KARYA SENI – Siswa SMPN 1 Margasari mendaur ulang barang bekas menjadi bunga dari koran, Kamis (27/1). (Foto: rizkyna alinka putri )
Margasari – sekarang banyak barang bekas yang menumpuk dimana-mana yang dapat mencemari lingkungan termasuk di dalamnya adalah kertas, karena kebanyakan masyarakat sekarang selalu menggunakan kertas untuk melakukan hal-hal yang berbau kertas dan tanpa di sadari sampah kertas sudah mencemari lingkungan, oleh sebab itu kita dapat mendaur ulang kertas atau pun membatasi penggunaan kertas.
Kamis (27/1) beberapa anak SMP Negeri 1 Margasari membuat ragam hias dengan memanfaatkan limbah kertas dan mendaur ulang nya menjadi sebuah karya, karya ini lah yang bermanfaat dan berguna, manfaatnya antara lain, mengurangi penumpukan sampah kertas dan bisa bermanfaat bagi anak-anak SMP Negeri 1 Margasari maupun sekolah nya, karya seni ini bisa di buat beraneka ragam hias dan bisa di jual dan uang hasil jualan karya seni tersebut bisa bermanfaat. Lingkungan pun jadi lebih bersih dan sehat.
Bahan yang digunakan yaitu, kertas/koran, lem fox, gunting, piring, dan tusuk sate
Ada pun langkah langkah pembuatannya yaitu, gunting koran berbentuk melingkar lalu tempelkan koran yang sudah di olesi lem ke tusuk sate dan ulangi langkah – langkah ini ; kemudian, cetak koran dengan piring berbentuk bulat; bentuk koran yang sudah di gunting melingkar berbentuk bunga untuk di pasang di tengah; lalu, koran yang sudah di bentuk bunga di tempel ke tusuk sate yang sudah di lapisi koran menggunakan lem fox; setelah itu, gabungkan koran bentuk bunga yang sudah di beri tusuk sate ke koran berbentuk lingkaran yang sudah di tempel koran berbentuk bunga (tanpa tusuk sate). Karya seni bunga dari koran pun sudah jadi.
PRAKTEK – Siswa SMPN 1 Margasari sedang membuat bunga dari koran, Kamis (27/1). (Foto: rizkyna alinka putri )
“Saya bangga kalian bisa melakukan satu praktek yang mudah-mudahan ini bisa bermanfaat untuk khalayak.” Ungkap kepala SMP Negeri 1 Margasari.
Sekarang, masyarakat atau sekolah lainnya juga bisa mengikuti cara dan kreativitas anak anak SMP N 1 Margasari dengan mendaur ulang sampah kertas untuk di jadikan sebuah karya ragam hias. (*)
Reporter: Intan Fajar Gemilang, Sigit Ilmiawan, Ardina Rizkia Ramadhani, Rizkyna Alinka Putri, Vellyta Iken, Wibyan Ikram Wibisono, Ridho Fauzan Prasetio, Julius Dwikurniyanto , Nilna Fauziyah , Sumiyati, Afwan Ari Respati
Banjir – warga desa dukuhtengah bergotong royong membersihkan lumpur di jalan utama pascabanjir surut, Rabu (2/2). (Foto : dok. warga dukuhtengah).
MARGASARI – Selasa, (1/2/2022) warga masyarakat Desa Dukuhtengah, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal dilanda bencana banjir. Puluhan rumah warga di Desa Dukuhtengah terendam banjir hingga setinggi satu setengah meter.
“Banjir mulai masuk ke rumah-rumah warga pada pukul 18.00 WIB,” Ungkap salah satu Relawan yang ikut membantu proses evakuasi korban banjir, Sidiq.
Sidiq mengatakan bahwa, saat terjadi banjir, warga segera mengevakuasi barang-barang yang bisa mereka selamatkan dan menaikannya ke tempat yang lebih tinggi.
Banjir mengakibatkan rusaknya infrastruktur dan beberapa ruas jalan, serta tanaman petani yang ada di sekitar lokasi banjir.
Karena lumpur yang terbawa arus banjir, keadaan jalan sangat licin. Para pengendara motor maupun mobil tampak berhati-hati dalam melintas. Ketua RW 03 Desa Dukuhtengah, Tori, mengatakan bahwa, warga masyarakat desa Dukuhtengah diharapkan bisa bergotong royong untuk membersihkan sisa lumpur tersebut, agar tidak menimbulkan kecelakaan.
Adapun relawan yang ikut membantu membersihkan lumpur di jalan pascabanjir surut di antaranya Ukhuwah Al Fatah Rescue (UAR) Cabang Margasari, Banser, PMI, Petugas Pemadam Kebakaran (DamKar), RT, RW, dan warga masyarakat desa Dukuhtengah.
“Untuk meminimalisir terjadinya banjir, mayarakat pun dihimbau agar tidak membuang sampah di sekitar sungai karena dapat menghambat jalannya air,” ungkap Tori.
“Seharusnya di sebelah kanan kiri jalan utama itu dibuat saluran air, agar aliran air di sungai dapat mengalir lancar dan tidak tersumbat dan akan menyebabkan air masuk ke rumah warga,” tambah Tori.
“Karena di jalan utama, Desa Pakulaut sebelah Utara, dan Dukuh Krajan sudah terdampak oleh banjir, warga berencana membuat pembentengan yang tebal untuk mengurangi dampak banjir. Namun, warga Desa Dukuhtengah takut jika dibuat pembentengan justru akan merusak desa yang ada disekitarnya,” tambah Tori. (*)
Reporter: Firda Tri Rakhmawati, Azulfa Tuzzahro, Dyah Nur Maulida, Aisya Ayurizka Kurnia Putri, Ratu Fatimah,
HANDSANITIZER – Siswa Siswi SMP Negeri 1 Margasari sedang melakukan praktikum handsanitizer alami, Kamis (27/1). (foto: ratu fatimah)
Sejak pandemi virus covid 19 menyerang dunia, kita diwajibkan untuk mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 3M, seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
Selain menerapkan 3M, kita harus memperhatikan bagian tubuh yang rawan terkena virus atau bakteri, misalnya saja tangan. Oleh karena itu, handsanitizer menjadi produk kesehatan yang paling dicari oleh masyarakat. Bahkan, saat awal pandemi berlangsung, masyarakat langsung memborong handsanitizer karena dinilai cukup praktis dan dipercaya dapat menangkal penyebaran virus. Sehingga produk handsanitizer cukup sulit untuk dicari dipasaran.
Sekarang masyarakat sudah bisa membuat handsanitizer yang tentunya dengan bahan yang alami dan lebih higienis. Kamis (27/1), beberapa siswa SMP N 1 Margasari di antaranya Farah, Hasbi, Nesya, Firda, Dewi, Fatimah mempraktikkan cara pembuatan handsanitizer dari bahan alami. Cara pembuatan ini didasarkan pada hasil penelitian Universitas Airlangga yang telah terbukti uji klinisnya. Adapun bahan utama yang dibutuhkan adalah daun sirih dan jeruk nipis. Daun sirih dan jeruk nipis dipilih karena mengandung minyak atsiri dan beberapa flavonoid, sehingga mampu digunakan sebagai antiseptik alami. Penggunaan daun sirih dan jeruk nipis sebagai handsanitizer alami dan higienis terbukti efektif untuk menghambat penyebaran patogen serta membunuh patogen.
“Saya bangga kalian bisa melakukan satu praktik yang mudah-mudahan ini bisa bermanfaat untuk khalayak,” ungkap kepala SMP Negeri 1 Margasari, Winarko.
Winarko menambahkan praktik membuat handsanitizer ini dapat dilakukan dalam skala yang lebih besar. “Kalau memungkinkan, praktik membuat handsanitizer ini bisa dilanjutkan ke skala yang lebih besar. sekolah selalu mendukung apa yang dilakukan siswa sejauh itu adalah kepentingan dan kebermanfaatan umum,” ungkapnya.
“Harapan saya kalian harus lebih berinovasi lagi, masih banyak hal-hal yg belum kalian praktikan tentunya di lingkungan kita masih banyak dan tidak lupa kalian harus berkomunikasi dengan bapak ibu guru untuk praktik berikutnya,” tambah Winarko
Handsanitizer ini tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya yaitu terbuat dari bahan alami sehingga sudah terjamin manfaatnya dan tidak lengket di tangan. Adapun kekurangan dari handsanitizer ini adalah bau daun sirihnya lebih menyengat karena tidak menggunakan campuran bahan lain selain jeruk nipis. Selain itu, penggunaan bahan alami untuk antiseptik tidak memiliki waktu simpan yang panjang, sehingga lebih baik untuk membuatnya dalam jumlah sedikit dan jika habis bisa membuatnya lagi.
Bahan yang digunakan untuk membuat handsanitizer alami dan higienis ini yaitu, 50 gram daun sirih, 500 ml air bersih, dan 8 gram jeruk nipis. Sedangkan untuk alatnya yaitu, saringan, tisu, botol semprotan (spray bottle).
Adapun langkah-langkah membuatnya yaitu, cuci 50 gram daun sirih hingga bersih dengan air mengalir; kemudian, keringkan daun sirih yang sudah dicuci; potong daun sirih hingga berukuran kecil; siapkan panci berisi 500 ml air bersih, lalu panaskan hingga mendidih; rendam 50 gram daun sirih yang sudah disiapkan sebelumnya; steam dengan api kecil selama 30 menit; saring hasil steam hingga tidak ada daun yang tersisa; siapkan botol semprotan (spray bottle) yang sudah dibersihkan terlebih dahulu sambil menunggu hasil saringan yang merupakan ekstrak daun sirih ini mencapai suhu ruangan; tambahkan perasan jeruk nipis ke dalam air hasil ekstrak daun sirih, aduk hingga tercampur rata; masukkan ekstrak daun sirih bercampur perasan jeruk nipis ke dalam botol; handsanitizer pun siap digunakan.
TESTIMONI – Salah satu siswi SMP Negeri 1 Margasari mencoba handsanitizer alami, Kamis (27/1) (foto: ratu fatimah)
“Handsanitizer ini tidak lengket, tetapi bau daun sirihnya menyengat. Dan saya menyarankan ditambah bau bunga atau cokelat,” ungkap salah satu siswi SMP Negeri 1 Margasari.
Reporter: Hasbi Aulia Faras, Nesya Zahra Asidha, saskia Nisa izati, Kharisma putri, Zafira novita putri, Dewi Padmi Listiani, Wiwit ayu lestari, Namira Tsuraya Fatin, Mezzaluna Kayla Abdeellah, Aurelia stefani dea larasati, Syalsa sabiila Aulia, Ratu Fatimah, Farah Ramadhani Gunawan, Firda Tri Rakhmawati
VOLLY – smp negeri 1 margasari berhasil meraih juara 1 lomba bola voli putri tingkat kabupaten tegal dan kabupaten brebes, sabtu (22/1). (foto: like nopita)
BUMIAYU – Tim bola voli putri SMP Negeri 1 Margasari sukses menjuarai ajang turnamen bola voli antarpelajar SMP/MTS se-Kabupaten Tegal dan se-Kabupaten Brebes yang digelar di lapangan bola voli SMK Semesta Bumiayu, Sabtu (22/01/2022).
Tim bola voli putri terbaik ada 8 peserta yang mewakili SMP Negeri 1 Margasari antara lain Tyara Indah Rahmadhani kelas 9F, Friska Aulia Kharisma kelas 9D, Atikah Az-Zahra kelas 9D, Ayumi Sekar Putri Wahyuni kelas 9F, Mutia Annur Alfiah Isfa kelas 8H, Malika Cahya Khairi kelas 7F, Khola Mutiah kelas 7C (pemain cadangan), dan Rahma Pujianti kelas 7E (pemain cadangan).
Sebelum berangkat, kepala sekolah memberikan motivasi kepada para pemain untuk membangkitkan semangat juang mereka dan diakhiri dengan doa bersama.
Ada 12 sekolah yang mengikuti turnamen bola voli di antaranya SMP Negeri 1 Margasari, MTS Al Ittihadiyah 1 Tonjong, MTS Al Ittihadiyah 2 Tonjong, SMP Negeri 1 Tonjong, SMP Negeri 2 Tonjong, MTS NU Prupuk, MTS Ma’arif NU 5 Dawuhan, MTS Al Ikhlas Negarayu, SMP Negeri 1 Bantarkawung, SMP Negeri 2 Bantarkawung, MTS Negeri 4 Brebes, SMP Negeri 4 BTK.
Proses pertandingan bola voli putri berjumlah 4 kali. Pertandingan pertama SMP Negeri 1 Margasari melawan MTs Negeri 4 Brebes dengan skor 25-19 25-16 untuk kemenangan SMP Negeri 1 Margasari, pertandingan kedua SMP N 1 Margasari melawan SMP Ma’arif NU BTK dengan skor 25-19 25-15 untuk kemenangan SMP Negeri 1 Margasari , pertandingan ketiga (semifinal) SMP Negeri 1 Margasari melawan SMP Negeri 1 Bantarkawung dan dimenangkan SMP Negeri 1 Margasari dengan skor akhir 23-25 25-19 15-7, kemudian pertandingan keempat (Final) SMP Negeri 1 Margasari melawan MTs Ma’arif NU 5 Dawuhan dengan skor akhir 25-12 25-8 untuk kemenangan SMP Negeri 1 Margasari.
“Saya mengharapkan prestasi setiap satuan pendidikan. Memang yang diperoleh siswa khususnya tim bola voli, SPENSAMA prestasi yang telah diperolehnya dilalui dengan segala proses, kerja keras, dan latihan,” ujar Kepala SMP Negeri 1 Margasari, Winarko.
“Keinginan saya untuk prestasi kedepannya bukan hanya motorik saja, melainkan prestasi di bidang akademik,” ungkap Winarko.
“Jangan hanya bangga di lingkungan yang ada sekarang ini, ke depannya harus lebih tinggi lagi. SMP Negeri 1 Margasari salah satu ikonnya bola voli putri. Jangan hanya sebatas di kabupaten, harapan ke depan karesidenan, provinsi, dan nasional. Sejauh kita ada usaha insyaAllah kita bisa,” imbau Winarko
Pelatih voli SMP Negeri 1 Margasari, Like Nopita, mengatakan bahwa dia merasa bangga dan menurutnya keberhasilan tim bola voli putri SMP Negeri 1 Margasari merupakan bonus dari proses latihan. “Saya punya kebanggaan tersendiri melihat anak-anak didik saya dapat meraih prestasi diumur mereka yang dibilang masih junior,” ungkapnya. Like menambahkan untuk usia junior dalam turnamen bola voli tidak dituntut menggapai prestasi, minimal untuk prestasi berusia 16 sampai 27 tahun.
Like Nopita menceritakan sedikit proses latihan tim bola voli sebelum bertanding. “Anak-anak atlet bola voli putri SMP Negeri 1 kebanyakan berasal desa Wanasari yang kebetulan ada klub khusus bola voli yang bernama IVONAS. Mereka dilatih sejak SD kelas I dan pematangan teknik dasar bola voli dimulai pada saat mereka kelas IV SD. Beberapa atlet bola voli putri SMP Negeri 1 Margasari sudah diwadahi klub IVONAS Margasari,” ungkap Like.
“Menurut saya dalam ajang voli tingkat pelajar SMP/MTS se-Kabupaten Tegal dan se-Kabupaten Brebes, anak-anak SMP Negeri 1 Margasari sudah memberikan perlawanan yang bagus, terutama pada saat bermain dengan SMP Negeri 1 Bantarkawung pada saat partai semifinal. Pada partai pertama, kedua, dan ketiga rata-rata lawannya masih di bawah kita,” tambah Like.
“Saya gemetar sekali pada saat semifinal SMP Negeri 1 Margasari melawan SMP Negeri 1 Bantarkawung karena skornya kejar-kejaran dan sama kuat. Akhirnya saya memutuskan untuk terjun langsung di depan lapangan bola voli walaupun hujan lumayan deras untuk memberikan support kepada tim bola voli putri SMP Negeri 1 Margasari agar selalu siap, tenang, dan konsentrasi. Alhamdulillah pertandingan pun dimenangkan oleh SMP Negeri 1 Margasari,” ungkap Laely Mardiana selaku suporter.
Dengan kerjasama tim dan kerja keras masing-masing pemain serta semangat yang membara, akhirnya tim bola voli putri SMP Negeri 1 Margasari dapat meraih kemenangan dan bisa mengharumkan nama SMP Negeri 1 Margasari. (*)
Reporter: Firda Tri Rakhmawati, Alma Natasya Franceska, Nesya Zahra Asidha, Intan Fajar Gemilang, Hasbi Aulia Faras, Afwan Ari Respati
OSIS – Pelantikan osis smp negeri 1 margasari masa bakti 2022/2023
Senin, 17 Januari 2022 SMP Negeri 1 Margasari mengadakan apel pagi yang diikuti oleh para guru dan staf tata usaha serta siswa-siswi SMP Negeri 1 Margasari. Apel tersebut dimulai pukul 07.00 sampai dengan 07.30.
Apel Senin ini, dilaksanakan lebih istimewa karena adanya pelantikan anggota OSIS baru masa jabatan 2022/2023.
Satu hari sebelum acara pelantikan, pengurus OSIS lama dan pengurus OSIS baru menjalani latihan untuk apel.
Sebelum para anggota osis baru dilantik, anggota osis lama masa jabatan 2021/2022 melakukan serah terima jabatan (sertijab) pada anggota osis baru dengan menyerahkan bendera OSIS ke ketua OSIS baru masa jabatan 2022/2023.
Setelah selesai sertijab, anggota OSIS baru mengucapkan janji sebagai pengurus OSIS SMP Negeri 1 Margasari yang dipimpin oleh kepala sekolah. Setelah selesai pengucapan janji, dilanjutkan dengan pelantikan anggota kepengurusan OSIS baru masa Jabatan 2022/2023.
Kepala SMP Negeri 1 Margasari, Winarko, berharap OSIS SMP Negeri 1 Margasari dapat melaksanakan tanggung jawabnya dalam memajukan SMP Negeri 1 Margasari dan menjadi teladan yang baik bagi siswa-siswi lain di SMP Negeri 1 Margasari.
Setelah acara apel selesai dan dibubarkan, pengurus OSIS masa jabatan 2022/2023 berkumpul bersama dengan pembina OSIS serta pengurus OSIS lama masa jabatan 2021/2022 untuk perpisahan dan berfoto bersama.
Dalam acara perpisahan itu, pembina OSIS SMP Negeri 1 Margasari, Fasikhatul Azizah menyampaikan harapannya untuk pengurus OSIS baru. “Saya berharap pengurus OSIS baru masa bakti 2022/2023 bisa lebih baik dibandingkan pengurus OSIS yang lama, dan kita (pembina dan pengurus OSIS) dapat bekerja sama untuk memajukan SMP Negeri 1 Margasari,” ujarnya.
Dengan terbentuknya kepengurusan OSIS yang baru, maka terbentuklah kepemimpinan OSIS yang baru, diharapkan pemimpin OSIS yang baru dapat memimpin anggotanya dengan baik dan anggota kepengurusan OSIS yang lainnya dapat bekerja sama dalam membuat program kerja demi meningkatkan prestasi di SMP Negeri 1 Margasari. (*)
BERPARTISIPASI – SMP Negeri 1 Margasari yang ikut berpartisipasi memeriahkan HUT ke-53 SMKN 2 Slawi, Sabtu(8/11). (foto:agusumarhakim)
Dalam Rangka memperingati HUT ke-53, SMK Negeri 2 Slawi menggelar berbagai macam lomba yang digelar di kampus 2, Pagerbarang. Salah satunya adalah lomba baca puisi, ( Sabtu, 8 Januari 2022).
SMP Negeri 1 Margasari ikut berpartisipasi dalam memeriahkan HUT ke-53 SMK Negeri 2 Slawi dengan menunjuk siswi yang mempunyai bakat dalam bidang baca puisi. Siswi tersebut bernama Vera Safitri kelas 9H. Walaupun punya bakat dalam bidang puisi, Vera Safitri tetap dibimbing oleh semua guru bahasa Indonesia SMP Negeri 1 Margasari supaya hasilnya sangat maksimal pada saat lomba.
Pelatih puisi SMP Negeri 1 Margasari, Agus Umar mengatakan bahwa dia sangat bersyukur dengan keberhasilan yang diraih peserta didiknya. “Alhamdulillah, siswi kami yang bernama Vera Safitri berhasil meraih juara 1, hal ini merupakan sebuah kesuksesan yang diraih SMP Negeri 1 Margasari dalam lomba baca puisi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Agus Umar mengatakan bahwa keberhasilan siswi SMP Negeri 1 Margasari tidak terlepas dari kegigihan siswi tersebut dalam berlatih. “Semoga dengan kemenangan ini, dapat memacu semangatnya untuk lebih giat berlatih,” ujarnya.
Kepala SMP Negeri 1 Margasari, Winarko, mengapresiasi keberhasilan yang diraih Vera Safitri. “Alhamdulillah siswi kami, SMP Negeri 1 Margasari telah berhasil meraih juara 1 lomba baca puisi tingkat kabupaten tingkat SMP/Mts se-Kabupaten Tegal 2021 yang diikuti berbagai sekolah se-Kabupaten Tegal,” ujarnya.
Winarko membahkan, keberhasilan ini hendaknya menjadi motivasi bagi siswa-siswi lain di SMP Negeri 1 Margasari untuk terus berprestasi.
“Saya ucapkan selamat atas prestasi yang diraih Vera Safitri. Saya bangga karena apa yang dilakukan ini tidak hanya untuk dirinya sendiri namun juga dapat mengharumkan nama SMP Negeri 1 Margasari,” ungkap Winarko. “Saya juga berterima kasih kepada para pembimbing yang telah bersedia meluangkan waktu dan tenaganya untuk melatih Vera Safitri hingga bisa meraih juara,” tambah Winarko.
Vera Safitri merasa bersyukur atas keberhasilannya itu. “Alhamdulillah saya bisa meraih juara 1,” ungkap Vera Safitri. “Mudah-mudahan saya bisa meraih juara dalam lomba-lomba berikutnya,” tambahnya.
Reporter : Firda Tri Rakhmawati, Farah Ramadhani Gunawan
LDK – Calon OSIS SMPN 1 Margasari mengikuti kegiatan LDK
Margasari – Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMP Negeri 1 Margasari melaksanakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) bagi para calon pengurus OSIS masa bakti tahun 2022/2023. Kegiatan LDK dilaksanakan dua hari, yaitu pada tanggal 15 sampai 16 Januari tahun 2022 di ruang multimedia SMP Negeri 1 Margasari, dengan jumlah peserta 32 siswa-siswi anggota OSIS baru.
Kegiatan LDK dibuka pada tanggal 15 Januari 2022 pada pukul 13.00 dengan sambutan kepala SMP Negeri 1 Margasari, yaitu Winarko. Dalam sambutannya, Winarko mengatakan bahwa, calon pengurus OSIS baru harus bisa menjadi tauladan yang baik bagi siswa siswi lain di SMP Negeri 1 Margasari dan berharap calon pengurus OSIS baru masa bakti tahun 2022/2023 dapat menjalankan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya. Setelah selesai memberikan sambutan, acara dilanjutkan dengan pembacaan laporan kegiatan oleh ketua panitia pelaksana kegiatan LDK OSIS SMP Negeri 1 Margasari yaitu, Fasikhatul Azizah ke kepala SMP Negeri 1 Margasari. Setelah acara LDK resmi dibuka, dilanjutkan dengan pemberian materi oleh beberapa narasumber. Ada tujuh narasumber yang bertugas memberikan materi dan para narasumber diberi waktu tiga puluh menit untuk menyampaikan materinya.
Kegiatan berakhir dan ditutup pada tanggal 16 Januari 2022 pukul 09.30 WIB. Dan acara penutupan LDK ditutup oleh salah satu pembina OSIS SMP Negeri 1 Margasari yaitu Rina Mulati. “Saya sangat berharap OSIS SMP Negeri 1 Margasari dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, bisa menjaga nama baik SMP Negeri 1 Margasari dan dapat memberikan contoh yang baik kepada siswa-siswi SMP Negeri dalam hal menjalankan tata tertib SMP Negeri 1 Margasari, seperti kerapian dalam berpakaian, dan disiplin datang ke sekolah,” ungkap Rina Mulati. (*)
PILKETOS – pemilihan ketos dan waketos masa jabatan 2022/2023 SMP negeri 1 Margasari, Rabu (12/1). (foto:ardina)
Margasari, Rabu 12 Januari 2022 nampak kesibukan luar biasa di halaman SMPN 1 Margasari. Pagi itu SMPN 1 Margasari melaksanakan kegiatan pemilihan ketua OSIS untuk masa bakti 2022/ 2023 yang tak lupa menerapkan protokol kesehatan. Acara pilketos ini merupakan ajang pengenalan dan pembelajaran demokrasi. Setting tempat pemilihan dibuat seperti layaknya pemilihan umum. Acara pilketos dimulai tepat pukul 07.30. Dibuka kepala SMPN 1 Margasari Pd, Winarko, S. Pd., M. . Disusul dengan orasi dari masing-masing calon ketos dan waketos.
Ada 3 pasangan calon ketua dan wakil ketua OSIS dari kelas 8, yang terdiri dari 3 putra dan 3 putri, diantaranya paslon pertama Hanan Musyaffa dan Intan Fajar, paslon kedua M. Al Havidz dan Firda Tri, serta paslon ketiga Chehan Faras dan Cahaya Berlian. Sehari sebelum pemilihan dilakukan, semua calon diberi waktu untuk menyampaikan visi dan misinya melalui video dan dishare melalui media sosial. Menurut ketua panitia, Fasikhatul Azizah, ada beberapa kegiatan yang dilakukan sebelum melaksanakan pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS, diantaranya seleksi anggota OSIS periode 2022/2023 mulai tanggal 8 sampai 9 Januari 2022, pengumuman seleksi anggota pengurus OSIS tanggal 10 Januari 2022, dan orasi para paslon ketos dan waketos tanggal 11 Januari 2022.
“Alhamdulillah hari ini spensama melaksanakan kegiatan tahunan atau agenda tahunan, yaitu pemilihan ketua OSIS dan wakil ketua OSIS untuk masa bakti 2022/2023. Dan tanggapan saya insyaallah semuanya berjalan dengan lancar sesuai dengan regulasi nya dan di harapkan anak-anak SMP negeri 1 Margasari bisa belajar demokrasi secara luber (langsung, umum, bebas, rahasia),” ungkap Fasikhatul Azizah.
VOTING – proses penghitungan suara yang disaksikan sebagian guru dan siswa, Rabu (12/1). (foto:ardina)
Setelah selesai pemilihan, dilakukan penghitungan suara yang disaksikan oleh sebagian guru dan siswa sebagai saksi. Dan diakhiri dengan pasangan pertama yang akhirnya terpilih menjadi ketua dan wakil ketua OSIS dengan perolehan 420 suara.
Reporter: Farah Ramadhani, Hasbi Aulia, Firda Tri, Dyah Nur Maulida
MAULID NABI – Siswa SMPN 1 Margasari sedang melakukan pengajian maulid nabi di masjid Al-Amiin SMP Negeri 1 Margasari, Jumat (5/11). (foto: chehan faras)
MAULID Nabi Muhammad SAW adalah peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW yang di Indonesia sendiri perayaannya jatuh setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriah. Maulid Nabi menjadi momentum bagi umat Islam untuk mensyukuri kelahiran Nabi Muhammad SAW. Kita juga dapat memetik pelajaran dengan memahami akhlak terpuji dalam kisah teladan Nabi Muhammad SAW.
Untuk memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW, SMP Negeri 1 Margasari mengadakan pengajian Maulid Nabi, Jumat (5/11/2021). Dengan mengambil tema “Maulid Nabi Momentum Refleksi dan Evaluasi dalam Rangka Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW”. Acara pengajian Maulid Nabi Muhammad ini dilaksanakan di masjid Al-Amiin SMP Negeri 1 Margasari dan dimulai pukul 08.00 WIB.
Tujuan pengajian Maulid Nabi ini yang pertama adalah untuk menumbuhkan kecintaan dan meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam diri setiap siswa di SMP Negeri 1 Margasari. Tujuan yang kedua yaitu kita dapat mencontoh akhlak nabi Muhammad SAW paling tidak dengan menerapkan empat sifat nabi Muhammad SAW, yakni Shidik, Amanah, Fathanah, dan Tabligh. Tujuan ketiga adalah supaya kita bersemangat dalam menjalankan dan menyiarkan ajaran agama Nabi Muhammad SAW. terutama dalam menjalankan syariat agama Islam, seperti shalat 5 waktu, puasa dan segala kebaikan yang dianjurkan dalam ajaran Islam.
Acara pengajian Maulid Nabi Muhammad 1443 Hijriah ini berjalan lancar dan tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. Seluruh peserta dan pengisi acara diwajibkan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan atau memakai hand sanitizer sebelum memasuki lokasi.
Susunan acara pengajian Maulid Nabi Muhammad ini diawali dengan pembukaan, tilawah disertai sari tilawahnya, sholawat nabi, sambutan ketua OSIS SMP Negeri 1 Margasari, dilanjutkan dengan sambutan wakil kepala sekolah, dan acara inti yaitu tausiyah yang diisi oleh ustadz Khotibul Umam.
Dalam sambutannya, wakil kepala sekolah SMP Negeri 1 Margasari yatu Masturoh menyampaikan tema yang diangkat melalui peringatan Maulid ini sejalan dengan harapan Bapak Ibu Guru SMP Negeri 1 Margasari terhadap akhlak baik yang dimiliki siswa-siswi SMP Negeri 1 Margasari. “Bapak Ibu Guru SMP Negeri 1 Margasari berharap, anak-anak hasil didikan dari SMP Negeri 1 Margasari bisa memiliki akhlak yang lebih baik,” ujarnya.
Dalam tausiyahnya Ustadz Khotibul Umam mengatakan bagaimana cara meneladani budi pekerti Nabi Muhammad, dengan membaca biografi Nabi Muhammad SAW, membaca perjalanan hidup Nabi Muhammad, dan mengikuti akhlak Nabi Muhammad SAW.
Salah satu hikmah yang dapat diambil setelah memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. adalah melanjutkan perjuangan dan misi Nabi Muhammad SAW dengan mengamalkan Alquran dan sunah. Mengamalkan Alquran dan sunah dapat menjadi panduan dan juga menyempurnakan keislaman.
Jadikan peringatan maulid nabi ini sebagai momentum untuk memperbaiki akhlak dengan meniru perilaku Nabi Muhammad dan juga menambah keimanan kepada Allah SWT.(*)
Vaksinasi – Kegiatan vaksinasi covid-19 SMP Negeri 1 Margasari, Selasa (2/11). (Foto: farah ramadhani gunawan)
HARI ini (2/11/2021), SMP Negeri 1 Margasari sedang melaksanakan kegiatan Vaksinasi covid-19. Kegiatan Vaksinasi covid-19 ini dilaksanakan untuk kedua kalinya di SMP Negeri 1 Margasari. Sebelumnya SMP Negeri 1 Margasari melaksanakan vaksinasi untuk pertama kalinya pada Rabu (6/10/2021). Dosis kegiatan vaksinasi kali ini yaitu dosis pertama untuk siswa yang belum mendapatkan vaksin dosis 1 waktu itu. Kebanyakan siswa yang mendapat vaksin di SMP Negeri 1 Margasari yaitu kelas 7.
Selain siswa SMP negeri 1 Margasari, ada juga siswa dari sekolah lain, seperti SMP negeri 2 Margasari dan SMP negeri 2 Balapulang. Total peserta yang mengikuti vaksinasi ada 474 siswa.
Diantaranya, 315 siswa dari SMP negeri 1 Margasari, 97 siswa dari SMP negeri 2 Margasari dan yang datang hanya 47 siswa, serta 62 siswa dari SMP negeri 2 Balapulang, namun 2 siswa SMP Negeri 2 Balapulang gagal mengikuti vaksinasi dikarenakan baru berumur 12 tahun. Tenaga kesehata ( Nakes) yang bertugas memberi vaksinasi di SMP negeri 1 Margasari yaitu puskesmas Margasari.
“Vaksin diberikan pada kelas 7, 8, dan 9 di sekolah kami,” ucap salah satu murid SMP negeri 2 Margasari. Mereka sangat merasa nyaman saat proses vaksinasi berlangsung, karena SMP negeri 1 Margasari melaksanakan vaksinasi tersebut dengan tertib dan tidak terlalu menimbulkan kerumunan.
“Setelah saya divaksin saya diberi makanan ringan berupa nabati dan susu kotak,” ungkap Suci salah satu siswa SMP Negeri 2 Margasari. Suci mengatakan, belum merasakan gejala apapun setelah vaksinasi. Kegiatan vaksinasi berakhir pukul 11.30 WIB. (*)
Reporter: Intan Fajar Gemilang, Firda Tri Rakhmawati, Farah Ramadhani Gunawan, Alma Natasya Franceska