut “menyakat” yang artinya mengganggu ,mengusik,dan merintangi orang lain. Perilaku bullying melibatkan kekuatan dan kekuasaan yang tidak seimbang, sehingga korbannya berada dalam keadaan tidak mampu mempertahankan diri secara efektif untuk melawan tindakan negatif yang diterimanya. Bullying memiliki pengaruh secara jangka panjang dan jangka pendek terhadap korban bullying. Pengaruh jangka pendek yang ditimbulkan akibat perilaku bullying adalah depresi karena mengalami penindasan, menurunnya minat untuk mengerjakan tugas-tugas sekolah yang diberikan oleh guru,dan menurunnya minat untuk mengikuti kegiatan sekolah. Sedangkan akibat yang ditimbulkan dalam jangka panjang dari penindasan ini seperti mengalami kesulitan dalam menjalin hubungan baik terhadap lawan jenis, selalu memiliki kecemasan akan mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan dari teman teman sebayanya.
Jenis dan Bentuk Bullying Menurut Coloroso(2006),perilaku bullying dapat dikelompokkan menjadi empat bentuk,yaitu:
A. Bullying secara verbal Bullying dalam bentuk verbal adalah bullying yang paling sering dan mudah dilakukan. Bullying ini biasanya menjadi awal dari perilaku bullying yang lainnya serta dapat menjadi langkah pertama menuju pada kekerasan yang lebih lanjut. Contoh bullying secara verbal antara lain: julukan nama, celaan, fitnah, kritikan kejam, penghinaan, pernyataan-pernyataan pelecehan seksual, teror, surat-surat yang mengintimidasi, tuduhan-tuduhan yang tidak benar kasak-kusuk yang keji dan keliru, gosip, dan sebagainya.
B. Bullying secara fisik Bullying ini paling tampak dan mudah untuk di identifikasi, namun kejadian bullying secara fisik tidak sebanyak bullying dalam bentuk lain. Remaja yang secara teratur melakukan bullying dalam bentuk fisik kerap merupakan remaja yang paling bermasalah dan cenderung akan beralih pada tindakan-tindakan kriminal yang lebih lanjut. Contoh bullying secara fisik adalah: memukuli, menendang, menampar, mencekik, menggigit, mencakar, meludahi, dan merusak serta menghancurkan barang-barang milik anak yang tertindas, dan lain-lain.
C. Bullying secara relasional Bullying secara relasional dilakukan dengan memutuskan relasi hubungan sosial seseorang dengan tujuan pelemahan harga diri korban secara sistematis melalui pengabaian, pengucilan atau penghindaran. Bullying dalam bentuk ini paling sulit dideteksi dari luar. Contoh bullying secara relasional adalah perilaku atau sikap-sikap yang tersembunyi seperti pandanganya ngagresif, lirikan mata, helaan nafas, cibiran, tawa mengejek, dan bahasa tubuh yang mengejek.
D. Bullying elektronik Bullying elektronik merupakan bentuk perilaku bullying yang dilakukan pelakunya melalui sarana elektronik seperti komputer, handphone, internet, website, chattingroom, e-mail, SMS dan sebagainya. Biasanya ditujukan untuk meneror korban dengan menggunakan tulisan, animasi, gambar dan rekaman video atau film yang sifatnya mengintimidasi, menyakiti atau menyudutkan.
Ciri Pelaku dan Korban Bullying Ciri-ciri pelaku bullying adalah memiliki kekuasaan yang lebih tinggi sehingga pelaku dapat mengatur orang lain yang dianggap lebih rendah. Menurut Astuti(2008), ciri-ciri pelaku bullying antaralain sebagai berikut: Hidup berkelompok dan menguasai kehidupan sosial siswa di sekolah. Menempatkan diri ditempat tertentu di sekolah atau sekitarnya merupakan tokoh populer disekolah. Gerak-geriknya sering kali dapat ditandai, yaitu sering berjalan di depan, sengaja menabrak, berkata kasar, menyepelekan atau melecehkan. Sedangkan menurut Susanto(2010), ciri-ciri korban bullying antara lain adalah sebagai berikut: Secara akademis, korban terlihat lebih tidak cerdas dari orang yang tidak menjadi korban atau sebaliknya. Secara sosial, korban terlihat lebih memiliki hubungan yang erat dengan orangtua mereka. Secara mental atau perasaan, korban melihat diri mereka sendiri sebagai orang yang bodoh dan tidak berharga. Kepercayaan diri mereka rendah dan tingkat kecemasan sosial mereka tinggi. Secara fisik, korban adalah orang yang lemah, korban laki-laki lebih sering mendapatsi ksaan secara langsung, misalnya bullying fisik. Dibandingkan korban laki-laki, korban perempuan lebih sering mendapat siksaan secara tidak langsung misalnya melalui kata-kata atau bullying verbal. Secara antar perorangan, walaupun korban sangat menginginkan penerimaan secara sosial, mereka jarang sekali untuk memulai kegiatan-kegiatan yang menjurus kearah sosial. Anak korban bullying kurang diperhatikan oleh pembina, karena korban tidak bersikap aktif dalam sebuah aktivitas. Contoh ilustrasi bullying
Sintren (Lais) adalan kesenian tari tradisional masyarakat Jawa, khususnya di Cirebon. Kesenian ini terkenal di Pesisir Utara Jawa Barat dan Jawa Tengah, antara lain di Indramayu, Cirebon, Majalengka, Jatibarang, Brebes, Pemalang, Tegal, Banyumas, Kuningan, dan Pekalongan. Kesenian Sintren dikenal sebagai tarian dengan aroma mistis atau magis yang bersumber dari cerita cinta kasih Sulasih dengan Sulandono.
Kesenian Sintren berasal dari kisah Sulandono sebagai putra Ki Bahurekso Bupati Kendal yang pertama hasil perkawinannya dengan Dewi Rantamsari yang dijuluki Dewi Lanjar. Raden Sulandono memadu kasih dengan Sulasih seorang putri dari Desa Kalisalak, namun hubungan asmara tersebut tidak mendapat restu dari Ki Bahurekso, akhirnya R. Sulandono pergi bertapa dan Sulasih memilih menjadi penari. Meskipun demikian pertemuan di antara keduanya masih terus berlangsung melalui alam gaib.
Pertemuan tersebut diatur oleh Dewi Rantamsari yang memasukkan roh bidadari ke tubuh Sulasih, pada saat itu pula R. Sulandono yang sedang bertapa dipanggil oleh roh ibunya untuk menemui Sulasih dan terjadilah pertemuan di antara Sulasih dan R. Sulandono. Sejak saat itu setiap diadakan pertunjukan sintren sang penari pasti dimasuki roh bidadari oleh pawangnya, dengan catatan bahwa hal tersebut dilakukan apabila sang penari masih dalam keadaan suci (perawan). Sintren juga mempunyai keunikan tersendiri yaitu terlihat dari panggung alat-alat musiknya yang terbuat dari tembikar atau gembyung dan kipas dari bambu yang ketika ditabuh dengan cara tertentu menimbulkan suara yang khas.
Sintren diperankan seorang gadis yang masih suci, dibantu oleh pawang dengan diiringi gending 6 orang. Gadis tersebut dimasukkan ke dalam kurungan ayam yang berselebung kain. Pawang atau dalang kemudian berjalan memutari kurungan ayam itu sembari merapalkan mantra memanggil roh Dewi Lanjar. Jika pemanggilan roh Dewi Lanjar berhasil, maka ketika kurungan dibuka, sang gadis tersebut sudah terlepas dari ikatan dan berdandan cantik, lalu menari diiringi gending.
Spensama merupakan salah satu SMP Negeri yang ada di Kab.Tegal tepatnya ada di Kec.Margasari jln.Lapangan Timur. Spensama atau yang dikenal SMP Negeri 01 Margasari memiliki banyak sekali ekstrakulikuler salah satunya Jurnalistik. Pada tahun lalu Jurnalistik di SMP Negeri 01 Margasari tidak terlalu berjalan. Selain karena adanya benturan dengan eskul-eskul yang lain siswa-siswi SMP Negeri 01 Margasari juga kurang berminat mengikuti Jurnalistik. Banyak dari mereka yang menganggap Jurnalistik itu membosankan karena akan banyak membuat karya sastra serta banyak membaca tetapi, pada tahun ini bersama siswa-siswi SMP Negeri 01 Margasari kita akan membangun kembali Jurnalistik SMP Negeri 01 Margasari agar bisa menjadi esktrakulikuler yang menyenangkan dan banyak yang diminati. Sangat disayangkan kebanyakan dari siswa-siswi SMP Negeri 01 Margasari memiliki minat membaca dan nulis yang sangat rendah. Padahal membaca adalah sesuatu yang bisa kita lakukan di mana saja dan kapan saja kita mau.
Dalam praktik Jurnalistik, bagian yang paling diupayakan oleh seseorang penulis adalah membuat pembaca mengerti dari berita yang ditulisinya. Hal itu merupakan garis besar untuk nilai berita yang seperti yang dikatakan Kris Budiman, terdapat beberapa point yang mengangkat nilai suatu berita, yaitu mencangkup kejelasan tujuan: Berdasarkan fakta dan tidak memihak. Sikap penulis harus netral dalam memberitakan bukan memperjuangkan kepentingan seseorang atau suatu kelompok. Aktual: terbaru atau belum “Basi.” Luar biasa: besar, aneh, janggal, tidak umum. Masyarakat pada umumnya tertarik pada pemberitaan yang luar biasa.
Penting: Pengaruh atau dampaknya bagi orang banyak, menyangkut orang penting atau terkenal. Pemberitaan seperti ini tentunya akan banyak yang membaca karna berita menyangkut seorang tokoh publik. Jarak: familiaritas,kedekatan (geografis,kultural,psikologis).
Panji Pangestu seorang CEO besar di perusahan ternama di Indonesia. Pemuda sukses yang penuh akan perjuangan. Panji meniti karirnya dari nol. Dibalik kesuksesannya banyak perjuangan yang penuh medan terjang. Panji bukanlah anak yang terlahir dari orang kaya melainkan hanya terlahir dari keluarga miskin yang penuh akan kekurangan.
Dulu ia hanya orang miskin yang untuk makan saja ia kekurangan jangankan untuk kebutuhan lainnya. Panji harus rela mengkorbankan sekolahnya demi membantu orang tuanya. Padahal ia sangat ingin sekali bersekolah namun apalah daya Panji.
Panji selalu bekerja keras untuk dapat melanjutkan pendidikannya. Ia bekerja dari siang hingga malam setelah itu ia belajar tanpa henti, Panji selalu bekerja dan belajar. Tidak lupa Panji selalu memohon do’a kepada Allah. Awalnya orang tua Panji tidak mendukung, namun lama kelamaan orang tua Panji mendukung Panji.
Berkat kerja kerasnya Panji dapat melanjutkan sekolahnya. Panji selalu mendapatkan peringkat pertama di kelasnya. Hingga ia mendapatkan beasiswa di perguruan tinggi di luar negeri. Awalnya Panji tidak jadi berangkat ke luar negeri untuk melanjutkan sekolahnya dikarenakan Panji tidak mempunyai uang untuk biaya berangkat. Namun orang tua Panji mengusahakan agar mendapatkan uang sehingga Panji dapat pergi ke luar negeri untuk melanjutkan sekolahnya dan saat ini Panji menjadi orang yang sukses.
“REKASA DISIT NEMBE SENENG ☺”
Karya : Talista Resta Hakiki 9e & Suci Navita Ayu 9e
Kiamat adalah saat dunia ini berhenti berputar. Saat bumi dan alam semesta ini hancur berbenturan, sehingga tidak ada lagi yang tersisa kecuali sang Maha Pencipta, yakni Allah SWT.
Kita sebagai Muslim harus mengetahui tanda-tanda akan datangnya hari Kiamat, diantaranya yaitu:
1.) Anak-anak berani melawan orang tua mereka. Mereka tidak segan-segan berkata kasar dan menghardik orang tua mereka.
2.) Orang-orang jahat bertebaran di muka bumi. Hal ini dibuktikan dengan semakin banyaknya pelaku tindak. Kriminalitas dan pembunuhan sesama manusia.
3.) Maraknya penghinaan untuk membuat orang lain tertawa.
4.) Orang-orang akan mempercayai orang-orang yang jahat dan berkhianat, sedangkan orang-orang yang benar dianggap sebagai orang jahat dan berkhianat.
5.) Orang-orang akan memutuskan tali silaturahim. Hal ini sudah terjadi. Sekarang orang-orang lebih senang bermain HandPhone atau menonton televisi dibandingkan dengan berbincang dan bertemu dengan teman atau tetangganya sendiri.
6.) Hujan dapat membakar. Jika kita menganalisis serta memperhatikannya, hal ini telah terjadi. Saat ini sering sekali terjadi Hujan Asam.
7.) Instrument musik seperti Earphone tersebar luas.
8.) Orang-orang muda mempunyai kekayaan melimpah. Misalnya Zuckerberg yang merupakan Multibilyuner sebelum ia mencapai umur 30 tahun.
9.) Homoseksual dan Lesbianisme tersebar luas. Perilaku menyimpang ini semakin banyak tersebar luas, bahkan golongan ini sudah memiliki komunitas sendiri.
10.) Banyak anak-anak yang lahir karena perzinaan, bahkan di negara ini lebih dari 50% Pelajar SMA sudah melakukan perzinaan.
SMPN 01 MARGASARI merayakan “Spensama’DAY” Minggu (04/08/2019). Spensama’DAY merupakan acara yang diselenggarakan oleh alumni spensama mulai angkatan pertama sampai angkatan terakhir, yaitu Angkatan ’74 sampai dengan Angkatan 2000. Bayangkan dari seluruh angkatan ada alumni yang mewakili sehingga hari itu Lapangan SMPN 1 Margasari penuh sesak oleh ribuan Alumni Spensama dan warga Spensama, baik guru maupun siswa-siswi spensama. Pada ulang tahun yang ke-45 ini, kepanitiaan dari alumni bekerja sama dengan panitia internal sekolah di spensama dalam mengisi dan memeriahkan Spensama’DAY 2019.
Acara ini diadakan selama 3 hari. Jalan santai pagi mengawali rangkaian acara ini. Ribuan alumni dan siswa spensama ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Jalan santai ini berlangsung semarak karena dimeriahkan oleh grup drumband spensama. Usai jalan santai seluruh peserta berkumpul di lokasi inti perayaan yang bertempat di lapangan timur Desa Margasari, tepat di belakang gedung SMPN 1 Margasari. Berbagai kuliner tradisional tersaji lengkap sebagai hidangan pembuka bagi seluruh peserta kegiatan. Kegiatan secara resmi diawali dengan pemotongan tumpeng oleh kepala sekolah, disaksikan oleh pejabat terkait dan perwakilan alumni. Oya kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Tegal, Sabilillah Ardie. Berbagai perlombaan juga diadakan untuk memeriahkan acara ini seperti lomba nyanyi solo, tari, tembang macapat, dan cipta baca puisi. Ada juga lomba cerdas cermat antar-SD se_Kecamatan Margasari dan pertandingan bola voli antar-SMP yang diikuti oleh perwakilan seluruh SMP di Kecamatan Margasari dan beberapa SMP di luar Kecamatan Margasari. Sebagai hiburan sejumlah ekskul seperti tari dan beberapa tim dari regu inti tampil di atas panggung.Tujuan diadakannya Spensama’DAY adalah untuk membangkitkan kembali rasa kecintaan terhadap SMPN 01 MARGASARI dan berharap agar Spensama dapat terus berkembang menjadi sekolah yang lebih baik. Lebih dari itu, juga untuk menjalin silaturahmi antar seluruh angkatan spensama untuk tujuan lain yang lebih baik bagi kemajuan SMPN 1 Margasari.